Hari Ini Pierlugi 'The Scream' Collina Lahir: Wasit Terbaik di Sepak Bola

Galih Prasetyo | Suara.com

Kamis, 13 Februari 2025 | 16:56 WIB
Hari Ini Pierlugi 'The Scream' Collina Lahir: Wasit Terbaik di Sepak Bola
Pierluigi Collina saat memberikan kartu merah kepada Patrick Kluivert di Piala Dunia 1998 [Tangkap layar Youtube]

Suara.com - Pecinta sepak bola era 90-an tentu tak asing dengan sosok wasit berkepala pelontos dengan raut wajah tegas, mata melotot asal Italia. Ya, dia adalah Pierluigi Collina.

Collina ialah sedikit dari korps baju hitam yang sepanjang kariernya jauh dari skandal. Hari ini, Kamis 13 Februari 2025, Collina berulang tahun ke-65. Berikut cerita Pierlugi 'The Scream' Collina.

Pelukis asal Denmark, Edward Munch pada 1893 membuat lukisan yang terkenal di dunia dan diberi nama The Scream. Lukisan Munch itu menggambarkan ilustarasi seseorang lelaki berkepala botak dengan raut keputuasaan. Namun bisa juga digambarkan dengan presepsi lain.

Melihat wajah Collina, kita seperti melihat perwujudan The Scream dalam dunia nyata. Akan tetapi dari wajah Collina bukan keputuasaan yang kita lihat melihatkan ketegasan tanpa kenal kompromi.

Collina merupakan ikon wasit sepak bola dunia. Ia memiliki ketegasan, keberanian dan taat pada aturan. Di lapangan hijau, Collina bukan ditakuti tapi dihormati oleh pemain.

Collina sempat mengatakan bahwa saat menjadi seorang wasit yang terpenting ialah pemai bisa mempercayai Anda mengatur pertandingan dengan adil.

"Anda harus diterima di lapangan bukan karena Anda adalah wasit tetapi karena pemain mempercayai Anda," kata Collina seperti dilansir dari Thesefootballtimes

Collina lahir di Bologna, Italia pada 13 Februari 1960. Ibunya seorang guru sedangkan sang ayah bekerja di Kementerian Pertahanan Italia.

Sedari kecil, Collina dididik untuk taat pada peraturan. Ia pun menerima gembelangan ilmu pendidikan oleh para biarawati.

Tak seperti anak seusianya, Collina sedari muda tak ingin jadi pesepak bola. Menjadi wasit rupanya lebih disukai olehnya. Maka atas saran seorang teman, Collina di usia 17 tahun mendaftar kursus wasit.

Rupanya skill Collina menjadi wasit cukup menyita perhatian. Ketegasan dan dislpin pada aturan makin terasah di diri Collina saat ia mengikuti wajib militer di Italia.

Pendidikan wajib militer diselesaikan Collina pada 1988. Ia kemudain mulai memimpin pertandingan di kompetisi Serie C1 dan C2 Italia. Hanya tiga musim ia berada di kasta terendah Liga Italia, Collina kemudian dipercaya memimpin pertandingan di panggung Serie B dan kemudian Serie A Italia.

Melesat dengan bisa memimpin laga Serie A Italia, Collina sempat mengungkap rahasianya. "Saya hanya orang yang taat pada peraturan,"

Sederhana bukan rahasia kegemilangan Collina sebagai seorang wasit. Kariernya terus meroket, setelah menyelesaikan 43 match di Serie A pada 1995, ia masuk ke daftar wasit FIFA.

Pria yang menderita alopecia akut--kerontokan rambut itu mendapat kepercayaan untuk memimpin laga Olimpiade 1996 antara Argentian melawan Nigeria. Itu menjadi tugas internasional pertamanya.

Tugas pertamanya berlangsung mulus. Dari kantongnya, Collina mengeluarkan 4 kartu kuning, 3 untuk pemain Nigeria (Sunday Oliseh, Wilson Oruma, dan Dosu Joseph), satu lagi untuk bek Argentina, Nestor Sensini.

Setelah dari Olimpiade 1996, Collina kemudian dipercaya untuk menjadi wasit di Piala Dunia 1998. Dia hanya memimpin dua laga yakni Prancis vs Denmark dan Belanda kontra Belgia.

Pada pertandingan Belanda vs Belgia, Collina mencabut kartu merah diberikan kepada Patrick Kluivert yang kini menjadi pelatih Timnas Indonesia. Kluivert mendapat kartu merah karena dianggap menyikut gelandang Belgia, Lorenzo Staelens.

Kluivert menjadi pemain pertama yang mendapat kartu merah di laga internasional Collina. Setahun kemudian, Collina berada di puncak kariernya karena memimpin pertandingan final Liga Champions antara Manchester United vs Bayern Munich di Nou Camp.

Pertandingan ini dianggap Collina sebagai yang terbaik sepanjang kariernya. Penuh ketegangan dan drama. Collina mampu menjadi wasit yang adil di laga itu tanpa adanya keputusan kontroversial.

Collina memang jauh dari kontroversial, bahkan saat Serie A Italia diguncang skandal Calciopoli dan menyeret sejumlah wasit, hanya Collina dan Roberto Rosetti yang tidak ternoda.

Meski eks petinggi Juventus saat itu, Luciano Moggi terang-terangan tak suka kepada Collina. Moggi menganggap Collina kerap mengambil keputusan terlalu 'objektif'

Setelah menyelesaikan 496 pertandingan di semua level kompetisi dan mengeluarkan 1560 kartu kuning serta 55 kartu merah, Collina memutuskan pensiun pada 2005.

Menariknya pasca pensiun, Collina terus berkontribusi untuk perkembangan wasit sepak bola dunia. Ia tercatat menjadi konsultan non gaji untuk Asosiasi wasit Liga Italia dan anggota Komite Wasit UEFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Guru Patrick Kluivert di Banten? Ternyata Pimpin Pendekar, Bukan Orang Sembangan di Tangerang Selatan

Siapa Guru Patrick Kluivert di Banten? Ternyata Pimpin Pendekar, Bukan Orang Sembangan di Tangerang Selatan

Bola | Kamis, 13 Februari 2025 | 16:33 WIB

Nathan Tjoe-A-On: Saya Tak Boleh Menyerah

Nathan Tjoe-A-On: Saya Tak Boleh Menyerah

Bola | Kamis, 13 Februari 2025 | 12:10 WIB

Ivar Jenner: Kualitas yang Saya Miliki...

Ivar Jenner: Kualitas yang Saya Miliki...

Bola | Kamis, 13 Februari 2025 | 09:39 WIB

3 Alasan Ini Buat Buat Pratama Arhan Tetap Dipanggil ke Timnas Indonesia

3 Alasan Ini Buat Buat Pratama Arhan Tetap Dipanggil ke Timnas Indonesia

Your Say | Kamis, 13 Februari 2025 | 08:17 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Australia Versi RD: Calvin Verdonk Tak Tergantikan, Ole Romeny Jadi Jawaban

Starting XI Timnas Indonesia vs Australia Versi RD: Calvin Verdonk Tak Tergantikan, Ole Romeny Jadi Jawaban

Bola | Kamis, 13 Februari 2025 | 07:11 WIB

Cyrus Margono Cetak Gol di KF Dukagjini, Auto Dipanggil Patrick Kluivert?

Cyrus Margono Cetak Gol di KF Dukagjini, Auto Dipanggil Patrick Kluivert?

Bola | Kamis, 13 Februari 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir

Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:05 WIB

Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC

Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:26 WIB

John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II

John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:25 WIB

Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt

Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:05 WIB

Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United

Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:04 WIB

Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional

Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:59 WIB

Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania

Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:35 WIB

Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan

Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:05 WIB

Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek

Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:04 WIB

Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?

Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:52 WIB