Hasil Survei: Timnas Indonesia Era Erick Thohir Dianggap Semakin Membaik

Galih Prasetyo

Kamis, 16 Januari 2025 | 18:27 WIB
Hasil Survei: Timnas Indonesia Era Erick Thohir Dianggap Semakin Membaik
Patrick Kluivert diperkenalkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. [Dok. Ig/@patrickkluivert9]

Suara.com - Kerja-kerja PSSI di era kepemimpinan Erick Thohir dianggap membuat Timnas Indonesia lebih baik. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Indikator Politik.

Pada survei yang dilakukan Oktober 2024, sebanyak 80 persen responden menilai Timnas Indonesia saat ini semakin bagus. Sementara pada survei Desember 2024, angka kepuasan semakin meningkat di posisi 83,9 persen dari total responden sebanyak 1220 orang.

Hasil survei ini disampaikan oleh pendiri sekaligus peneliti utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Menurut Burhanuddin Muhtadi, dari hasil survei itu ditemukan bukti yang meyakinkan bahwa evaluasi publik terhadap kerja-kerja PSSI mengalami peningkatan positif di Desember 2024.

Di survei yang sama juga didalami perihal salah satu program unggulan PSSI yakni naturalisasi. Sebanyak 75,3% responden menyatakan bahwa mereka menyetujui program naturalisasi.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan federasi sempat mengincar pelatih asal Italia dan Spanyol sebelum yakin menunjuk juru taktik Belanda untuk menggantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. [Dok. Instagram/@erickthohir]
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan federasi sempat mengincar pelatih asal Italia dan Spanyol sebelum yakin menunjuk juru taktik Belanda untuk menggantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. [Dok. Instagram/@erickthohir]

Indikator menemukan bahwa responden yang suka sepak bola memiliki awareness terhadap naturalisasi yang semakin tinggi.

Responden memahami bahwa antuasias publik terhadap Timnas berkaitan dengan kebijakan naturalisasi yang dianggap pakai jalur shortcut untuk menaikkan prestasi Timnas. Tetapi bukan itu saja yang paling penting.

“Yang kita ingin tanya adalah, apakah mereka setuju atau tidak kebijakan tersebut. Kebijakan menaturalisasi atlet luar negeri atau asing yang memiliki garis keturunan atau darah Indonesia yang kemudian disumpah menjadi WNI. Sehingga punya hak untuk membela tim nasional,” jelas Burhanuddin.

Selain itu, hasil survei Indikator juga menemukan terdapat responden yang konsisten menolak naturalisasi, yaitu sebanyak 13-15 persen. Mereka tetap menolak naturalisasi meski pemain Timnas mulai banyak menorehkan prestasi.

baca juga

Menurut Burhanuddin, responden yang menyukai sepak bola dan memperhatikan sepak bola, memiliki tingkat persetujuannya lebih tinggi terhadap kebijakan naturalisasi. Artinya di kalangan mereka yang cukup intens mengikuti sepak bola, naturalisasi bukanlah isu penting.

Menariknya dari hasil survei Indikator juga ditemukan fakta bahwa responden yang menyetujui naturalisasi, terpecah menjadi dua pendapat. Pertama, jumlah pemain naturalisasi Timnas sepa kbola kita saat ini sudah terlalu banyak dan seharusnya memprioritaskan pemain asli Indonesia. Itu konsisten ada kurang lebih sepertiga respoden yang menganggap bahwa pemain naturalisasi sekarang terlalu banyak.

“Jadi mereka bisa saja tidak anti kebijakan naturalisasi tetapi menganggap jumlah yang main di Timnas sudah kebanyakan. Orang yang sekarangnya begitu kan, dia tidak hitam-putih. Dia melihat oke kebijakan naturalisasi, tetapi jangan kebanyakan,” ujar Burhanuddin.

Kedua, terdapat kelompok responden yang menganggap naturalisasi sebagai hal yang bukan menjadi masalah asalkan bisa meningkatkan prestasi sepakbola.

Namun angkanya dari survei indikator berada di 54,5 sampai 55,5 persen dalam rentang waktu dua bulan yakni Oktober sampai Desember 2024.

“Sudah ada bukti nyata bahwa pemain naturalisasi bisa meningkatkan prestasi sepakbola. Tapi itu pun tidak mengubah sikap warga yang menganggap kebanyakan jumlah pemain naturalisasi. Jadi lagi-lagi ini masukan buat PSSI. Mungkin ada jalur pendek karena harus lolos piala dunia dan pemain naturalisasi menjadi sebuah keniscayaan,” papar Burhanudiin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Harapan untuk Kluivert, Wonderkid Persija: Terima Kasih STY

Punya Harapan untuk Kluivert, Wonderkid Persija: Terima Kasih STY

Bola | Kamis, 16 Januari 2025 | 16:44 WIB

Sama-sama Bek Kiri, Perbandingan Harga Pasar Calvin Verdonk  vs Mitchel Bakker

Sama-sama Bek Kiri, Perbandingan Harga Pasar Calvin Verdonk vs Mitchel Bakker

Bola | Kamis, 16 Januari 2025 | 16:25 WIB

Dongkol Dipecat PSSI, Shin Tae-yong: Saya Cinta Indonesia!

Dongkol Dipecat PSSI, Shin Tae-yong: Saya Cinta Indonesia!

Bola | Kamis, 16 Januari 2025 | 16:21 WIB

Dear Erick Thohir, Begini Loh Cara Pecat Shin Tae-yong Agar Lebih Manusiawi Menurut Anies Baswedan

Dear Erick Thohir, Begini Loh Cara Pecat Shin Tae-yong Agar Lebih Manusiawi Menurut Anies Baswedan

Entertainment | Kamis, 16 Januari 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?

Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Mama Saya Sudah Meninggal! Curhat Pilu Warga Lampung Diduga Ditolak RSUDAM Viral

Mama Saya Sudah Meninggal! Curhat Pilu Warga Lampung Diduga Ditolak RSUDAM Viral

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:43 WIB

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

MPR Godok Produk Hukum PPHN, Jadi Guidance Bernegara yang Ditaati Semua Lembaga

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:27 WIB

×