Marselino Ferdinan Soal Beda Gaya Main Patrick Kluivert dan STY: Saya Tidak Bisa Bicara Banyak

Arif Budi

Sabtu, 22 Maret 2025 | 11:41 WIB
Marselino Ferdinan Soal Beda Gaya Main Patrick Kluivert dan STY: Saya Tidak Bisa Bicara Banyak
Marselino Ferdinan saat membela Timnas Indonesia di laga melawan Australia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)

Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Marselino Ferdinan ditanya bagaimana beda gaya bermain Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong usai laga melawan Australia, Kamis (20/3/2025).

Timnas Indonesia era Patrick Kluivert sudah melakoni pertandingan pertamanya.

Hasilnya skuad Garuda kalah telak digebuk Australia dengan skor 1-5.

Pertandingan itu lantas mendapatkan sorotan karena sebelumnya tim Merah Putih bisa menahan skuad berjuluk The Socceroos di pertemuan pertama.

Kala itu, timnas Indonesia masih ditangani oleh Shin Tae-yong atau STY.

Pemain timnas Indonesia, Marselino Ferdinan. (Instagram/@marselinoferdinan10)
Pemain timnas Indonesia, Marselino Ferdinan ungkap beda gaya main Patrick Kluivert dan STY. (Instagram/@marselinoferdinan10)

Beda hasil tersebut membuat Marselino Ferdinan ditanya soal bagaimana gaya bermain dua pelatih itu.

Pemain Oxford United tersebut lantas mengatakan jawaban singkat.

"Kita tahu kalau Patrick Kluivert dari Eropa dan coach Shin Tae-yong dari Korea," kata Marselino Ferdinan usai pertandingan lawan Australia.

"Jadi bisa dibedakan dari pertandingan dan cara gaya bermain, kita bisa liat sama-sama," imbuhnya.

baca juga

Lebih lenjut, pemain berusia 20 tahun ini mengatakan dirinya tidak bisa berbicara banyak.

Paling penting, Marselino Ferdinan menegaskan evaluasi harus ada serta menerima kekalahan lawan Australia.

"Saya tidak bisa bicara banyak di sini, kita akan evaluasi dan terima kekalahan," ucap Marselino Ferdinan.

Marselino Ferdinan membocorkan apa yang diungkapkan oleh Patrick Kluivert di ruang ganti.

Pasalnya timnas Indonesia suda tertinggal telak 0-3 dari Australia.

Taktik Patrick Kluivert saat timnas Indonesia kalah telak dari Australia dianggap tak efektif oleh Shin Tae-yong. (Kitagaruda.id)
Taktik Patrick Kluivert saat timnas Indonesia kalah telak dari Australia dianggap tak efektif oleh Shin Tae-yong. (Kitagaruda.id)

Patrick Kluivert langsung evaluasi terjadinya gol yang bersarang di gawang Merah Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Kalah Telak, Media Asing: Patrick Kluivert Kehilangan Muka

Timnas Indonesia Kalah Telak, Media Asing: Patrick Kluivert Kehilangan Muka

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 10:45 WIB

Erick Thohir: Kami Terus Mempersiapkan

Erick Thohir: Kami Terus Mempersiapkan

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 10:30 WIB

Media Ekuador: Jordi Cruyff Pemalas

Media Ekuador: Jordi Cruyff Pemalas

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 09:45 WIB

Timnas Indonesia Dibantai Australia, Eliano Reijnders Disemangati Bintang AC Milan

Timnas Indonesia Dibantai Australia, Eliano Reijnders Disemangati Bintang AC Milan

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 08:31 WIB

3 Beban Berat Kevin Diks saat Eksekusi Penalti Lawan Australia, Pantas Jika Gagal?

3 Beban Berat Kevin Diks saat Eksekusi Penalti Lawan Australia, Pantas Jika Gagal?

Your Say | Sabtu, 22 Maret 2025 | 08:02 WIB

Shin Tae-yong Soroti Taktik Kluivert yang Bikin Timnas Indonesia Dipermalukan Australia

Shin Tae-yong Soroti Taktik Kluivert yang Bikin Timnas Indonesia Dipermalukan Australia

Bola | Sabtu, 22 Maret 2025 | 07:23 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×