3 Faktor Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024

Irwan Febri

Minggu, 22 Desember 2024 | 17:05 WIB
3 Faktor Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024
Pemain Timnas Indonesia nyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum kick off hadapi Filipina di Stadion Manahan, Solo. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA)

Suara.com - Sejumlah faktor menjadi penyebab kegagalan Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal Piala AFF 2024. Langkah skuad Garuda harus terhenti setelah gagal mengamankan peringkat kedua di Grup B.

Yang terbaru, Shin Tae-yong harus gigit jari setelah Timnas Indonesia takluk 0-1 dari Timnas Filipina pada pertandingan penentuan Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024) malam WIB.

Setidaknya, ada sejumlah faktor teknis maupun non-teknis yang menyebabkan kegagalan skuad Merah Putih melenggang ke semifinal. Hal ini menjadi sumber hambatan skuad asuhan Shin Tae-yong di Piala AFF 2024

Berikut Suara.com menyajikan tiga faktor yang menjadi penyebab Timnas Indonesia harus kandas dan gagal merebut tiket ke fase semifinal Piala AFF 2024.

1. Tumpulnya Lini Depan

Arkhan Kaka (pssi.org)
Arkhan Kaka (pssi.org)

Timnas Indonesia memang menghadapi hambatan yang amat terasa di area lini depan. Pasalnya, deretan penyerang yang dipanggil Shin Tae-yong di Piala AFF 2024 ini masih belum produktif menjebol gawang lawan.

Nama-nama seperti Rafael Struick, Hokky Caraka, hingga Arkhan Kaka masih belum bisa memecah kebuntuan. Mereka sama-sama tumpul sehingga tak mampu menyumbangkan gol untuk skuad Garuda.

Sebagai catatan, tiga dari empat gol skuad Garuda di ajang ini dicetak oleh pemain belakang, sedangkan satu lainnya bersumber dari gol bunuh diri lawan.

2. Faktor Non-Teknis

baca juga
Gelandang Timnas Indonesia, Zanadin Fariz berlatih dengan rekan-rekannya jelang menghadapi Vietnam dalam matchday ketiga Grup B Piala AFF 2024. [Dok. PSSI]
Gelandang Timnas Indonesia, Zanadin Fariz berlatih dengan rekan-rekannya jelang menghadapi Vietnam dalam matchday ketiga Grup B Piala AFF 2024. [Dok. PSSI]

Selain itu, ada pula faktor non-teknis yang menjadi alasan kegagalan Timnas Indonesia. Yang pertama ialah waktu persiapan yang terbatas. Shin Tae-yong tak begitu leluasa menyiapkan tim karena kompetisi tengah bergulir.

Selain itu, jadwal pertandingan yang padat juga harus jadi catatan. Ini membuat waktu istirahat para pemain sangat singkat. Tidak ada masa persiapan yang longgar untuk memperbaiki kesalahan.

Yang terakhir ialah tekanan dan ekspektasi yang tinggi dari publik. Ini memang menjadi beban tersendiri karena skuad Garuda turun dengan pemain muda di Piala AFF 2024 ini.

3. Bencana Kartu Merah

Kapten Timnas Indonesia, Muhammad Ferrari berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Laos dalam matchday kedua Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12/2024). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
Kapten Timnas Indonesia, Muhammad Ferrari berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Laos dalam matchday kedua Grup B Piala AFF 2024 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12/2024). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Tak bisa dimungkiri, beberapa pemain inti yang mendapatkan kartu merah selama fase penyisihan Grup B Piala AFF 2024 menjadi masalah tersendiri yang membuat perjuangan skuad Garuda menjadi kian sulit.

Pada laga melawan Laos, misalnya, Marselino Ferdinan harus diusir keluar oleh wasit setelah memperoleh dua kartu kuning. Kalah jumlah pemain membuat skuad Garuda tak bisa optimal.

Hal yang sama kembali berlanjut ketika menghadapi Filipina. Menghadapi laga krusial yang jadi penentuan, Muhammad Ferarri justru dikartu merah karena menyikut pemain lawan. Perjuangan 10 pemain Timnas Indonesia akhirnya tak bisa membendung lawan.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan Shin Tae-yong Harus Dipertahankan PSSI meski Gagal di Piala AFF 2024

3 Alasan Shin Tae-yong Harus Dipertahankan PSSI meski Gagal di Piala AFF 2024

Bola | Minggu, 22 Desember 2024 | 16:02 WIB

Klasemen Akhir Grup B AFF 2024, Timnas Indonesia Gugur di Tangan Filipina

Klasemen Akhir Grup B AFF 2024, Timnas Indonesia Gugur di Tangan Filipina

Your Say | Minggu, 22 Desember 2024 | 15:40 WIB

Pembalasan Dendam Kiper Filipina ke Timnas Indonesia: Ini Sudah Lama Dinanti...

Pembalasan Dendam Kiper Filipina ke Timnas Indonesia: Ini Sudah Lama Dinanti...

Bola | Minggu, 22 Desember 2024 | 15:09 WIB

Takluk 0-1 dari Filipina, Rekor 10 Tahun Timnas Indonesia Harus Berakhir

Takluk 0-1 dari Filipina, Rekor 10 Tahun Timnas Indonesia Harus Berakhir

Your Say | Minggu, 22 Desember 2024 | 14:25 WIB

Timnas Indonesia Wajib Waspada, China Punya Skenario Mengejutkan Lolos ke Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Wajib Waspada, China Punya Skenario Mengejutkan Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 22 Desember 2024 | 13:24 WIB

Gagal di Fase Grup, Ini 2 Fakta Menarik Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Gagal di Fase Grup, Ini 2 Fakta Menarik Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Bola | Minggu, 22 Desember 2024 | 13:16 WIB

Terkini

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

×