Timnas Indonesia U-17 Bubar Jalan, Bertemu 2 Bulan Lagi di Piala Dunia U-17 2025

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 19 April 2025 | 12:34 WIB
Timnas Indonesia U-17 Bubar Jalan, Bertemu 2 Bulan Lagi di Piala Dunia U-17 2025
Timnas Indonesia U-17 bersiap menghadapi tantangan besar di Piala Dunia U-17 2025. Setelah menyelesaikan kiprah mereka di ajang Piala Asia U-17 2025 dengan hasil cukup memuaskan, pelatih Nova Arianto langsung menyusun roadmap yang matang untuk menghadapi turnamen kelas dunia tersebut. (pssi.org)

Suara.com - Timnas Indonesia U-17 bersiap menghadapi tantangan besar di Piala Dunia U-17 2025. Setelah menyelesaikan kiprah mereka di ajang Piala Asia U-17 2025 dengan hasil cukup memuaskan, pelatih Nova Arianto langsung menyusun roadmap yang matang untuk menghadapi turnamen kelas dunia tersebut.

Dalam Piala Asia U-17, skuad Garuda Muda berhasil menjadi juara Grup C dan melaju hingga babak perempat final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Korea Utara.

Meskipun gagal melangkah ke semifinal, Indonesia tetap meraih tiket menuju Piala Dunia U-17 2025 di Qatar berkat status juara grup.

Eks Anak Buah STY Bongkar Roadmap Persiapan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2025. [Dok. IG Timnas Indonesia]
Eks Anak Buah STY Bongkar Roadmap Persiapan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2025. [Dok. IG Timnas Indonesia]

Ini menjadi pencapaian yang bersejarah karena merupakan kali pertama Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 melalui jalur kualifikasi resmi.

"Pemain akan libur dahulu. Rencana kita akan libur sekitar dua bulan," kata Nova Arianto.

Setelah perjalanan panjang di ajang regional, para pemain mendapatkan waktu rehat selama dua bulan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi pemulihan dan penyegaran fisik maupun mental.

Usai masa istirahat tersebut, Nova Arianto dan tim pelatih akan mulai mengimplementasikan roadmap persiapan menuju Piala Dunia yang akan digelar pada November 2025.

Menurut rencana awal, pemusatan latihan akan dimulai pada Juli 2025. Fase ini akan menjadi momentum penting dalam menyusun kerangka tim yang lebih kuat dan kompetitif.

Persiapan yang dilakukan tidak hanya mencakup aspek fisik dan teknik, tetapi juga menyentuh pembenahan taktik serta pemilihan komposisi pemain yang lebih ideal untuk level kompetisi dunia.

baca juga

Nova menyadari bahwa tantangan di Piala Dunia U-17 jauh lebih berat dibandingkan turnamen-turnamen regional seperti AFF U-17 maupun Piala Asia U-17.

Timnas Indonesia U-17 dalam laga terakhir Grup C, kontra Afghanistan. (Instagram/timnasindonesia)
Timnas Indonesia U-17 dalam laga terakhir Grup C, kontra Afghanistan. (Instagram/timnasindonesia)

Oleh karena itu, dia menegaskan perlunya penambahan pemain di beberapa posisi strategis. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat, termasuk membuka peluang bagi pemain diaspora yang memiliki darah Indonesia untuk memperkuat skuad Garuda Muda.

Evaluasi mendalam akan dilakukan terhadap penampilan para pemain selama ajang sebelumnya. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor mana saja yang perlu ditingkatkan.

Nova Arianto dan jajaran pelatih akan memanfaatkan waktu yang ada untuk menggelar pemantauan serta menghubungi akademi-akademi sepak bola di dalam dan luar negeri guna mencari potensi tambahan terbaik.

Langkah strategis ini sejalan dengan misi jangka panjang PSSI dalam membangun fondasi tim nasional usia muda yang solid. Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan pemain muda menjadi prioritas utama demi menciptakan regenerasi berkualitas yang bisa berkontribusi bagi Timnas senior di masa depan.

Piala Dunia U-17 2025 di Qatar akan menjadi panggung krusial bagi para pemain muda Indonesia. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan di level tertinggi, turnamen ini juga menjadi tolok ukur sejauh mana pembinaan usia muda Indonesia telah berkembang.

Partisipasi di ajang ini bukan sekadar pencapaian, tetapi peluang besar untuk menunjukkan jati diri bangsa di mata dunia.

Dengan persiapan yang lebih terstruktur dan fokus pada peningkatan kualitas individu serta kerja sama tim, harapan masyarakat Indonesia terhadap prestasi Garuda Muda di Qatar semakin tinggi. Semua mata akan tertuju pada kiprah anak-anak muda tanah air yang akan membawa nama bangsa di kancah internasional.

Dalam Piala Asia U-17, skuad Garuda Muda berhasil menjadi juara Grup C dan melaju hingga babak perempat final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Korea Utara.

Meskipun gagal melangkah ke semifinal, Indonesia tetap meraih tiket menuju Piala Dunia U-17 2025 di Qatar berkat status juara grup.

Ini menjadi pencapaian yang bersejarah karena merupakan kali pertama Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 melalui jalur kualifikasi resmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Berbaju Timnas Indonesia Injak Situs Artefak Batu Kenteng Songo di Puncak Merbabu

Viral Pria Berbaju Timnas Indonesia Injak Situs Artefak Batu Kenteng Songo di Puncak Merbabu

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 10:53 WIB

Jadwal Pertandingan Pemain Keturunan Timnas Indonesia Sabtu dan Minggu Ini 19-20 April 2025

Jadwal Pertandingan Pemain Keturunan Timnas Indonesia Sabtu dan Minggu Ini 19-20 April 2025

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 23:04 WIB

Pascal Struijk Bertemu Patrick Kluivert, 4 Kelebihannya Bisa Jadi Aset Emas Timnas Indonesia

Pascal Struijk Bertemu Patrick Kluivert, 4 Kelebihannya Bisa Jadi Aset Emas Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 09:12 WIB

Terkini

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

×