Taktik MU Vs Lyon Dicontek Alex Pastoor, Bakal Diterapkan untuk Timnas Indonesia?

Arief Apriadi

Minggu, 20 April 2025 | 14:58 WIB
Taktik MU Vs Lyon Dicontek Alex Pastoor, Bakal Diterapkan untuk Timnas Indonesia?
Taktik MU Vs Lyon Dicontek Alex Pastoor, Bakal Diterapkan untuk Timnas Indonesia? (Dok. Almere City)

Suara.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, baru-baru ini terlihat hadir langsung di Stadion Old Trafford saat Manchester United menghadapi Olympique Lyon dalam laga leg kedua perempat final Liga Europa 2024/2025.

Pertandingan yang digelar pada Jumat (18/4) dini hari WIB itu menyajikan drama luar biasa, di mana Setan Merah menang dengan skor 5-4 lewat babak perpanjangan waktu.

Meski datang dalam kapasitasnya sebagai analis taktik untuk saluran olahraga Belanda, Ziggo Sport, kehadiran Pastoor memicu spekulasi menarik di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Banyak yang bertanya-tanya: apakah strategi yang ia pelajari dari laga sengit tersebut akan dibawa dan diterapkan untuk Timnas Indonesia?

Alex Pastoor memang bukan sosok asing dalam dunia taktik sepak bola Eropa. Dijuluki "Sang Profesor" oleh banyak pihak, ia dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan analitis dan metodologis yang tajam.

Kehadirannya di jajaran pelatih Timnas Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa Skuad Garuda kini tengah menjalani transformasi besar, terutama dalam hal strategi dan pendekatan permainan.

Pastoor bergabung bersama Patrick Kluivert sebagai kepala pelatih, serta Denny Landzaat dan Gerald Vanenburg dalam tim pelatih.

Kombinasi ini menciptakan harapan tinggi dari publik sepak bola nasional bahwa Indonesia bisa tampil lebih kompetitif di level internasional.

Kehadiran Pastoor langsung mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Media sosial ramai dengan pujian dan rasa optimistis atas langkah cepat PSSI dalam merekrut pelatih berpengalaman tersebut.

“Dari awal udah kelihatan, tim pelatih Timnas sekarang emang keren banget,” tulis seorang warganet.

Netizen lain mengungkapkan kebanggaannya, “Gak nyangka, bangga banget Pastoor sekarang bagian dari kita. Ini langkah besar buat sepak bola Indonesia.”

Tak sedikit pula yang menilai bahwa pelatih sekelas Pastoor adalah aset berharga yang tak boleh disia-siakan. “Untung langsung direkrut, kalau enggak pasti nyesel. Orang kayak gini gak bisa dilewatkan,” ujar komentar lain.

Filosofi Taktik Alex Pastoor

Asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor menjadi analis pertandingan untuk laga Man United vs Lyon di Liga Europa. (Instagram/@nusantara.ballers)
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, baru-baru ini terlihat hadir langsung di Stadion Old Trafford saat Manchester United menghadapi Olympique Lyon dalam laga leg kedua perempat final Liga Europa 2024/2025.. (Instagram/@nusantara.ballers)

Dalam berbagai kesempatan, Alex Pastoor menegaskan bahwa dirinya bukan penganut formasi tunggal. Ia lebih menekankan pentingnya fleksibilitas dan efektivitas strategi dibanding terpaku pada angka-angka formasi di atas kertas.

"Formasi hanyalah alat. Yang terpenting adalah bagaimana strategi itu diterapkan oleh pemain di lapangan. Saya tidak peduli apakah harus pakai formasi 5-3-2 atau bahkan 9-0-1, selama bisa menang, saya akan ambil," ujar Pastoor dalam wawancara bersama kanal YouTube Love Televisie.

Ia mencontohkan bahwa formasi yang terkesan defensif seperti 5-3-2 bisa saja menghasilkan permainan menyerang, tergantung bagaimana para pemain mengimplementasikannya. Pandangan ini menunjukkan betapa pentingnya pemahaman taktik yang mendalam di era sepak bola modern.

Bersama Patrick Kluivert, Pastoor membawa misi besar: membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026. Sebuah ambisi yang mungkin terdengar berani, tetapi bukan tidak mungkin dicapai, apalagi dengan dukungan staf pelatih yang berpengalaman di Eropa.

Pastoor menyadari bahwa melatih tim nasional berbeda dengan menangani klub. Keterbatasan waktu persiapan menuntut pendekatan yang lebih cermat dan strategis.

Karena itu, ia aktif berdiskusi dan bertukar ilmu dengan pelatih-pelatih elite dunia demi terus mengasah kemampuannya.

“Waktu dengan pemain sangat terbatas, jadi semua harus efisien, termasuk komunikasi dan taktik,” ungkapnya.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patrick Kluivert Potensi Lepas 2 Pemain Timnas Indonesia ke Malaysia

Patrick Kluivert Potensi Lepas 2 Pemain Timnas Indonesia ke Malaysia

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 11:19 WIB

Ole Romeny Tampil Kikuk Dihadapan Pemain Keturunan dan Trio Pelatih Belanda

Ole Romeny Tampil Kikuk Dihadapan Pemain Keturunan dan Trio Pelatih Belanda

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 11:06 WIB

Calvin Verdonk Akhirnya Menyerah: Saya Tidak Sanggup Main

Calvin Verdonk Akhirnya Menyerah: Saya Tidak Sanggup Main

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 10:28 WIB

Terkini

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:49 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:05 WIB

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Pep Guardiola: Liverpool Era Jurgen Klopp Adalah Mimpi Buruk

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:05 WIB

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Anthony Gordon ke Camp Nou dengan Mahar Rp1,2 Triliun, Sayap Kiri Barcelona Kian Sengit

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:38 WIB

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Dari Persija ke Timnas Indonesia, Mimpi Eksel Runtukahu Akhirnya Jadi Kenyataan

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:26 WIB

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Persebaya Buka Suara Usai Disebut Bakal Disokong Pemerintah Kota Surabaya Buat Juara

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:16 WIB

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:05 WIB

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:14 WIB

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB