Jepang Siap-siap! Ini 2 Hal yang Untungkan Timnas Indonesia Jelang Laga di GBK

Arief Apriadi

Senin, 11 November 2024 | 11:42 WIB
Jepang Siap-siap! Ini 2 Hal yang Untungkan Timnas Indonesia Jelang Laga di GBK
Momen timnas Indonesia vs Jepang di Piala Asia 2023. (Dok. PSSI)

Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang pada laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (15/11/2024). Garuda dinilai punya setidaknya dua keuntungan dalam usaha mencuri poin dari Samurai Biru.

Timnas Indonesia saat ini berada di posisi kelima dalam klasemen Grup C dengan koleksi tiga poin dari empat pertandingan.

Situasi itu membuat tim asuhan Shin Tae-yong menargetkan minimal meraup empat poin dalam dua laga Grup C pada November 2024 ini, demi menjaga asa minimal finis empat besar dan lolos ke putaran keempat.

Selain menghadapi Jepang, Garuda diketahui juga bakal menjamu Arab Saudi pada 19 November.

Di sisi lain, Jepang kokoh di puncak klasemen Grup C dengan 10 poin hasil dari tiga menang dan sekali imbang.

Meski di atas kertas bukan tandingan Jepang, Timnas Indonesia tetap memiliki peluang untuk setidaknya mencuri satu poin.

Apalagi, Timnas Indonesia dinilai punya setidaknya dua keuntungan jelang laga ini. Berikut ulasannya.

1. Faktor Cuaca

Kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pasca tahap penanapan dalam proses revitalisasi, Senin (12/8/2024). [Dok. Instagram/@love_GBK]
Kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pasca tahap penanapan dalam proses revitalisasi, Senin (12/8/2024). [Dok. Instagram/@love_GBK]

Cuaca Jakarta yang sedang memasuki musim penghujan bisa menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia.

baca juga

Sering terjadi perubahan cuaca dari panas terik ke hujan lebat, yang sudah biasa bagi pemain Indonesia, tetapi bisa menyulitkan pemain Jepang atau Arab Saudi yang kurang terbiasa dengan kondisi tersebut.

2. Kevin Diks Bergabung

Kevin Diks ambil sumpah WNI. (Dok. Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama)
Kevin Diks ambil sumpah WNI. (Dok. Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama)

Timnas Indonesia mendapatkan tambahan kekuatan di lini belakang dengan masuknya Kevin Diks, bek berusia 28 tahun dari FC Copenhagen.

Diks resmi menjadi warga negara Indonesia setelah menjalani sumpah di KBRI Copenhagen pada 8 November 2024.

Andai bisa tampil di laga kontra Jepang, Kevin Diks bakal memperkokoh lini belakang Garuda yang mengusung formasi 3-4-3.

Dia juga membawa pengalaman berkarier di Eropa, melengkapi nama-nama pemain keturunan Grade A yang sudah lebih dulu bergabung dengan Timnas Indonesia seperti Jay Idzes dan Mees Hilgers.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kevin Diks Dilaporkan Belum Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia! Potensi Absen Lawan Jepang

Kevin Diks Dilaporkan Belum Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia! Potensi Absen Lawan Jepang

Bola | Senin, 11 November 2024 | 11:12 WIB

Siapa Misha Jari Seghers? Pemain Keturunan Haus gol, Bisa Jadi Winger Masa Depan Timnas Indonesia

Siapa Misha Jari Seghers? Pemain Keturunan Haus gol, Bisa Jadi Winger Masa Depan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 11 November 2024 | 10:57 WIB

Percaya Diri Lawan Jepang, Maarten Paes: Waktunya untuk Fokus

Percaya Diri Lawan Jepang, Maarten Paes: Waktunya untuk Fokus

Bola | Senin, 11 November 2024 | 10:54 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×