Panas! Ole Romeny Ngotot ke Marselino Ferdinan Gara-gara Satu Istilah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 20 Maret 2025 | 06:31 WIB
Panas! Ole Romeny Ngotot ke Marselino Ferdinan Gara-gara Satu Istilah
Dua penggawa Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, terlibat dalam perdebatan panas hanya karena satu istilah dalam sepak bola. (Kolase Instagram/@oleromeny dan @marselinoferdinan10)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik kehadiran Ole Romeny, Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy di Timnas Indonesia. (IG Ole Romeny)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik kehadiran Ole Romeny, Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy di Timnas Indonesia. (IG Ole Romeny)

Hanya saja belum diketahui apakah Ole Romeny dan Marselino akan berduet di lini serang Timnas Indonesia atau tidak saat menghadapi Australia.

Timnas Indonesia bersiap menghadapi Australia dalam laga ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C yang akan berlangsung di Stadion Sepak Bola Sydney, Kamis pukul 16.10 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengakhiri rekor buruk mereka melawan Australia sekaligus memperbesar peluang lolos ke putaran berikutnya.

Rekor Pertemuan: Indonesia Baru Sekali Menang dari 20 Laga

Berdasarkan data statistik 11v11, Indonesia telah menghadapi Australia sebanyak 20 kali sejak pertemuan pertama pada 17 November 1967. Dari jumlah tersebut, Timnas Garuda hanya mampu mencatat satu kemenangan, sementara 15 pertandingan berakhir dengan kekalahan dan empat laga lainnya berujung imbang.

Satu-satunya kemenangan Indonesia terjadi pada 30 Agustus 1981 dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 1982. Bertanding di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Indonesia berhasil mengalahkan Australia dengan skor 1-0 berkat gol Herry Risdianto di menit-menit akhir pertandingan.

Setelah kemenangan bersejarah itu, Indonesia tak lagi mampu menaklukkan Australia dalam 10 pertemuan selanjutnya. Dari hasil tersebut, dua laga berakhir imbang, sementara delapan lainnya berujung dengan kekalahan bagi skuad Garuda. Namun, harapan muncul saat kedua tim bertemu terakhir kali pada 10 September 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Dalam pertandingan yang juga merupakan bagian dari kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, Indonesia mampu menahan imbang Australia tanpa gol.

Performa Meningkat: Bukti Progres Tim Garuda

Jika menilik pertemuan sebelumnya, performa Timnas Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Pada awal tahun 2024, Indonesia sempat mengalami kekalahan telak 0-4 dari Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023 yang berlangsung di Qatar. Namun, perkembangan skuad asuhan Shin Tae-yong mulai terlihat pada laga berikutnya, termasuk saat berhasil menahan imbang Australia di SUGBK.

Tidak hanya dalam aspek permainan, progres Indonesia juga tercermin dalam ranking FIFA. Saat pertemuan pertama melawan Australia di tahun 2024, Indonesia masih menempati peringkat 146 dunia. Setelah berhasil menahan imbang Australia dan sebelumnya bermain seri 1-1 melawan Arab Saudi di Jeddah, peringkat Indonesia naik drastis ke posisi 129 dunia.

baca juga

Sayangnya, Indonesia sempat turun ke peringkat 130 setelah mengalami hasil kurang memuaskan dalam pertandingan melawan Bahrain (2-2) dan China (1-2) pada Oktober. Namun, skuad Garuda kembali menunjukkan taringnya dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Arab Saudi di SUGBK, yang membuat peringkat FIFA mereka naik ke posisi 127. Sayangnya, jelang akhir tahun 2024, Indonesia kembali turun ke peringkat 129 setelah gagal tampil maksimal di ASEAN Cup 2024 dengan skuad U-22.

Momentum Indonesia untuk Kemenangan Kedua

Dengan perkembangan yang terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk mengakhiri dominasi Australia. Laga di Sydney menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk mencatat kemenangan kedua mereka atas Socceroos dalam sejarah.

Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia, menyatakan keyakinannya terhadap kesiapan tim menghadapi laga krusial ini. Para pemain dikabarkan telah memahami strategi yang akan diterapkan dan siap memberikan perlawanan maksimal di lapangan.

"Saya pikir tim sudah siap. Mereka tahu apa yang kami harapkan besok, jadi kami tak sabar untuk memainkan pertandingan itu," ungkap Kluivert dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Dengan semangat yang tinggi dan peningkatan performa yang terus terlihat, laga ini bisa menjadi momen bersejarah bagi Timnas Indonesia dalam upaya mereka meraih tiket ke Piala Dunia 2026.

(Felix Indra Jaya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Emil Audero: Agak Jengkel Lihat Video Itu

Ayah Emil Audero: Agak Jengkel Lihat Video Itu

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:18 WIB

Rawan Kecelakaan, Kondisi Bus Timnas Indonesia di Australia Miris, Lampu Cuma Hidup Sebelah

Rawan Kecelakaan, Kondisi Bus Timnas Indonesia di Australia Miris, Lampu Cuma Hidup Sebelah

Bola | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:08 WIB

Media Australia Sorot Tajam Patrick Kluivert Jadi Pelatih Medioker, Apa Maksudnya?

Media Australia Sorot Tajam Patrick Kluivert Jadi Pelatih Medioker, Apa Maksudnya?

Bola | Rabu, 19 Maret 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×