Piala Dunia U-17 2023 Masuk Laga Final: FIFA Sampaikan Evaluasi untuk Indonesia

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 02 Desember 2023 | 12:56 WIB
Piala Dunia U-17 2023 Masuk Laga Final: FIFA Sampaikan Evaluasi untuk Indonesia
Arsip - Logo FIFA. Kirill KUDRYAVTSEV / AFP

Suara.com - FIFA memberikan pujian atas kinerja Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Selain itu, keluhan yang dilakukan para peserta terbilang minim.

Namun, FIFA memberikan beberapa evaluasi terkait penyelenggaraan ini. Evaluasi berkaitan dengan perencanaan.

Evaluasi ini berdasarkan hasil laporan tim-tim peserta. Dikatakan oleh Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha Destria tidak ada keluhan yang berat dari para peserta.

Justru para peserta memuji kualitas lapangan baik saat tanding maupun latihan. Fasilitas pendukung juga tidak banyak dikeluhkan termasuk pelayanan dan hospitality yang diberikan.

"Bagi kami (LOC), pujian tertinggi memang datang dari tim-tim peserta. Mereka merasa puas dengan pelayanan yang diberikan mulai dari penyediaan fasilitas lapangan, pelayanan, serta hospitality," kata Ratu Tisha dalam jumpa pers, Jumat (1/12/2023).

"Mengingat tim-tim kelas dunia pasti memiliki riders (daftar permintaan khusus) pasti sangat banyak dan itu semua bisa terpenuhi," sambung sosok yang juga wakil ketua LOC Piala Dunia U-17 2023.

Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI), Ratu Tisha saat dijumpai di akarta International Stadium (JIS). (ANTARA/Chairul Rohman)
Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI), Ratu Tisha saat dijumpai di akarta International Stadium (JIS). (ANTARA/Chairul Rohman)

Tapi, dari berbagai pujian yang diberikan, LOC tidak luput dari evaluasi yang diberikan oleh FIFA. Ada tiga evaluasi, menurut Tisha yang diberikan oleh FIFA.

"Pertama, adalah soal perencanaan. Ada antara perencanaan dan implementasi hanya ada waktu yang sangat mepet. Untuk FIFA ini harus tepat penerimaannya. Misalnya, jika perencanaannya 70 persen, maka implementasinya juga harus 70 persen. Lalu, kalau rencananya A ya implementasinya juga harus," terang Tisha.

Kedua, adalah perbedaan sistem manajemen di FIFA dan di Indonesia, terutama di beberapa kementerian atau lembaga yang tidak sama. Sehingga monitoringnya dinilai sedikit menyulitkan FIFA.

baca juga

"Jadi butuh sistem yang lebih terukur lagi, yang bisa menyelaraskan dengan sistem FIFA. Karena sistem di Indonesia, bukan hanya di PSSI saja, tetapi di kementerian atau lembaga juga memiliki sistem yang beragam," tuturnya.

"Evaluasi ketiga adalah harus ada progres. Bagaimana dari 50 pertandingan yang telah berjalan berprogres. Bukan masalah menangnya, tetapi bagaimana kami memiliki perubahan dari berbagai sisi penyelenggaraan. Misalnya, karena ini kompetisi maka utamanya adalah sisi sepak bolanya, yang mana di setiap pertandingannya kualitasnya selalu semakin lebih baik," tambahnya.

Menurutnya, dari FIFA banyak yang bisa ditingkatkan tapi perubahan itu tidak bisa dilakukan secara radikal. Ada beberapa sektor yang dinilai bisa ditingkatkan, seperti di area fan services, security, match operation, serta cara pemisahann match operation seperti apa dan lain-lain.

"Exraordinary selama penyelenggaraan tidak ada. Ini kita tidak bahas masalah JIS ya karena itu case extraordinary. Dengan waktu mepet, kami dapat memenuhi kebutuhkan rumput untuk lapangan yang bisa menahan banyak pertandingan yang digelar di sana," ujarnya.

"Total ada 16 pertandingan dalam 15 hari penyelenggaraan. Ini extra, karena biasanya 16 gim itu dilakukan dalam empat bulan untuk menjaga kualitas rumput. Untuk case ini, kami mendapatkan expert bukan hanya dari FIFA tapi dari negara lainnya, seperti Australia. Khusus untuk cara penanganan JIS untuk pitch manajemen saya acungkan jempol," pungkasnya.

Piala Dunia U-17 2023 kini sudah masuk partai puncak. Duel antara Prancis vs Jerman akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12/2023) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Segera Evaluasi Kinerja Shin Tae-yong dan Bima Sakti, Catat Tanggalnya

PSSI Segera Evaluasi Kinerja Shin Tae-yong dan Bima Sakti, Catat Tanggalnya

Bola | Sabtu, 02 Desember 2023 | 09:45 WIB

Jadwal dan Link Live Streaming Final Piala Dunia U-17 2023 Jerman vs Prancis Malam Ini

Jadwal dan Link Live Streaming Final Piala Dunia U-17 2023 Jerman vs Prancis Malam Ini

Bola | Sabtu, 02 Desember 2023 | 08:00 WIB

Prediksi Jerman vs Prancis di Final Piala Dunia U-17 2023, Duel yang Penuh Aroma Balas Dendam

Prediksi Jerman vs Prancis di Final Piala Dunia U-17 2023, Duel yang Penuh Aroma Balas Dendam

Bola | Sabtu, 02 Desember 2023 | 07:24 WIB

Final Piala Dunia U-17 2023: Prancis Anggap Duel Lawan Jerman sebagai Pertandingan yang Biasa Saja

Final Piala Dunia U-17 2023: Prancis Anggap Duel Lawan Jerman sebagai Pertandingan yang Biasa Saja

Bola | Sabtu, 02 Desember 2023 | 07:16 WIB

Final Piala Dunia U-17 2023: Jerman Ingin Permalukan Prancis Lagi di Partai Puncak

Final Piala Dunia U-17 2023: Jerman Ingin Permalukan Prancis Lagi di Partai Puncak

Bola | Sabtu, 02 Desember 2023 | 07:11 WIB

Terkini

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 17:38 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

News | Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 16:49 WIB

×