3 Alasan PSIM Yogyakarta Perlu Rekrut Jens Raven untuk Musim Depan: Ikatan Historis dengan Sang Nenek

Irwan Febri

Selasa, 18 Februari 2025 | 21:55 WIB
3 Alasan PSIM Yogyakarta Perlu Rekrut Jens Raven untuk Musim Depan: Ikatan Historis dengan Sang Nenek
Pemain Timnas Indonesia U-20, Jens Raven (Instagram/jensraven)

Suara.com - PSIM Yogyakarta memiliki sejumlah alasan yang kuat untuk merekrut striker naturalisasi Timnas Indonesia U-20, Jens Raven, setelah berhasil merebut tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan.

Kesuksesan PSIM Yogyakarta promosi ke Liga 1 musim depan dipastikan setelah mereka menang 2-1 atas PSPS Riau. Dengan kepastian ini, Laskar Mataram harus bisa mendatangkan pemain berkualitas untuk bersaing musim depan.

Salah satu nama pemain yang layak menjadi target PSIM pada bursa transfer musim depan ialah Jens Raven. Penyerang kelahiran Belanda itu memiliki ikatan historis dengan Bumi Ngayogyakarta.

Berikut Suara.com menyajikan tiga alasan yang membuat PSIM Yogyakarta patut mempertimbangkan Jens Raven sebagai target incarannya untuk berkompetisi di Liga 1 musim depan.

1. Kualitas Mumpuni

Jens Raven beberkan target Timnas Indonesia U-20 jelang menghadapi Yaman. (pssi.org)
Jens Raven beberkan target Timnas Indonesia U-20 jelang menghadapi Yaman. (pssi.org)

Jens Raven merupakan salah satu pemain muda yang punya kualitas mumpuni. Striker berusia 19 tahun itu bisa menjadi andalan PSIM Yogyakarta untuk mengoyak jala gawang di kasta tertinggi musim depan.

Selama musim ini, Jens Raven setidaknya mampu mencetak enam gol dari 20 penampilannya bersama FC Dordrecht U-21. Catatan itu membuktikan jika Jens Raven punya ketajaman.

Jika bisa didatangkan musim depan, pemain kelahiran Dordrecht ini bakal menjadi rekan duet yang sepadan bagi striker asal Brasil, Rafinha, yang kini jadi top scorer sementara Liga 2 2024/2025.

2. Kaliber Timnas

baca juga
Penyerang Timnas Indonesia U-20, Jens Raven. (pssi.org)
Penyerang Timnas Indonesia U-20, Jens Raven. (pssi.org)

Alasan lainnya yang membuat Jens Raven layak masuk radar Laskar Mataram ialah statusnya sebagai penggawa tim nasional. Sejak resmi menjadi WNI, Jens Raven selalu menjadi andalan Indra Sjafri di lini depan.

Dia sukses mencetak empat gol saat membantu Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2024. Sementara itu, bersama Timnas U-20, Jens Raven juga telah menyumbang empat gol dari 11 laga.

Salah satu gol terbarunya tercipta ketika Timnas Indonesia U-20 kalah 1-3 dari Uzbekistan U-20 di Piala Asia U-20 2025. Pengalaman ini jadi modal berharga bagi Jens Raven untuk menjadi amunisi Laskar Mataram.

3. Darah Keturunan Yogyakarta

Striker Timnas Indonesia U-20, Jens Raven menjadi satu dari tiga pemain abroad di skuad Garuda Nusantara untuk Piala Asia U-20 2025 di China. [Dok. IG/@timnasindonesia]
Striker Timnas Indonesia U-20, Jens Raven menjadi satu dari tiga pemain abroad di skuad Garuda Nusantara untuk Piala Asia U-20 2025 di China. [Dok. IG/@timnasindonesia]

Alasan terakhir yang juga tak kalah penting ialah karena Jens Raven memiliki ikatan historis dengan Kota Gudeg. Hal itu tak terlepas dari status nenek Jens Raven yang berasal dari Yogyakarta. 

Hal itu pernah disampaikan Jens Raven ketika menjalani wawancara bersama Yussa Nugraha. Alasan historis inilah yang sebetulnya bisa membuat Jens Raven layak jadi sosok incaran Laskar Mataram. 

"Omaku (nenekku), dia berasal dari Yogyakarta dan saat perang dulu dia naik kapal pindah ke Belanda dan dari situ dia tinggal di sini," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indra Sjafri Bertanggung Jawab Bikin Timnas Indonesia U-20 Bapuk, Siap Dipecat?

Indra Sjafri Bertanggung Jawab Bikin Timnas Indonesia U-20 Bapuk, Siap Dipecat?

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:40 WIB

Akhirnya Muncul! Indra Sjafri Singgung Pemain Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala Asia U-20 2025

Akhirnya Muncul! Indra Sjafri Singgung Pemain Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala Asia U-20 2025

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:36 WIB

Ketum PSSI: Timnas Indonesia U-20 Akan Terus Dijaga dan Dilanjutkan

Ketum PSSI: Timnas Indonesia U-20 Akan Terus Dijaga dan Dilanjutkan

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:03 WIB

Analisis Pengamat: Faktor Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2025

Analisis Pengamat: Faktor Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2025

Your Say | Selasa, 18 Februari 2025 | 16:00 WIB

Pelatih PSIM Yogyakarta: Qadarullah, Allah yang Menggerakkan Kami ke Liga 1

Pelatih PSIM Yogyakarta: Qadarullah, Allah yang Menggerakkan Kami ke Liga 1

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 15:09 WIB

Beda Sikap Pelatih Thailand U-20 dan Indra Sjafri yang Sama-Sama Tersingkir di Piala Asia U-20 2025

Beda Sikap Pelatih Thailand U-20 dan Indra Sjafri yang Sama-Sama Tersingkir di Piala Asia U-20 2025

Bola | Selasa, 18 Februari 2025 | 14:11 WIB

Terkini

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

×