Jude Bellingham Nilai Keputusan Wasit Ulang Penalti Chelsea Adalah Lelucon

Arief Apriadi

Rabu, 08 Maret 2023 | 07:31 WIB
Jude Bellingham Nilai Keputusan Wasit Ulang Penalti Chelsea Adalah Lelucon
Bek Chelsea asal Spanyol Marc Cucurella (kanan) bersaing dengan gelandang Dortmund asal Inggris Jude Bellingham selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada 7 Maret 2023. Glyn KIRK / IKIMAGES / AFP.

Suara.com - Gelandang Borussia Dortmund, Jude Bellingham tak terima timnya disingkirkan Chelsea dari Liga Champions dengan cara menyakitkan, yakni kebobolan gol kedua melalui tendangan penalti yang diulang.

Duel Chelsea vs Dortmund dalam leg kedua 16 besar Liga Champions 2022-2023 berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah di Stamford Bridge, London.

Hasil itu membuat Chelsea berhak melaju ke perempat final dengan keunggulan agregat 2-1 setelah di leg pertama sempat dikalahkan Dortmund dengan skor 1-0 di Signal Iduna Park.

Chelsea mencetak gol pembuka melalui Raheem Sterling pada menit ke-43 sebelum Kai Havertz menggenapkan keunggulan Chelsea lewat tendangan penalti di awal babak kedua.

Gol kedua ini yang dianggap kontroversial oleh Jude Bellingham. Pasalnya, Havertz sempat gagal mencetak gol dati titik putih sebelum tendangan penalti itu diulang oleh wasit usai berkonsultasi dengan VAR.

Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz menyaksikan penaltinya membentur tiang, Chelsea dibuat untuk mengambilnya kembali setelah tinjauan VAR, selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada bulan Maret 7, 2023.ADRIAN DENNIS / AFP.
Gelandang Chelsea asal Jerman Kai Havertz menyaksikan penaltinya membentur tiang, Chelsea dibuat untuk mengambilnya kembali setelah tinjauan VAR, selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea vs Borrusia Dortmund di Stamford Bridge di London pada bulan Maret 7, 2023.ADRIAN DENNIS / AFP.

VAR menganggap tendangan itu harus diulang lantaran ada pemain Dortmund dan Chelsea yang lebih dulu melakukan intervensi dengan masuk ke kotak penalti sebelum Havertz melepaskan tembakkan.

"Jaraknya satu atau dua yard. Saya tidak terlalu yakin. Saya tidak ingin mendapat masalah. Itu sendiri mengecewakan tetapi fakta bahwa mereka melakukan tendangan ulang adalah lelucon," kata Jude Bellingham kepada BT Sport dikutip dari BBC, Rabu (8/3/2023).

Menurut Bellingham, para pemain baik Chelsea maupun Dortmund jelas akan masuk ke kotak penalti mengingat Havertz memperagakan teknik penalti slow run atau bergerak lambat sebelum melepaskan tembakkan.

"Untuk setiap penalti dengan lari lambat seperti itu akan ada orang-orang yang berlari ke dalam kotak sekitar satu yard atau lebih. Tapi itulah aturannya. Mereka telah membuat keputusan dan kami harus menerimanya," tambah Bellingham.

baca juga

Apa Alasan Penalti Kai Havertz Diulang

Havertz diizinkan mengulang tendangan penalti oleh wasit karena pemain Dortmund, Salih Ozcan yang membuang bola pasca kegagalan Havertz di kesempatan pertama, terlihat masuk ke dalam kotak penalti sebelum striker asal Jerman itu menendang bola.

Melansir The Athletic, pertimbangan mengulang penalti Havertz dinilai sudah sejalan dengan Law of the Game International Football Association Board (IFAB) terkait VAR.

Intervensi pemain didalam kotak penalti dinilai dari bagian mana pun dari tubuh pemain yang berada di tanah saat tendangan dilakukan. Jika ada bagian kaki yang berada di area penalti atau garis lengkung, itu dianggap intervensi.

Dalam aturan IFAB, intervensi ditinjau jika "seorang bek yang melanggar batas mencegah penyerang bermain atau mampu memainkan bola dalam situasi di mana sebuah gol mungkin dicetak".

IFAB selaku pembuat aturan sepak bola, merinci dalam Undang-undang 14 tentang tendangan penalti apa yang harus dilakukan jika terjadi pelanggaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epic Comeback, Chelsea Berhasil Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions Usai Taklukan Dormund

Epic Comeback, Chelsea Berhasil Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions Usai Taklukan Dormund

Linimasa | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:30 WIB

Penjelasan Penalti Chelsea Boleh Diulang, Berujung Tersingkirnya Dortmund dari Liga Champions

Penjelasan Penalti Chelsea Boleh Diulang, Berujung Tersingkirnya Dortmund dari Liga Champions

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:50 WIB

Hasil Liga Champions: Benfica Menggila, Lumat Club Brugge 5-1 untuk Melaju ke Perempat Final

Hasil Liga Champions: Benfica Menggila, Lumat Club Brugge 5-1 untuk Melaju ke Perempat Final

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 05:31 WIB

Hasil Chelsea vs Dortmund: The Blues Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions

Hasil Chelsea vs Dortmund: The Blues Bangkit Rebut Tiket Perempat Final Liga Champions

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 05:13 WIB

Prediksi Bayern Munich vs Paris Saint Germain di Liga Champions: Preview, Head to Head dan Skor

Prediksi Bayern Munich vs Paris Saint Germain di Liga Champions: Preview, Head to Head dan Skor

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:15 WIB

Prediksi Tottenham Hotspur vs AC Milan di 16 Besar Liga Champions: Preview, Susunan Pemain, Skor

Prediksi Tottenham Hotspur vs AC Milan di 16 Besar Liga Champions: Preview, Susunan Pemain, Skor

Bola | Rabu, 08 Maret 2023 | 06:20 WIB

Terkini

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

×