Calvin Verdonk Akhirnya Menyerah: Saya Tidak Sanggup Main

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 20 April 2025 | 10:28 WIB
Calvin Verdonk Akhirnya Menyerah: Saya Tidak Sanggup Main
Salah satunya adalah bek naturalisasi Indonesia, Calvin Verdonk, yang saat ini masih memperkuat NEC Nijmegen di Eredivisie Belanda. [Dok. IG Calvin Verdonk]

Suara.com - Calvin Verdonk menyerah. Menjelang berakhirnya musim kompetisi Eropa, berbagai isu transfer mulai memanas. Tidak hanya pemain-pemain dari liga-liga top, sejumlah nama dari timnas Indonesia juga ikut menjadi sorotan. Salah satunya adalah bek naturalisasi Indonesia, Calvin Verdonk, yang saat ini masih memperkuat NEC Nijmegen di Eredivisie Belanda.

Meskipun masih memiliki kontrak hingga tahun 2028 bersama NEC, Calvin Verdonk tidak menutup kemungkinan untuk mencoba tantangan baru di luar Belanda. Namun, ia telah memastikan dua negara yang tidak akan menjadi destinasi kariernya di masa depan: Inggris dan Portugal.

Pemain kelahiran 26 April 1997 ini mengakui bahwa keputusan terkait kelanjutan kariernya bukan semata-mata soal ambisi, tetapi juga berkaitan dengan kondisi fisik, kenyamanan pribadi, dan stabilitas finansial. Dalam sebuah wawancara bersama media Belanda, ia menyebutkan bahwa Premier League bukanlah pilihan realistis baginya.

Thom Haye dan Calvin Verdonk, dua pemain andalan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. (pssi.org)
Thom Haye dan Calvin Verdonk, dua pemain andalan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. (pssi.org)

Menurutnya, intensitas dan kecepatan permainan di liga Inggris terlalu tinggi, dan membutuhkan kondisi fisik yang luar biasa untuk bisa bersaing di sana.

Sebaliknya, Bundesliga Jerman menjadi salah satu liga yang masih dipertimbangkannya. Ia melihat kompetisi di sana masih memungkinkan bagi pemain seperti dirinya untuk beradaptasi.

Selain itu, Verdonk juga mempertimbangkan Serie A Italia dan La Liga Spanyol, meskipun ia belum terlalu mengenal karakter permainan di Serie A.

Untuk La Liga, ia melihat ada peluang terutama di klub-klub papan tengah dan bawah, karena minimnya pemain asal Belanda yang berkarier di sana.

"Saya rasa saya tidak sanggup bermain Liga Primer. Semuanya berjalan begitu cepat dan sangat membutuhkan fisik dengan banyak pertandingan. Mungkin di Bundesliga,” ujar Calvin Verdonk dikutip lama Forza NEC, dikutip Minggu (20/4/2025).

Timnas Indonesia Calvin Verdonk saat menghadapi Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. PSSI]
Timnas Indonesia Calvin Verdonk saat menghadapi Bahrain dalam laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. [Dok. PSSI]

Portugal secara tegas dikesampingkan oleh Verdonk. Ia memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat memperkuat klub Primeira Liga, Famalicao, dari 2020 hingga 2022.

baca juga

Masa itu bertepatan dengan puncak pandemi COVID-19, yang memperparah kesulitan adaptasinya. Minimnya komunikasi karena perbedaan bahasa dan kultur membuatnya merasa asing, bahkan di luar lapangan.

Faktor kenyamanan pribadi ternyata menjadi hal krusial bagi Verdonk. Ia mengungkapkan bahwa kondisi non-teknis seperti hubungan sosial dan suasana tempat tinggal sangat berpengaruh terhadap performanya di atas lapangan.

Di Belanda, ia merasa nyaman dan hal itu tercermin dari penampilannya yang stabil bersama NEC Nijmegen.

Sebagai salah satu pemain keturunan yang menjadi bagian penting timnas Indonesia, masa depan Verdonk cukup dinantikan oleh para penggemar.

Meski belum ada tawaran konkret dari klub luar, namun wacana kepindahan tetap terbuka mengingat usianya yang kini menginjak 28 tahun—fase yang kerap menjadi titik penentu bagi pesepakbola untuk mengambil keputusan besar dalam kariernya.

Pemain naturalisasi Calvin Verdonk ketika membela Timnas Indonesia menghadapi Australia (instagram.com/c.verdonk)
Pemain naturalisasi Calvin Verdonk ketika membela Timnas Indonesia menghadapi Australia (instagram.com/c.verdonk)

Seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap pemain diaspora di skuad Garuda, banyak klub yang mulai melirik potensi para pemain seperti Verdonk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Itu Bernama Zhang Yuning, Teman Kevin Diks Pernah Bikin Malu Timnas Indonesia Era STY

Ancaman Itu Bernama Zhang Yuning, Teman Kevin Diks Pernah Bikin Malu Timnas Indonesia Era STY

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 08:57 WIB

Akhirnya Erick Thohir Bicara Rencana Timnas Indonesia U-17 Tambah Pemain Naturalisasi

Akhirnya Erick Thohir Bicara Rencana Timnas Indonesia U-17 Tambah Pemain Naturalisasi

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 08:25 WIB

Elkan Baggott Jadi Kunci Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Makin Menggila di Liga Inggris

Elkan Baggott Jadi Kunci Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Makin Menggila di Liga Inggris

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 07:41 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×