Kabar Terbaru Soal Utang PSSI ke Perusahaan Belgia

Reky Kalumata

Kamis, 12 Januari 2023 | 22:01 WIB
Kabar Terbaru Soal Utang PSSI ke Perusahaan Belgia
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memberikan keterangan soal perkembangan tim nasional Indonesia di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (12/1/2022). ANTARA/Michael Siahaan.

Suara.com - Masih ingat dengan kabar heboh yang menyebutkan bahwa PSSI ditagih utang oleh perusahaan asal Belgia, Target Eleven, senilai 43 juta euro atau Rp 680 miliar? Kini ada kabar terbaru mengenai hal tersebut.

Kabar ini muncul pertama kali pada Maret 2022. PSSI pun saat itu langsung membantahnya dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Saat itu, Target Eleven mengajukan gugatan ke CAS karena PSSI tidak membayar kesepakatan kerjasama. Kabar ini pertama kali mencuat oleh media Belgia, RTBF.

PSSI menyangkal betul gugatan dan tuduhan utang kepada Target Eleven. Puncaknya, PSSI dinyatakan menang oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga di Lausanne, Swiss, dari gugatan yang diajukan oleh Target Eleven.

Kini, PSSI juga menang di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Dikutip dari laman resmi PSSI, federasi sepak bola Indonesia ini dinyatakan menang pada Kamis (8/1/2023).

Mereka menolak semua gugatan dari Pemohon (Target Eleven). Dalam putusannya dalil gugatan (Target Eleven) kepada PSSI adalah salah alamat dan error in persona.

Selain itu putusan CAS juga menjadi rujukan untuk menolak gugatan Target Eleven ini. Alasan lain Penggugat (Target Eleven) sama sekali tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatannya.

Mengenai kemenangan atas gugatan ini, Yunus Nusi mengaku pihak PSSI bersyukur karena permasalahan dengan perusahaan luar negeri itu akhirnya rampung.

“PSSI tentu sangat senang dengan kabar gembira ini. Kepengurusan PSSI saat ini tidak tahu menahu dengan apa yang dilakukan kepengurusan PSSI di tahun 2013. Sekarang semua sudah jelas setelah adanya keputusan dari CAS dan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu," ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi.

baca juga

Adapun, perkaranya bermula dari kerja sama antara PSSI dan Target Eleven untuk mengembangkan dua level kompetisi di Indonesia yang dimulai sejak 2011. Dilaporkan media Belgia, RTBF, pada 2013 wakil dari Target Eleven David Richard datang ke Tanah Air dan disebut telah menjalin kesepakatan, bahkan diklaim pemerintah Indonesia ikut terlibat.

Masalah itu diduga menjadi penyebab mandeknya pembayaran PSSI ke Target Eleven. Oleh sebab itu, Target Eleven melaporkan PSSI ke CAS pada 9 Juni 2021.


Penulis: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Faktor Dihentikannya Liga 2 Musim Ini, Salah Satunya Permintaan Sebagian Besar Klub Peserta

3 Faktor Dihentikannya Liga 2 Musim Ini, Salah Satunya Permintaan Sebagian Besar Klub Peserta

Bola | Kamis, 12 Januari 2023 | 21:26 WIB

Kongres Biasa PSSI Dipantau Langsung FIFA dan AFC

Kongres Biasa PSSI Dipantau Langsung FIFA dan AFC

Bola | Kamis, 12 Januari 2023 | 20:17 WIB

Raffi Ahmad Menolak Jadi Pengurus PSSI, Singgung Kriteria Pengganti Iwan Bule

Raffi Ahmad Menolak Jadi Pengurus PSSI, Singgung Kriteria Pengganti Iwan Bule

Bola | Kamis, 12 Januari 2023 | 16:48 WIB

Terkini

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

×