Suara.com - Persija Jakarta dihantui rekor buruk jelang menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2022-2023. Pelatih Thomas Doll masih mencari cara agar Macan Kemayoran bisa bertaji di laga tandang.
Duel Persebaya vs Persija akan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samduro, Gresik, Rabu (5/3/2023) malam WIB. Ini jadi ujian berat bagi tim Ibu Kota setelah rentetan hasil buruk di luar kandang.
Persija tercatat kali terakhir meraih kemenangan di laga tandang pada 8 Januari 2023 lalu ketika berhadapan dengan PSS Sleman.
![Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll memberikan keterangan pers jelang pertandingan kontra Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (15/2/2023). [Foto: Liga Indonesia Baru]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/02/15/25096-thomas-doll-persija.jpg)
Selepas kemenangan 2-0 itu, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan melempem dan tidak pernah menang dalam tujuh laga tandang setelahnya. Bahkan, mereka cuma meraup satu poin dalam periode tersebut.
Rekor buruk dimulai saat melawan Persis Solo (0-1) di pertengahan Januari 2023. Kemudian menyusul kalah dari Bhayangkara FC (1-2) dan imbang melawan Madura United (0-0).
Momen terburuk datang dalam periode Maret 2023 ketika semua laga tandang berakhir dengan kekalahan. Persija kalah melawan Borneo FC (1-3), Persik (0-2), dan Persita Tangerang (0-1).
![Para pemain Persija Jakarta. [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/03/09/88277-persija-jakarta.jpg)
Thomas Doll menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan timnya tidak bagus saat away. Kini, ia sedang mencari jalan keluarnya.
“Untuk rekor laga tandang kami memang tidak bagus dikarenakan banyak faktor yang terjadi. Banyak situasi yang tidak biasa terjadi dengan tim," kata Thomas Doll diansir dari laman klub, Selasa (4/4/2023).
"Hal ini membuat kami harus menunjukan penampilan yang berbeda saat kami melakukan laga tandang nanti,” jelasnya.
Persija menargetkan untuk mengakhiri musim di posisi kedua. Hal tersebut bisa terjadi jika Persija mampu menyapu bersih laga tersisa dan di sisi lain Persib harus mengalami satu kali seri atau kalah.
Tekad finis di tiga besar jelas jadi tantangan tersendiri bagi pasukan Thomas Doll. Pasalnya, laga tandang kerap jadi batu sandungan atau momen mereka kehilangan banyak poin.
“Perlu diingat kami sekarang sedang berjuang untuk memperebutkan posisi kedua," terang pelatih yang sempat menukangi Borussia Dortmund tersebut.
"Di sisi lain kami harus bertahan agar tidak keluar dari posisi ketiga. Jadi tiga laga yang tersisa adalah laga yang sangat penting bagi kami,” pungkasnya.