Debut Manis 2 Tim Putri Indonesia, Langsung Rebut Runner-up di JSSL Singapore 7s 2025

Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 21 April 2025 | 10:56 WIB
Debut Manis 2 Tim Putri Indonesia, Langsung Rebut Runner-up di JSSL Singapore 7s 2025
Sepanjang babak kualifikasi (17 - 19 April) HydroPlus Strikers mampu berada di peringkat kedua dengan torehan 21 poin. Dari sembilan pertandingan, mereka berhasil menang enam kali, seri tiga kali, dan tidak pernah kalah sekali pun. Tercatat 18 gol sukses tercipta dan hanya kebobolan dua gol. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Penampilan perdana dua tim putri Indonesia di ajang JSSL Singapore 7’s 2025 membuahkan hasil manis. Tim U-14 HydroPlus Strikers dan tim U-12 MilkLife Shakers sukses menyabet posisi runner-up pada turnamen sepak bola internasional bergengsi yang dihelat di The Arena, Singapura, Minggu (20/4).

Sebagai debutan dalam kompetisi yang disebut sebagai turnamen sepak bola usia muda terbesar di Asia, capaian ini mencuri perhatian. Keduanya menunjukkan performa luar biasa hingga mampu melaju ke partai final, meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan tim tuan rumah.

HydroPlus Strikers tampil stabil sepanjang babak penyisihan (17–19 April) dengan rekor mengesankan: 6 kemenangan dan 3 hasil imbang dari 9 laga. Mereka tak pernah menelan kekalahan dan mencatatkan selisih gol 18-2, yang membawa mereka ke posisi kedua klasemen.

Di sisi lain, MilkLife Shakers tampil lebih dominan di kategori U-12. Mereka memuncaki Grup A dengan koleksi poin sempurna (21 poin) dari 7 kemenangan tanpa kebobolan satu gol pun. Tak tanggung-tanggung, total 28 gol berhasil mereka lesakkan ke gawang lawan.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian kedua tim. Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar soal posisi di klasemen, melainkan juga soal pengalaman berharga dalam mengukur kemampuan para pemain muda.

"Meski belum menjadi juara, performa mereka sudah sangat memuaskan. Ini adalah batu loncatan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi lagi," ujar Teddy.

Teddy juga menyebut bahwa gaya bermain kedua tim mendapat banyak pujian dari pelatih, atlet, dan suporter tim lawan. Hal ini menjadi bukti bahwa para pemain muda Indonesia memiliki potensi besar yang patut diperhitungkan.

Partai final menghadirkan tantangan tersendiri. Dengan dua lapangan disatukan menjadi satu area besar (50x60 meter), para pemain harus mengerahkan tenaga ekstra. Di semifinal, HydroPlus Strikers mengalahkan National Development Center (NDC) A Singapura dengan skor 1-0 berkat gol Kesya A. M. Nian. Namun, mereka tumbang di final oleh Lion City Sailors dengan skor 0-2.

Bek andalan HydroPlus Strikers, Kazumi Z. A. Nurlan, menyebut ukuran lapangan yang lebih besar sebagai salah satu kendala utama. Meski kelelahan, siswi SDN 203 Kacapiring Bandung itu mengaku mendapat banyak pelajaran penting dari turnamen ini.

Di jalur U-12, MilkLife Shakers tampil garang. Mereka menggulung Lion City Sailors 3-0 di perempat final lewat gol Albianca Raula, Rere Zenita Farza, dan Giada Soebianto. Di semifinal, giliran Singapore Football Club yang jadi korban dengan skor identik. Namun, langkah mereka terhenti di final setelah kalah tipis 0-1 dari NDC A Singapura.

Kekalahan ini menjadi momen emosional bagi para pemain. Locita Waranggani Olah Nismara, yang menjaga gawang tanpa kebobolan sejak awal turnamen, tak kuasa menahan tangis. Namun ia tetap bersyukur atas perjalanan luar biasa timnya dan dukungan keluarganya yang hadir langsung di Singapura.

"Kami gak takut lawan yang posturnya lebih besar, karena skill kami bisa diadu. Hasil ini juga karena dukungan mama dan kakak yang sudah datang dari hari Kamis," tutur siswi SDN Pacarkeling V Surabaya itu.

Pelatih kepala Timo Scheunemann memuji kerja keras para pemain dan menyebut turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk mental dan meningkatkan kemampuan. Ia berharap ke depan, tim bisa tampil lebih optimal saat kembali bertemu lawan internasional.

Capaian ini juga tak lepas dari kontribusi jajaran pelatih dan ofisial seperti Asep Sunarya (Head Coach Assistant), Maya Susmita (Asisten Pelatih U-12), Yayat Hidayat (Asisten Pelatih U-14), dan Edi Supriyanto (Manajer Tim).

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka, para pemain diberi kesempatan menjelajah ikon wisata Singapura. Tempat seperti Marina Bay Sands, Merlion Park, dan Universal Studios menjadi destinasi pelepas penat sebelum kembali ke Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil JSSL Singapore 7s 2025: HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers Raih Runner-up

Hasil JSSL Singapore 7s 2025: HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers Raih Runner-up

Bola | Minggu, 20 April 2025 | 21:26 WIB

JSSL Singapore 7s 2025: Asa HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers Menuju Final

JSSL Singapore 7s 2025: Asa HydroPlus Strikers dan MilkLife Shakers Menuju Final

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 23:16 WIB

Tim Putri Indonesia Kokoh di Puncak Klasemen JSSL Singapore 7's 2025, Laga Penentu Menanti

Tim Putri Indonesia Kokoh di Puncak Klasemen JSSL Singapore 7's 2025, Laga Penentu Menanti

Bola | Sabtu, 19 April 2025 | 09:33 WIB

Terkini

Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!

Pakar Hukum: Dean James Tidak Memenuhi Syarat untuk Main!

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Setelah Dean James, Nathan Tjoe-A-On Juga Digugat Soal Status Kewarganegaraan

Setelah Dean James, Nathan Tjoe-A-On Juga Digugat Soal Status Kewarganegaraan

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:06 WIB

Kiat John Herdman Cegah Pemain Timnas Indonesia Naik Berat Badan Pasca Libur Lebaran

Kiat John Herdman Cegah Pemain Timnas Indonesia Naik Berat Badan Pasca Libur Lebaran

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01 WIB

Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS

Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:15 WIB

Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia

Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:56 WIB

Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas

Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:52 WIB

Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho

Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:07 WIB

Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis

Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:53 WIB

Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun

Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:45 WIB

Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia

Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:31 WIB