Misteri Posisi Direktur Teknik, PSSI Buka-bukaan

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 30 April 2025 | 11:09 WIB
Misteri Posisi Direktur Teknik, PSSI Buka-bukaan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka-bukaan bahwa sosok yang akan mengisi posisi direktur teknik masih dalam proses pencarian dan belum diputuskan. [Instagram]

Suara.com - Jabatan Direktur Teknik PSSI sampai saat ini masih kosong. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka-bukaan bahwa sosok yang akan mengisi posisi strategis tersebut masih dalam proses pencarian dan belum diputuskan.

Sudah cukup lama PSSI tidak memiliki Direktur Teknik definitif. Orang terakhir yang menjabat posisi ini adalah Indra Sjafri, yang mundur dari jabatan tersebut lantaran dipercaya menjadi pelatih Timnas Indonesia U-20 di ajang Piala Asia U-20 2025.

Namun, penampilan tim asuhannya dinilai mengecewakan, karena gagal mencapai target lolos ke Piala Dunia U-20 2025.

Akibat hasil buruk tersebut, PSSI memutuskan mencopot Indra Sjafri dari kursi pelatih Timnas U-20. Meski demikian, pelatih asal Sumatera Barat itu masih tetap bertugas di lingkungan PSSI dan menjadi bagian dari tim teknik federasi, perannya sudah ada bahkan sejak sebelum Erick Thohir menjabat sebagai ketua umum.

Hingga kini, posisi Direktur Teknik tetap lowong. Dalam beberapa bulan terakhir, PSSI justru lebih dulu menunjuk Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis untuk federasi. Penunjukan Cruyff memunculkan spekulasi bahwa federasi lebih fokus pada pembenahan struktur dan strategi jangka panjang Timnas, ketimbang terburu-buru menunjuk direktur teknik.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (pssi.org)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (pssi.org)

Erick Thohir sendiri meminta publik bersabar dan memastikan bahwa keputusan penunjukan akan dilakukan secara cermat.

"Ya (posisi direktur teknik) masih nyari. Sabar," kata Erick Thohir di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (30/4/2025).

Posisi Direktur Teknik memang memiliki peran vital dalam pengembangan sepak bola nasional. Selain menyusun program pembinaan, orang yang duduk di kursi ini bertanggung jawab terhadap arah teknis dan filosofi permainan dari seluruh jenjang Timnas Indonesia, mulai dari U-17, U-20, U-23, hingga tim senior.

Tugas berat juga menanti, mengingat kalender sepak bola nasional dan internasional tahun 2025 cukup padat. Timnas kelompok umur akan menghadapi berbagai turnamen kualifikasi, sementara tim senior masih dalam perjuangan lolos ke Piala Dunia 2026, melanjutkan kiprah gemilang mereka di bawah pelatih Shin Tae-yong.

baca juga
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kiri) dan Penasihat Teknis Timnas Indonesia Jordi Cruyff (kanan) berpose usai acara perkenalan penasihat teknis Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (11/3/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/nym]
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kiri) dan Penasihat Teknis Timnas Indonesia Jordi Cruyff (kanan) berpose usai acara perkenalan penasihat teknis Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (11/3/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/nym]

PSSI diyakini tengah mempertimbangkan sosok dengan latar belakang kuat dalam pengembangan pemain usia muda, memahami kultur sepak bola Indonesia, serta mampu bersinergi dengan pelatih kepala Timnas.

Direktur Teknik dibutuhkan supaya lebih tertata kepengurusannya. Selain Timnas Indonesia U-17 yang berjuang di Piala Dunia U-17 2025, masih ada Timnas Indonesia U-23 yang akan menjalani kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada September 2025.

Lalu Piala AFF U-23 pada Agustus dan SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang. Timnas Indonesia senior juga masih punya dua laga di lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra China dan Jepang pada Juni mendatang.

Timnas Indonesia terlebih dahulu akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025. Kemudian lima hari berikutnya, Jay Idzes dan kawan-kawan bertandang ke markas Jepang.

Jika Timnas Indonesia lolos ke babak keempat tentu agenda akan bertambah. Oleh sebab itu sosok direktur teknik sangat diperlukan.

"Oleh karenanya, setelah ada Jordi Cruyff sebagai penasehat teknis, kita segerakan kehadiran dirtek untuk memformulasikan program pembinaan prestasi yang kontinyu," ujar Erick Thohir beberapa waktu lalu.

"Jordi Cruyff sudah punya petanya setelah dia dikontrak dan bekerja. Hal itu siap dibahas lebih lanjut dengan Dirtek PSSI," pungkas Erick Thohir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Terkini Shayne Pattynama, Jadi Rebutan Dua Klub Liga 1 Indonesia

Harga Terkini Shayne Pattynama, Jadi Rebutan Dua Klub Liga 1 Indonesia

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 11:05 WIB

PSSI Siap Cabut Larangan Suporter Tandang, tapi Ogah Tanggung Risiko Tragedi Kanjuruhan Terulang

PSSI Siap Cabut Larangan Suporter Tandang, tapi Ogah Tanggung Risiko Tragedi Kanjuruhan Terulang

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 10:54 WIB

Peringatkan China, Media Vietnam Bahas Potensi Ganas 3 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia

Peringatkan China, Media Vietnam Bahas Potensi Ganas 3 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 10:39 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×