Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong ternyata sudah menyiapkan bonus dari kantong pribadinya untuk para pemain sebelum Piala Dunia U-20 2023 akhirnya batal terlaksana di Tanah Air.
Hal itu disampaikan striker Timnas Indonesia U-20, Hokky Caraka saat menjadi bintang tamu channel YouTube Deddy Corbuzier yang tayang hari ini, Selasa (4/4/2023) siang WIB.
Hokky menjelaskan bahwa pelatih Shin Tae-yong bertaruh dengan para pemain. Andai bisa melewati fase grup Piala Dunia U-20 2023, mereka semua akan dibelikan motor.
"Kemarin coach Shin taruhan dengan pemain kalau bisa loloskan Indonesia dari fase grup, akan dikasih motor dari duit coach Shin sendiri," kata Hokky Caraka.
Janji Shin Tae-yong pada akhirnya tinggal sekedar janji. Belum juga berusaha menghadapi lawan-lawannya, Timnas Indonesia U-20 sudah dipastikan terdepak dari Piala Dunia U-20 2023.
![Striker Timnas Indonesia U-20, Hokky Caraka saat menjadi bintang tamu channel YouTube Deddy Corbuzier yang tayang hari ini, Selasa (4/4/2023) siang WIB. [YouTube Deddy Corbyzier]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/04/04/14731-striker-timnas-indonesia-u-20-hokky-caraka.jpg)
Kepastian FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 membuat peluang skuad Garuda untuk tampil di event terbesar kedua milik FIFA itu pupus.
Pasalnya, Indonesia menjadi satu dari 24 peserta Piala Dunia U-20 2023 lewat jalur tuan rumah. Sementara di jalur kualifikasi, tim Merah Putih gagal total dan langsung tersingkir di fase grup Piala Asia U-20 2023 pada Februari lalu.
Hokky mengaku sangat menyayangkan pembatalan tersebut. Menurutnya, Piala Dunia U-20 2023 bisa jadi wadah untuk para pemain dalam menggapai mimpi tampil di luar negeri.
"Piala Dunia U-20 2023 itu bisa jadi jembatan ke masa depan. Walau [misalkan Timnas] kalah, tapi yang dilihat kan individu misal ada agen yang tertarik," jelas Hokky.
Status Indonesia sebagai tuan rumah dicabut tak lama setelah maraknya gelombang penolakan terhadap timnas Israel sebagai salah satu peserta Piala Dunia U-20 2023. Meski begitu, FIFA cuma menuliskan "karena keadaan saat ini" sebagai penyebabnya.