Kelompok Suporter Ingatkan Jangan Hujat Timnas Indonesia: Bukan Waktu yang Tepat

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:18 WIB
Kelompok Suporter Ingatkan Jangan Hujat Timnas Indonesia: Bukan Waktu yang Tepat
Kelompok suporter Timnas Indonesia, Ultras Garuda merespons kekalahan telak dari Australia di ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (20/3/2025). Mereka merasa tidak tepat jika skuad Garuda dihujat saat ini. (pssi.org)

Suara.com - Kelompok suporter Timnas Indonesia, Ultras Garuda merespons kekalahan telak dari Australia di ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (20/3/2025). Mereka merasa tidak tepat jika skuad Garuda dihujat saat ini.

Timnas Indonesia kalah dengan skor 1-5 dalam duel yang berlangsung di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025). Tentu, hal ini membuat seluruh suporter kecewa karena ada harapan bisa membawa pulang poin.

Dalam pernyataannya, Ultras Garuda meminta untuk tidak menghujat pemain atau pelatih atas kekalahan tersebut. Dukungan harus tetap dilakukan kerana perjalanan tim merah putih masih ada menuju Piala Dunia 2026.

"Ini bukan hasil yang kita inginkan, dan bukan waktu yang tepat untuk menghujat. Semua belum berakhir," tulis Ultras Garuda dalam postingan di akun instagram @ultrasgarudaofficial.

Mereka meminta para pemain untuk kembali fokus pada 3 laga selanjutnya agar peluang lolos ke Piala Dunia 2026 tetap terjaga.

Terdekat, Timnas Indoneisa akan melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakartas, Selasa (25/3/2025). Laga ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya jangan sampai kehilangan poin penuh.

Jika tidak, nasib Timnas Indonesia akan semakin terpuruk. Kans Jay Idzes dan kawan-kawan bakal semakin sulit berlaga di Piala Dunia melalui babak play-off ronde keempat.

Para pemain harus tetap fokus menatap pertandingan. Selain menghadapi Bahrain, ada China dan Jepang yang juga harus diatasi pada Juni 2025.

Melawan China kemenangan juga wajib hukumannya. Sedangkan saat bersua Jepang targetnya adalah imbang meski hal itu sulit dicapai.

baca juga

"Tegakkan kepalamu Garuda ku, menangkan 3 pertandingan tersisa di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tuntaskan dan buktikan," sambung Ultras Garuda.

"Kamis selalu mendukungmu. Kami setia bersamamu Garuda ku."

Kronologi Timnas Indonesia Dibantai Australia

Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025.

Hasil ini menjadi tantangan besar bagi skuad Garuda dalam upaya mereka untuk melaju ke putaran berikutnya.

Laga ini menjadi debut bagi Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia setelah menggantikan Shin Tae-yong yang diberhentikan pada 6 Januari 2025.

Untuk memperkuat tim, PSSI juga merekrut empat pemain naturalisasi, yakni Ole Romeny, Dean James, Emil Audero, dan Joey Pelupessy.

Selain itu, staf kepelatihan turut diperkuat dengan kehadiran Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg guna meningkatkan kualitas strategi permainan.

Timnas Indonesia memulai pertandingan dengan penuh percaya diri. Peluang emas muncul di menit-menit awal ketika Rafael Struick dijatuhkan di kotak penalti. Sayangnya, eksekusi penalti oleh Kevin Diks hanya mengenai tiang gawang, membuat skor tetap imbang.

Momentum pertandingan berubah saat Australia mendapat hadiah penalti pada menit ke-18 akibat pelanggaran Nathan Tjoe-A-On. Martin Boyle sukses mengeksekusi penalti tersebut dan membuka keunggulan bagi tuan rumah. Sejak saat itu, Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

Australia semakin dominan dengan tambahan gol dari Nishan Velupillay (20'), Jackson Irvine (34', 90'), dan Lewis Miller (61'). Sementara itu, satu-satunya gol hiburan bagi Indonesia dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-78.

Kekalahan ini membuat Indonesia tertahan di peringkat keempat Grup C dengan enam poin dari tujuh pertandingan. Peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 semakin kecil. Namun, harapan masih ada melalui jalur playoff jika Timnas mampu mengamankan posisi ketiga atau keempat klasemen.

Ole Romeny, pencetak satu-satunya gol bagi Indonesia, menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan. Ia menilai bahwa kegagalan penalti di awal laga memberikan keuntungan besar bagi Australia dalam menguasai permainan.

Dengan sisa laga yang ada, Timnas Indonesia harus segera melakukan evaluasi dan meningkatkan performa mereka. Strategi yang lebih matang serta pendekatan yang lebih efektif sangat dibutuhkan agar skuad Garuda tetap memiliki peluang tampil di Piala Dunia 2026.

Para pemain dan staf pelatih kini dituntut untuk bekerja lebih keras dalam mengoptimalkan kekuatan tim di pertandingan mendatang.

Hasil ini menjadi peringatan bagi Timnas Indonesia untuk segera bangkit dan menunjukkan performa terbaik mereka demi menjaga asa berlaga di panggung dunia.

Klasemen Sementara Grup C

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)
Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)

Jepang yang merupakan pemuncak klasemen Grup C sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 setelag menang atas Bahrain 2-0. Mereka mengemas 19 poin dari 7 pertandingan yang sudah dijalani.

Sedangkan di posisi kedua ada Australia yang sukses hajar Timnas Indonesia 1-5. Kini, tim asuhan Tony Popovic mengoleksi 10 poin dari hasil kemenangan itu.

Kemudian di posisi ketiga ada Arab Saudi dengan koleksi 9 poin. Nah, posisi keempat di tempati Timnas Indonesia dengan 6 poin.

Jumlah poin yang dikumpulkan skuad Garuda sama dengan Bahrain dan China yang ada di bawahnya. Melihat persaingan yang ada, Timnas Indonesia tentu tidak lagi boleh kalah di tiga pertandingan sisa.

Selain menghadapi Bahrain, Timnas Indonesia masih akan berhadapan dengan China dan Jepang. Dua laga ini tersaji pada Juni mendatang.

Lawan China harus menang karena bermain di kandang. Lawan Jepang setidaknya bisa menahan seri meski hal ini sangat sulit dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibantai Australia, Kevin Diks hingga Ole Romeny Kirim Pesan untuk Pemain ke-12 Timnas Indonesia

Dibantai Australia, Kevin Diks hingga Ole Romeny Kirim Pesan untuk Pemain ke-12 Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 14:04 WIB

Eks Timnas Gunawan Dwi Cahyo Resmikan Sport Hub, Diharapkan Jadi Pusat Pengembangan Talenta Muda

Eks Timnas Gunawan Dwi Cahyo Resmikan Sport Hub, Diharapkan Jadi Pusat Pengembangan Talenta Muda

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:58 WIB

Ragnar Oratmangoen hingga Kevin Diks Ramai-ramai Bela Shin Tae-yong! Heran dengan Keputusan PSSI

Ragnar Oratmangoen hingga Kevin Diks Ramai-ramai Bela Shin Tae-yong! Heran dengan Keputusan PSSI

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:30 WIB

Shin Tae-yong Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia?

Shin Tae-yong Kembali Jadi Pelatih Timnas Indonesia?

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:09 WIB

Viral Video Erick Thohir Nangis Lihat Timnas Indonesia Dibantai Australia, Benarkah?

Viral Video Erick Thohir Nangis Lihat Timnas Indonesia Dibantai Australia, Benarkah?

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 13:00 WIB

Timnas Indonesia Gelap, 3 Pemain Ini Tetap Bersinar Lawan Australia

Timnas Indonesia Gelap, 3 Pemain Ini Tetap Bersinar Lawan Australia

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 12:53 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×