Belum Debut, Calon Pemain Timnas Indonesia Dilarang Tampil Dua Laga

Arief Apriadi

Rabu, 29 Januari 2025 | 07:47 WIB
Belum Debut, Calon Pemain Timnas Indonesia Dilarang Tampil Dua Laga
Calon pemain Timnas Indonesia, Jairo Riedewald saat berseragam Royal Antwerp di Belgia. [Dok. IG Royal Antwerp]

Suara.com - Calon pemain Timnas Indonesia, Jario Riedewald dikabarkan telah dijatuhi sanksi larangan bertanding dalam dua pertandingan buntut kartu merah di laga Sint-Truidense VV vs Royal Antwerp, Sabtu (25/1/2025).

Pemain berposisi gelandang bertahan ini diusir wasit setelah memukul penggawa Timnas Jepang milik Sint-Truidense VV, Joel Chima Fujita dalam lanjutan Liga Belgia 2024/2025.

Duel di Stadion Stayen, Sint-Truiden itu berakhir dengan skor 1-1.

Tim tamu unggul duluan lewat gol Anthony Valencia di menit ke-10. Namun, Sint-Truiden membalas di menit ke-18 via gol Didier Lamkel Ze (18’).

Sayangnya, jelang laga berakhir, Antwerp harus bermain dengan 10 orang. Riedewald terkena kartu merah langsung pada menit pertama injury time.

Ternyata, Riedewald diusir wasit gara-gara menonjok Fujita. Gelandang berusia 28 tahun itu sempat akan disanksi larangan bermain di tiga laga, tetapi keputusan berubah.

Menyitat media Belgia NiewsBlad, Komite Disiplin KBVB menjatuhkan Riedewald larangan bertanding dua laga, ditambah satu laga yang ditunda.

Royal Antwerp maupun Riedewald dikabarkan tidak membantah soal pengurangan hukuman itu, tetapi Komite Disiplin setuju dengan pembelaan klub yang menyebut pukulan sang pemain tidak intens.

Calon pemain Timnas Indonesia, Jairo Riedewald saat berseragam Royal Antwerp di Belgia. [Dok. IG Royal Antwerp]
Calon pemain Timnas Indonesia, Jairo Riedewald saat berseragam Royal Antwerp di Belgia. [Dok. IG Royal Antwerp]

Selain itu, pengurangan hukuman juga dilakukan mempertimbangkan catatan disiplin Riedewald yang bersih.

baca juga

Hukuman ini membuat Riedewald akan absen dalam dua pertandingan penting yakni menghadapi Club Brugge dan Anderlecht.

Kartu merah yang diterima Riedewald di sisi lain tidak akan berpengaruh pada peluangnya dalam membela Timnas Indonesia.

Proses naturalisasi eks Crystal Palace dan Ajax Amsterdam ini tengah dikebut PSSI. Gelandang 28 tahun itu diharapkan bisa menjalani debut pada Maret 2025.

Timnas Indonesia sudah ditunggu dua laga penting dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret.

Garuda akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret dan menjamu Bahrain lima hari berselang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Dipindah, AFC Pastikan Timnas Indonesia vs Bahrain Digelar di Stadion GBK

Tak Dipindah, AFC Pastikan Timnas Indonesia vs Bahrain Digelar di Stadion GBK

Bola | Rabu, 29 Januari 2025 | 07:41 WIB

Siapa Olly Jonata? Gelandang Keturunan Indonesia, Paspor Expired 3 Tahun Lalu

Siapa Olly Jonata? Gelandang Keturunan Indonesia, Paspor Expired 3 Tahun Lalu

Bola | Selasa, 28 Januari 2025 | 23:10 WIB

Kisah Endang Witarsa, Dokter Gigi Keturunan Tionghoa Bawa Timnas Indonesia Terbang Setinggi Langit

Kisah Endang Witarsa, Dokter Gigi Keturunan Tionghoa Bawa Timnas Indonesia Terbang Setinggi Langit

Bola | Rabu, 29 Januari 2025 | 07:05 WIB

Terkini

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:48 WIB

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:47 WIB

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:39 WIB

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

×