Shin Tae-yong Ungkap 5 Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Arief Apriadi

Senin, 16 Januari 2023 | 14:04 WIB
Shin Tae-yong Ungkap 5 Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kanan) tampil pada laga semifinal Piala AFF 2022 kontra Vietnam di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Senin (9/1/2023) malam WIB. [Nhac NGUYEN / AFP]

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong buka suara pasca kegagalan membawa skuad Garuda menjadi juara Piala AFF 2022. Setidaknya, ada lima penyebab kembali terkuburnya mimpi tim Merah Putih di ajang dua tahunan ini.

Timnas Indonesia, yang mendapat target menjadi juara oleh PSSI, harus puas cuma finis sebagai semifinalis. Langkah Witan Sulaeman dan kawan-kawan dihentikan Vietnam.

Skuad Garuda sejatinya menjadi salah satu tim dengan statistik impresif di ajang ini. Namun, performa mereka melempem ketika menghadapi The Golden Star Warriors terutama di leg kedua semifinal.

Timnas Indonesia cuma mampu bermain imbang tanpa gol ketika menjamu Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Padahal, Dandy Sulistyawan dan kawan-kawan memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol.

Hasil imbang itu nyatanya jadi awal dari mimpi buruk Garuda. Timnas Indonesia tak berdaya di leg kedua dan harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 2-0 dalam laga yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi itu.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berhadap-hadapan dengan pelatih Vietnam, Park Hang-seo dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1/2023). [PSSI]
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berhadap-hadapan dengan pelatih Vietnam, Park Hang-seo dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/1/2023). [PSSI]

Kini, Shin Tae-yong buka suara terkait kegagalan Timnas Indonesia merengkuh trofi Piala AFF perdana sepanjang sejarah sejak kompetisi itu digelar pada 1996. Setidaknya ada lima penyebab dari hasil buruk yang diraih tim Merah Putih.

Berikut 5 penyebab kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022:

1. Kompetisi Terhenti

Dilansir dari Media Korea Selatan, Naver, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan setidaknya 135 suporter di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada 1 Oktober lalu, turut berdampak pada tim nasional.

baca juga

Tragedi Kanjuruhan membuat kompetisi dihentikan sekitar dua bulan. Situasi itu membuat para pesepak bola kehilangan atmosfer kompetisi dan tidak siap ketika dipanggil ke Timnas Indonesia.

"Di 'Piala AFF 2022' ini, kami coba mendorong diri kami. Performanya sendiri tidak buruk. Kecuali untuk leg kedua semifinal melawan Vietnam, bagian penyelesaian permainan itu bagus," kata Shin Tae-yong.

"Sulit menjelaskannya, tapi kompetisi di Indonesia sempat ditangguhkan kurang lebih dua setengah bulan. Liga dihentikan karena Tragedi Kanjuruhan," tambahnya.

2. Tak Adanya Uji Coba

Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. [PSSI]
Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. [PSSI]

Kompetisi yang terhenti diperparah oleh persiapan Timnas Indonesia yang minim jelang Piala AFF 2022. Selain hanya menggelar training camp (TC) cukup singkat, skuad Garuda juga tidak menemukan lawan untuk uji coba.

Alhasil, Shin Tae-yong hanya bisa fokus menggodok para pemainnya dengan menggelar TC di Bali, tetapi tidak memiliki wadah untuk mengetahui seberapa besar progres pemain pasca latihan.

"Memang menyakitkan memikirkan hal itu, tetapi dalam hal performa, sulit bagi para pemain untuk mempertahankan feeling dalam permainan," kata Shin.

"Jelang Piala AFF, mereka bahkan tidak melakoni laga persahabatan sebelum memasuki laga sebenarnya. Para pemain melakukannya dengan baik dalam program latihan, tetapi mengharapkan pertandingan pertama menjadi yang paling sulit."

"Di game pertama dan kedua, sudah menjadi strategi untuk membidik game berikutnya sekaligus meningkatkan performa."

3. Gagal Kalahkan Thailand

Meski pada akhirnya mampu lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup A, Shin Tae-yong sedikit menyesali kegagalan Timnas Indonesia mengalahkan Thailand dalam laga ketiga grup.

Dengan keuntungan bermain di hadapan publik sendiri, Timnas Indonesia cuma bermain imbang 1-1 menghadapi Thailand yang harus bermain dengan 10 orang di pertengahan babak kedua.

"Pertandingan di Thailand sangat penting. Meski kami [bermain--Red] mengecewakan di pertandingan lain, kami bisa saja menduduki peringkat pertama [di akhir fase grup] jika mengalahkan Thailand," kata Shin Tae-yong.

"Bahkan, sebelum turnamen, kami memang mengincar juara grup karena akan mendapat keuntungan untuk bermain di kandang sendiri pada leg kedua final," tambahnya.

4. Sering Buang Peluang

Ekspresi Penyerang Timnas Indonesia, Witan Sulaeman ketika gagal mencetak gol ke gawang Thailand (affmitsubishielectriccup.com)
Ekspresi Penyerang Timnas Indonesia, Witan Sulaeman ketika gagal mencetak gol ke gawang Thailand (affmitsubishielectriccup.com)

Salah satu masalah Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 adalah finshing yang buruk. Para pemain banyak sekali membuang peluang emas yang seharusnya menjadi gol.

Meski secara keseluruhan tampil kurang klinis, Shin Tae-yong menyoroti performa lini depan skuad Garuda ketika ditahan imbang Thailand.

Witan Sulaeman sempat mendapat salah satu peluang emas di laga tersebut. Dia berhasil merebut bola dari kiper lawan, tetapi gagal membobol gawang kosong setelah tembakkan mendatarnya cuma menyamping di sisi kiri gawang.

"Witan adalah pemain paling tajam di tim kami dan yang paling saya percaya. Saat saya melihat tembakkan itu melenceng, saya berpikir: 'Apa yang terjadi?'. Hal seperti ini tak boleh terjadi lagi di masa mendatang," kata Shin.

"Saya tidak mengritik Witan, saya masih percaya padanya. Namun, seperti yang sering terjadi di turnamen ini, para pemain termasuk Witan hilang ketajaman, performa dan kepercayaan diri."

5. Buruknya Lapangan My Dinh

Bek timnas Indonesia, Jordi Amat tengah berduel dengan pemain Vietnam di My Dinh National Stadium, Hanoi pada lanjutan laga leg ke-2 babak semifinal AFF Cup 2022 (affmitsubishielectriccup.com)
Bek timnas Indonesia, Jordi Amat tengah berduel dengan pemain Vietnam di My Dinh National Stadium, Hanoi pada lanjutan laga leg ke-2 babak semifinal AFF Cup 2022 (affmitsubishielectriccup.com)

Timnas Indonesia pada akhirnya tersingkir setelah kalah 0-2 di leg kedua semifinal kontra Vietnam. Shin Tae-yong menganggap Stadion My Dinh jadi salah satu penyebab kekalahan itu.

Meski mengakui skuad Garuda bermain buruk, Shin Tae-yong menyoroti kualitas rumput yang begitu buruk. Bola disebutnya tidak memantul sempurna dan berdiam di tempat ketika menyentuh rumput.

Hal itu dinilai Shin Tae-yong mampu dimanfaatkan Vietnam yang sudah terbiasa dengan kualitas lapangan tersebut. Mereka melakukan bola-bola panjang ke belakang bek skuad Garuda di mana salah satunya berhasil jadi gol Nguyen Tien Linh saat laga baru berjalan tiga menit.

"Di leg kedua, laga berbeda. Sepertinya alasan terbesar adalah stadion Vietnam. Pantulannya sangat berbeda. Bola yang seharusnya memantul cuma melayang di tempatnya," kata Shin Tae-yong.

"Mengetahui hal ini dengan baik, Vietnam terus memberikan umpan-umpan panjang ke ruang belakang garis pertahanan terakhir kami."

"Kami tidak bisa menangani serangan kick-and-rush itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSIS Semarang Mau Rekrut Shin Tae-yong Jadi Pelatih

PSIS Semarang Mau Rekrut Shin Tae-yong Jadi Pelatih

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 13:55 WIB

Akhirnya! Shin Tae-yong Umumkan Masa Depannya di Timnas Indonesia, Singgung PSSI

Akhirnya! Shin Tae-yong Umumkan Masa Depannya di Timnas Indonesia, Singgung PSSI

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 13:30 WIB

Selain Memukul Theerathon, Que Ngoc Hai Juga Pernah Menyikut Pemain Timnas Indonesia

Selain Memukul Theerathon, Que Ngoc Hai Juga Pernah Menyikut Pemain Timnas Indonesia

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 13:20 WIB

Ada Usulan dari Anggota Exco PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Ada Usulan dari Anggota Exco PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 11:58 WIB

3 Klub Luar Negeri yang Bisa Menjadi Tempat Trial Pemain Timnas Indonesia Jika Erick Thohir Jadi Ketua Umum PSSI

3 Klub Luar Negeri yang Bisa Menjadi Tempat Trial Pemain Timnas Indonesia Jika Erick Thohir Jadi Ketua Umum PSSI

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 11:13 WIB

Kapten Thailand Ngamuk usai Dihina Fan Vietnam, Sampai Acungkan Jari Tengah

Kapten Thailand Ngamuk usai Dihina Fan Vietnam, Sampai Acungkan Jari Tengah

Bola | Senin, 16 Januari 2023 | 10:15 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×