Ciri Khas Persebaya Surabaya yang Tidak Boleh Hilang di Bawah Komando Pelatih Baru

Syaiful Rachman

Selasa, 08 Agustus 2023 | 21:36 WIB
Ciri Khas Persebaya Surabaya yang Tidak Boleh Hilang di Bawah Komando Pelatih Baru
Punggawa Persebaya menjalani Official Training di Stadion Patriot Candrabhaga sebagai persiapan akhir sebelum menghadapi Bhayangkara FC. [Persebaya]

Suara.com - Persebaya Surabaya tengah berusaha mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi pelatih kepala setelah menghentikan peran Aji Santoso. Calon pelatih baru diharapkan mampu melanjutkan gaya permainan Bajul Ijo.

Sejumlah nama telah bermunculan di media sosial, kebanyakan di antaranya adalah pelatih lokal. Pertanyaannya, seperti apa sebenarnya profil pelatih yang cocok untuk menggantikan peran Aji Santoso di Persebaya?

Suasana laga BRI Liga 1 antara Persebaya Surabaya vs Persikabo 1973 di Stadion GBT, Surabaya, Jumat (4/8/2023) sore. [dok. Persebaya]
Suasana laga BRI Liga 1 antara Persebaya Surabaya vs Persikabo 1973 di Stadion GBT, Surabaya, Jumat (4/8/2023) sore. [dok. Persebaya]

Koordinator Green Nord atau Bonek Tribune Utara, Husin Ghozali, menegaskan bahwa para suporter tidak terfokus pada nama, melainkan pada kriteria spesifik yang penting untuk meningkatkan performa Bajul Ijo.

"Dalam hal pelatih yang akan datang, yang paling penting adalah pemahaman yang kuat tentang gaya bermain khas Persebaya. Dimana tim bermain dengan gaya yang identik dengan karakter klub, seperti permainan yang cepat, kombinasi pendek, dan serangan memanfaatkan pergerakan bola dari kaki ke kaki," kata Husin Ghozali, yang lebih dikenal sebagai Cak Cong.

"Kita tidak ingin melihat lagi umpan-umpan tinggi seperti sekarang, karena strategi ini tidak menghasilkan performa optimal dan tidak sesuai dengan harapan Bonek. Jika pola ini terus berlanjut, risiko degradasi akan lebih besar," tambahnya.

Persebaya sedang menjalani masa sulit di BRI Liga 1 2023/2024. Mereka baru saja melewati lima pertandingan tanpa meraih kemenangan, yang pada akhirnya berujung pada pemecatan Aji Santoso.

Kekalahan terbaru mereka adalah saat menjamu Persikabo 1973 dengan skor 1-2 pada pekan keenam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (4/8/2023). Hasil ini merupakan kekalahan pertama Persebaya di kandang musim ini.

Kondisi tim sangat dipengaruhi oleh hasil buruk ini. Manajemen sebelumnya telah memberikan ultimatum bahwa Persebaya harus meraih tujuh poin dari tiga pertandingan.

Tiga pertandingan tersebut melibatkan Persikabo 1973, Bhayangkara FC (8/8/2023), dan Persita Tangerang (12/8/2023). Pertandingan melawan Bhayangkara FC akan berlangsung di kandang lawan, sementara dua pertandingan lainnya akan menjadi tuan rumah.

baca juga

Dengan target tersebut, artinya Persebaya tidak diperkenankan untuk mengalami kekalahan. Tim Bajul Ijo harus berhasil meraih dua kemenangan dari tiga pertandingan yang akan datang, sementara satu pertandingan lainnya bisa berakhir dengan hasil imbang. Namun, situasinya menjadi lebih rumit setelah Persebaya mengalami kekalahan di kandang sendiri saat melawan Persikabo.

Awalnya, Persebaya memulai Liga 1 dengan baik dengan meraih kemenangan 3-2 di kandang Persis Solo pada tanggal 1 Juli 2023. Namun, setelah itu, mereka gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan beruntun.

Setelah imbang 1-1 melawan Barito Putera pada pekan kedua (8/7/2023), Persebaya kalah 0-2 di markas PSIS Semarang (16/7/2023).

Hasil imbang 2-2 dengan RANS Nusantara pada pekan keempat (23/7/2023) disusul dengan kekalahan 0-1 dari Persija Jakarta (30/6/2023). Kemudian, Persebaya juga menelan kekalahan dari Persikabo.

Cak Cong menambahkan, "Padahal Persebaya memulai dengan target untuk menjadi juara, tapi musim ini dimulai dengan performa seperti ini. Kemungkinan manajemen memutuskan untuk memberhentikan Aji Santoso dalam upaya untuk mengembalikan performa tim."

Saat ini, Persebaya hanya berhasil mengumpulkan lima poin dari enam pertandingan. Mereka berada di peringkat ke-16 dalam klasemen sementara, yang berarti mereka masuk dalam zona degradasi.

Selanjutnya, Persebaya dijadwalkan akan bertandang ke markas Bhayangkara FC dalam pekan ketujuh, yang akan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Selasa (8/8/2023).

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil BRI Liga 1: Ramadhan Sananta Cetak Brace, Persis Hadirkan Kekalahan Pertama Persib Era Bojan Hodak

Hasil BRI Liga 1: Ramadhan Sananta Cetak Brace, Persis Hadirkan Kekalahan Pertama Persib Era Bojan Hodak

Bola | Selasa, 08 Agustus 2023 | 21:11 WIB

Persija Jakarta vs Borneo FC, Thomas Doll Tekankan Kekuatan Fisik Sangat Penting

Persija Jakarta vs Borneo FC, Thomas Doll Tekankan Kekuatan Fisik Sangat Penting

Bola | Selasa, 08 Agustus 2023 | 19:36 WIB

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Pernah Gagal Bersinar Bersama PSM Makassar, Ini Alasannya

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Pernah Gagal Bersinar Bersama PSM Makassar, Ini Alasannya

Bola | Selasa, 08 Agustus 2023 | 20:12 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×