Kapolri Bongkar Aktor Match Fixing di Sepak Bola Indonesia, Inisial VW tapi Belum Ditahan

Rully Fauzi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 13 Desember 2023 | 19:35 WIB
Kapolri Bongkar Aktor Match Fixing di Sepak Bola Indonesia, Inisial VW tapi Belum Ditahan
Ilustrasi match fixing. [Shutterstock]

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap kasus match fixing alias pengaturan skor yang terjadi di sepak bola Indonesia. Salah satu aktor yang diduga terlibat adalah sosok berinisial VW.

Nama VW diungkap berkat kerja sama pengusutan yang dilakukan PSSI dan Satgas Anti Mafia Bola Polri. Dikatakan Kapolri, VW sudah malang-melintang terlibat dalam kasus pengaturan skor sejak lama.

"Ada salah satu aktor intelektual, namanya cukup malang melintang. Inisial VW. Alhamdulillah ini bisa kami ungkap," kata Kapolri Listyo Sigit dalam konferensi pers, Rabu (13/12/2023).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahas soal pengamanan acara KTT Asean di Jakarta. (Suara.com/M Yasir)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Suara.com/M Yasir)

Kapolri melanjutkan, VW belum bisa ditahan karena masalah kesehatan. Ia menjelaskan sama sekali tidak ada perlakuan istimewa kepada VW.

"Saat ini (VW) tidak bisa hadir bukan karena tidak ditangkap, tapi karena ada masalah kesehatan. Tapi yang jelas pada saat nanti proses perkara sudah P21 semuanya diserahkan. jadi tidak ada hal khusus yang mengistimewakan, hanya terkait dengan masalah kesehatan," terangnya.

Sementara itu Kasatgas Anti Mafia Bola Polri, Asep Edi Suheri menceritakan bagaimana VW bisa terungkap. Selain VW, ada empat orang lain yang disebut wasit dijadikan sebagai tersangka.

"Perlu kami sampaikan, penanganan macth fixing sudah ada empat wasit ya yang sudah kita tetapkan tersangka. Ada satu orang penyumbang dana atas nama VW, dan VW sudah kami lakukan pemeriksaan sebanyak dua kali," terang Asep.

"Dan memang yang bersangkutan sedang dalam keadaan sakit, dan sudah ada surat dokter. Karena SOP-nya memang, bahwa sudah ada surat dokter dari dokter umum yang sudah berikan pernyataan kalau tidak bisa dilakukan penahanan sampai saat ini."

"Jadi tetap untuk tersangka VW tetap kita monitor, dan kalau sudah waktunya perkara P21 akan kita limpahkan ke JPU untuk proses pengadilan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Persija Jadi Tumbal Kemenangan Impresif Persik Lawan Persib di BRI Liga 1

Eks Persija Jadi Tumbal Kemenangan Impresif Persik Lawan Persib di BRI Liga 1

Bola | Rabu, 13 Desember 2023 | 17:03 WIB

BRI Liga 1: Bojan Hodak Mau Pemain Persib Move On Lupakan Nasib Sial Kalah dari Persik Kediri Jelang Hadapi Bali United

BRI Liga 1: Bojan Hodak Mau Pemain Persib Move On Lupakan Nasib Sial Kalah dari Persik Kediri Jelang Hadapi Bali United

Bola | Rabu, 13 Desember 2023 | 13:38 WIB

Deretan Pelatih yang Lengser Korban Kerasnya BRI Liga 1 Musim 2023-2024

Deretan Pelatih yang Lengser Korban Kerasnya BRI Liga 1 Musim 2023-2024

Bola | Rabu, 13 Desember 2023 | 13:31 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×