Dibungkam Maroko, Spanyol Diminta Belajar ke Timnas Indonesia, Garuda Pernah Menang 1-0

Arief Apriadi
Dibungkam Maroko, Spanyol Diminta Belajar ke Timnas Indonesia, Garuda Pernah Menang 1-0
Ekspresi para pemain Spanyol selama adu penalti berlangsung dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Maroko di Education City Stadium, Al-Rayyan, Doha pada 6 Desember 2022. ANTARA/MANAN VATSYAYANA/AFP

Timnas Indonesia pernah mengalahkan Maroko dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) pada 2013 silam.

Suara.com - Timnas Spanyol secara mengejutkan harus tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2022 usai dibungkam Maroko lewat drama adu penalti, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.

La Furia Roja yang lebih diunggulkan kesulitan untuk mencetak gol dalam waktu normal hingga skor 0-0 bertahan selama 120 menit.

Di babak adu penalti, para pemain Spanyol nyatanya gagal menghadapi tekanan. Semua dari tiga penendang mereka gagal mencetak gol.

Maroko merayakan kemenangan mereka dalam babak adu penalti saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022).[JAVIER SORIANO / AFP]
Maroko merayakan kemenangan mereka dalam babak adu penalti saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022).[JAVIER SORIANO / AFP]

Kiper Yassine Bounou jadi pahlawan Maroko dengan menggagalkan tembakkan penalti Pablo Sarabia, Carlos Soler dan Sergio Busquets.

Baca Juga: Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-20: Umur-umur Kalian Jangan Mau Cari Enak Terus

Sementara tiga dari empat penendang The Atlas Lions sukses menjalankan tugasnya dengan baik yakni Abdelhamid Sabiri, Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi.

Pasca kekalahan ini, warganet Indonesia pun bereaksi. Banyak yang meminta Spanyol untuk belajar dari timnas Indonesia untuk mengalahkan Maroko.

Pesepakbola timnas Indonesia Andri Ibo (kiri) dan Dedi Kusnandar (kanan) berbebut bola dengan pesepakbola Maroko El Quardi (tengah) pada pertandingan penyisihan grup B Islamic Solidarity Games (ISG) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (19/9). Indonesia berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (ANTARA FOTO/ Feny Selly)
Pesepakbola timnas Indonesia Andri Ibo (kiri) dan Dedi Kusnandar (kanan) berbebut bola dengan pesepakbola Maroko El Quardi (tengah) pada pertandingan penyisihan grup B Islamic Solidarity Games (ISG) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (19/9). Indonesia berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (ANTARA FOTO/ Feny Selly)

Pernyataan warganet meski berbau candaan nyatanya punya dasar yang kuat. Pada 2013 silam, skuad Garuda berhasil mengalahkan Maroko dengan skor 1-0.

Kemenangan itu terjadi dalam pertandingan cabang olahraga sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Dilansir dari Antara, Rabu (7/12/2022), satu-satunya gol timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut dicetak Fandi Eko Utomo pada menit 58.

Baca Juga: Thomas Doll vs Shin Tae Yong Belum Usai, Bek PSIS Semarang Brandon Scheunemann Justru Bongkar Ini