Pelatih Bongkar Dampak Negatif Ragnar Oratmangoen Bela Timnas Indonesia: Jangan Remehkan...

Arief Apriadi

Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:35 WIB
Pelatih Bongkar Dampak Negatif Ragnar Oratmangoen Bela Timnas Indonesia: Jangan Remehkan...
Ragnar Oratmangoen dan pelatihnya di FC Dender, Vincent Euvrard membahas sis negatif keterlibatan sang pemain bersama Timnas Indonesia. (IG Ragnar Oratmangoen)

Suara.com - Pelatih FC Dender, Vincent Euvrard mengakui tidak sepenuhnya senang dengan status Ragnar Oratmangoen sebagai andalan Timnas Indonesia.

Dari sudut pandang pelatih klub, keterlibatan Ragnar Oratmangoen bersama skuad Garuda di hampir setiap jeda internasional, menjadi kekhawatiran untuknya.

Bukan tanpa sebab, Vincent Euvrard menyoroti begitu panjangnya durasi perjalanan Oratmangoen dari Belgia ke Indonesia.

Secara teknis, hal itu dinilai bakal membuat penyerang berdarah Maluku itu mendapat kelelahan. Kondisi fisiknya tidak terlalu baik saat kembali ke klub.

"Jangan remehkan perjalanan panjang itu. Ragnar sering menghabiskan sepuluh jam di pesawat untuk pertandingan internasional seperti itu," kata Vincent Euvrard dikutip dari Gazet van Antwerp, Sabtu (11/1/2025).

"Ia kemudian melakukan perjalanan yang melelahkan dan mungkin jet lag, dan kemudian terkadang kembali hanya sehari sebelum pertandingan," tambahnya.

Di sisi lain, Oratmangoen dengan tegas mengakui bahwa apa yang disampaikan pelatihnya adalah fakta dan kebenaran.

Ragnar Oratmangoen berbicara negatif tentang Timnas Indonesia. [Dok. Ig/@0ratmangoen]
Ragnar Oratmangoen berbicara negatif tentang Timnas Indonesia. [Dok. Ig/@0ratmangoen]

Dia bahkan blak-blakan menyebut keterlibatan yang begitu sering bersama Timnas Indonesia telah menghambat proses adaptasinya bersama FC Dender.

Sebagai informasi, Ragnar Oratmangoen datang ke FC Dender pada Agustus 2024 lalu dengan status bebas transfer. Dia kehilangan beberapa laga, sehingga harus bekerja lebih keras untuk beradaptasi.

baca juga

"Saya akui bahwa perkembangan saya di Dender agak melambat karena banyaknya pertandingan internasional," kata Oratmangoen.

"Namun, tidak ada lagi pertandingan internasional yang direncanakan untuk sepuluh pertandingan kompetisi yang tersisa. Hati-hati, saya ingin membela warna negara saya, itu benar-benar suatu kehormatan," tambahnya.

FC Dender tercatat tinggal menyisakan 10 pertandingan lagi hingga akhir musim. Terdekat, mereka akan menjamu klub raksasa Gent pada Minggu (12/1/2025) dalam lanjutan kasta teratas Liga Belgia atau Jupiler Pro League 2024/2025.

Bersama FC Dender, Oratmangoen baru tampil 11 pertandingan. Dia tercatat baru mengemas satu gol saja meski berposisi sebagai penyerang.

Bersama FC Dender, Oratmangoen memang bermain lebih ke belakang. Dia lebih sering mengisi pos gelandang serang, dan bahkan sempat jadi gelandang tengah ketika Dender kalah 1-3 dari Royal Antwerp pada 14 Desember lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Latihan Perdana Timnas Indonesia U-17 di Bandung Diikuti 32 Pemain

Latihan Perdana Timnas Indonesia U-17 di Bandung Diikuti 32 Pemain

Bola | Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:19 WIB

Dipecat PSSI, Shin Tae-yong Bawa Uang Puluhan Miliar ke Korea Selatan

Dipecat PSSI, Shin Tae-yong Bawa Uang Puluhan Miliar ke Korea Selatan

Bola | Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:08 WIB

Deddy Corbuzier Ungkap Ada Pihak Minta Podcast Shin Tae-yong Diedit

Deddy Corbuzier Ungkap Ada Pihak Minta Podcast Shin Tae-yong Diedit

Video | Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×