Cerita Kiper Jepang Korban Bom Atom yang Dibobol 7 Gol oleh Timnas Indonesia

Galih Prasetyo

Minggu, 10 November 2024 | 20:25 WIB
Cerita Kiper Jepang Korban Bom Atom yang Dibobol 7 Gol oleh Timnas Indonesia
Cerita Kiper Jepang Korban Bom Atom yang Dibobol 7 Gol oleh Pemain Timnas Indonesia [@tphoto2005]

Suara.com - Timnas Indonesia akan lakoni laga berat dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2025. Anak asuh Shin Tae-yong akan menghadapi Jepang.

Laga Timnas Indonesia vs Jepang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 15 November 2024.

Ditilik dari head to heak kedua negara, tim Garuda memang kalah dari Samurai Biru. Namun Timnas Indonesia punya catatan manis saat menghancurkan Jepang dengan skor telaj 7-0.

Bertempat di Stadion Perak, Ipoh dalam ajang Piala Kemerdekaan, Timnas Indonesia bak Goliath sementara Jepang menjadi David.

Soetjipto Soentoro. (dok Persija)
Soetjipto Soentoro. (dok Persija)

Bagaimana tidak, Jepang dihancurkan dengan skor sangat mencolok 7 gol tanpa balas. Timnas Indonesia saat itu diperkuat legenda-legenda lapangan hijau seperti Soetjipto Soentoro alias Gareng, lalu ada Si Kancil Abdul Kadir.

Gol pertama Timnas Indonesia dicetak oleh striker Persebaya Surabaya, Jacob Sihasale. Pemain kelahiran Ambon itu mencetak gol memanfaatkan umpan dari M. Basri.

Kiper Jepang saat itu, Koji Funamoto tak mampu mengantisipasi sepakan Jacob. Tak berselang lama, Jacob Sihasale kembali merobek gawang Funamoto. Babak I Timnas Indonesia sudah unggul 2-0.

Kiper Koji Funamoto dibuat tak berdaya di babak kedua. Lima gol kembali bersarang ke gawangnya, lewat aksi brace Si Gareng, sepakan dari Si Kancil, dan Surya Lesmana.

Timnas Indonesia pun mengakhiri pertandingan dengan skor telak 7-0.

baca juga

Kisah Kiper Koji Funamoto

Dari starting XI laga Timnas Indonesia vs Jepang yang berlangsung pada 11 Agustus 1968, sosok kiper Koji Funamoto jadi perhatian tersendiri.

Koji lahir di Hiroshima, Jepang pada 12 Agustus 1942, dua tahun sebelum bom atom Little Boy dijatuhkan oleh Amerika Serikat.

Di usia yang masih sangat kecil, Koji menjadi salah satu korban bom atom Amerika Serikat. "Dia terkena bom atom saat berumur 2 tahun," tulis premiumcyzo seperti dilansir Suara.com, Minggu (10/11).

Tempat tinggal Koji sendiri berada di Senda-Cho, tak jauh dari titik awal Little Boy menghancurkan kota Hiroshima.

"Meskipun ia terkena bom atom, ia selama dan mulai bermain sepak bola dengan serius," tambah media Jepang itu.

Cerita Kiper Jepang Korban Bom Atom yang Dibobol 7 Gol oleh Pemain Timnas Indonesia [premiumcyzo]
Cerita Kiper Jepang Korban Bom Atom yang Dibobol 7 Gol oleh Pemain Timnas Indonesia [premiumcyzo]

Koji Funamoto kemudian mulai menggeluti menjadi penjaga gawang dan menjadi andalan Jepang di Olimpiade Tokyo 1964 hingga Meksiko 1968.

Pada 1961, ia kemudian bergabung ke klub Toyo Industries -- cikal bakal klub Sanfrecce Hiroshima, dan bertahan di tim itu hingga gantung sepatu.

Koji tercatat bermain sebanyak 166 pertandingan dari 1961 hingga 1975. Menariknya, Koji mengaku bahwa ia memiliki kekurangan fisik namun hal itu tak menghambatnya untuk menjadi pesepak bola.

"Saya cacat saat SMA, tapi saya sudah bermain bola sejak SD. Saya yakin bukan hanya saya saja, tapi banyak pemuda Jepang yang melakukan itu," ucapnya.

"Awalnya saya bergabung ke klub Bisbol di sekolah menengah pertama tetapi saya kemudian gabung ke sepak bola dan serius," lanjut Koji.

Setelah 15 tahun berakhir di sepak bola dengan catatan dibobol 7 gol oleh pemain Timnas Indonesia, Koji kemudian gantung sepatu.

Pasca pensiun, Koji kemudian bekerja menjadi pelatih di sekolah sepak bola Mazda pada 1979 hingga 1980. Ia kemudian bekerja sebagai pegawai Mazda.

Setelah pensiun sebagai karyawan, Koji sempat masuk ke dalam susunan kepengengurusan PSSI-nya Jepang hingga 2008. Kini ia menikmati masa pensiun di kota kelahirannya Hiroshima dengan main golf, berkebun dan menonton pertandingan sepak bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mees Hilgers Sembuh dari Cedera Masuk Starting FC Twente, Netizen: Kabar yang Ditunggu

Mees Hilgers Sembuh dari Cedera Masuk Starting FC Twente, Netizen: Kabar yang Ditunggu

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 19:44 WIB

Kabar Buruk H-6 Lawan Jepang, Mees Hilgers Batal Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk H-6 Lawan Jepang, Mees Hilgers Batal Bela Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 19:25 WIB

Indra Sjafri Cuma Sebut 2 Nama, Penyerang yang Cetak Gol di Toulon Cup 2024 Batal Dinaturalisasi?

Indra Sjafri Cuma Sebut 2 Nama, Penyerang yang Cetak Gol di Toulon Cup 2024 Batal Dinaturalisasi?

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 19:21 WIB

Kumpulan Sanksi FIFA ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Jepang, Potensi Diskualifikasi?

Kumpulan Sanksi FIFA ke Timnas Indonesia Jelang Lawan Jepang, Potensi Diskualifikasi?

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 19:16 WIB

Ada Kevin Diks Tak Cukup? Celah Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Lawan Jepang

Ada Kevin Diks Tak Cukup? Celah Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Lawan Jepang

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 19:03 WIB

Timnas Indonesia Disanksi FIFA Jelang Lawan Jepang, PSSI: Kita Perlu...

Timnas Indonesia Disanksi FIFA Jelang Lawan Jepang, PSSI: Kita Perlu...

Bola | Minggu, 10 November 2024 | 18:49 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×