Kisah Hariono, Dulu Kuli Panggul Kini Jadi Legenda Persib Bandung Paling Fenomenal

Pebriansyah Ariefana

Senin, 09 September 2024 | 07:17 WIB
Kisah Hariono, Dulu Kuli Panggul Kini Jadi Legenda Persib Bandung Paling Fenomenal
Hariono, pemain persib (Instagram Hariono)

Suara.com - Nama Hariono melekat sebagai salah satu legenda Persib Bandung. Sebelum menjadi legenda, ada kisah miris dalam perjalanannya hingga dikenal sebagai pahlawan bagi Bobotoh.

Hariono merupakan salah satu pemain paling loyal dalam sejarah Persib Bandung, kendati dirinya berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Pria yang lahir pada 2 Oktober 1985 itu memulai kariernya di tanah kelahirannya, Sidoarjo, dengan bermain bagi Persida dan Deltras Sidoarjo sejak 2003 hingga 2008.

Pada tahun 2008, Hariono diboyong oleh mantan pelatihnya di Deltras Sidoarjo, Jaya Hartono, yang di saat bersamaan ditunjuk sebagai pelatih Persib Bandung.

Meski kedatangannya saat itu seakan seperti ‘pemain bawaan’ pelatih, Hariono tetap bisa merebut hati Bobotoh berkat gaya bermainnya yang ngotot.

Terbukti, Hariono mampu bertahan di Persib Bandung selama 11 tahun lamanya. Hingga akhirnya pada 2019, kontrak pria yang kini berusia 38 tahun itu tak diperpanjang.

Meski kontraknya tak diperpanjang, Hariono nyatanya tetap mendapat penghargaan dari Persib, di mana nomor punggung 24 andalannya dipensiunkan.

Setelah cabut dari Persib, Hariono sempat melanglang buana ke klub Liga 1 lainnya, Bali United, hingga klub Liga 2, PSIM Yogyakarta, dan kini kembali ke klub lamanya, Deltras Sidoarjo.

Karier Hariono yang melegenda itu didapat bukan dengan cara yang mudah. Pasalnya, pemain berjuluk Si Gondrong itu memulai segalanya dari bawah.

baca juga

Salah satunya adalah saat dirinya rela bekerja sebagai kuli panggul. Seperti apa kisah Hariono kala menjalani profesi kuli panggul?

Jadi Kuli Panggul

Dikutip dari kanal YouTube TV Favorit, Hariono menjadi kuli panggul saat usianya berkisar 15 tahun, atau sejak dirinya masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Saat itu, Hariono menjadi kuli panggul di sebuah supermarket/minimarket. Tak tanggung-tanggung, ia menggeluti profesi kasar tersebut selama 3-4 tahun.

Disebutkan dari sumber yang sama, pekerjaan itu diambil karena Hariono memilih fokus untuk mencari dan mengumpulkan uang.

Bahkan bila dibandingkan pesepak bola Indonesia lainnya, Hariono tergolong telat terjun ke lapangan hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Liga 1: Bojan Hodak Siapkan Taktik, Optimis Putus Catatan Positif PSM Makassar?

BRI Liga 1: Bojan Hodak Siapkan Taktik, Optimis Putus Catatan Positif PSM Makassar?

Your Say | Minggu, 08 September 2024 | 18:36 WIB

Jelang ACL 2 2024-2025 Manajemen Persib Kantongi Kandidat Direktur Teknik Baru

Jelang ACL 2 2024-2025 Manajemen Persib Kantongi Kandidat Direktur Teknik Baru

Bola | Minggu, 08 September 2024 | 10:49 WIB

BRI Liga 1: Siap Hadapi Persib, PSM Makassar Kirim Pesan untuk Suporter

BRI Liga 1: Siap Hadapi Persib, PSM Makassar Kirim Pesan untuk Suporter

Your Say | Minggu, 08 September 2024 | 07:38 WIB

Terkini

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:33 WIB

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

×