Akhirnya Buka Suara, Pelatih Oxford United Akui Ole Romeny Bukan Pemain Terbaik

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 30 April 2025 | 12:07 WIB
Akhirnya Buka Suara, Pelatih Oxford United Akui Ole Romeny Bukan Pemain Terbaik
Sisi Lain Patrick Kluivert Diumbar Ole Romeny: Dia Paham Apa Itu Kebebasan [Instagram Ole Romeny]

Suara.com - Pelatih Oxford United Gary Rowett akhirnya buka suara soal status pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny. Ia mengaku Ole bukan pemain terbaik yang didatangkan klub pada periode bursa transfer musim dingin 2025.

Sekadar informasi, Oxford United boyong lima pemain di bursa transfer Januari 2025. Selain Ole Romeny, empat pemain lainnya adalah Michal Helik, Tom Bradshaw, Stanley Mills, dan Alex Matos.

Untuk Alex Matos didatangkan dengan status pinjaman dari Chelsea. Untuk Ole Romeny diboyong dari FC Utrecht yang berkompetisi di Eredivisie, Belanda.

Ole Romeny mengaku tertekan di awal gabung timnas Indonesia. (Instagram/@oleromeny)
Ole Romeny mengaku tertekan di awal gabung timnas Indonesia. (Instagram/@oleromeny)

Ole Romeny menjadi pemain termahal Oxford United dalam daftar rekrutan baru di bulan Januari 2025. Meski begitu, sang pemain ternyata bukan yang terbaik menurut Gary Rowett.

Michal Helik adalah pemain yang disebut sang juru formasi sebagai rekrutan terbaik di Januari 2025. Sejak didatangkan Helik memang banyak memberikan kontribusi untuk tim.

Michal Helik berposisi sebagai bek. Sebagai pemain belakang, ia bisa mencetak empat gol dari 19 pertandingan yang sudah dijalankan.

“Dia (Michal Helik) benar-benar pemain yang luar biasa. Dia pria yang hebat, ia pemimpin yang hebat. Anda lihat gol-golnya yang sangat penting,” kata Gary Rowett, dikutip dari Oxford Mail.

“Yang ingin saya katakan, saya rasa saya pribadi belum pernah melakukan perekrutan yang lebih baik pada bulan Januari sepanjang karier saya. Dia luar biasa,” tambahnya.

Nasib miris dialami penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny di Oxford United. Sejak mencetak gol bunuh diri, ia tidak lagi pernah dimainkan pelatih sampai dengan saat ini. (IG Ole Romeny)
Nasib miris dialami penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny di Oxford United. Sejak mencetak gol bunuh diri, ia tidak lagi pernah dimainkan pelatih sampai dengan saat ini. (IG Ole Romeny)

Wajar, jika Gary Rowett memilih Helik ketimbang Ole Romeny. Sebagai penyerang, Romeny kalah dalam urusan mencetak gol dari Helik.

baca juga

Harapan tinggi mengiringi kepindahan Ole Romeny ke klub Oxford United pada bursa transfer Januari 2025. Penyerang naturalisasi Timnas Indonesia itu bahkan didatangkan dengan memecahkan rekor transfer klub, sebuah sinyal bahwa manajemen Oxford menaruh ekspektasi besar pada kontribusinya. Namun kenyataannya, sejauh ini karier Romeny di Inggris belum berjalan mulus.

Sejak bergabung, Romeny tampak kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan sepak bola Inggris, yang dikenal lebih cepat dan fisik. Ia baru mencetak satu gol sejak kepindahannya, dan kontribusinya di lapangan pun terbatas.

Pada awal kedatangannya, pemain berusia 24 tahun itu beberapa kali tidak masuk skuad pertandingan, bahkan hanya menjadi penghangat bangku cadangan dalam sejumlah laga. Ketika dimainkan pun, Romeny lebih sering turun sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.

Ole Romeny diturunkan sebagai starter dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Oxford, 1-0 itu. (ig Ole Romeny)
Ole Romeny diturunkan sebagai starter dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Oxford, 1-0 itu. (ig Ole Romeny)

Situasinya makin mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir. Dalam empat pertandingan terakhir Oxford United, Romeny tiga kali hanya duduk di bangku cadangan tanpa dimainkan, dan hanya sekali diturunkan, itu pun selama 25 menit saja. Kondisi ini memunculkan tanda tanya soal kepercayaan pelatih terhadap dirinya dan prospeknya di sisa musim.

Padahal, dengan statusnya sebagai pemain termahal yang pernah direkrut klub, publik berharap Romeny bisa segera menjadi andalan lini depan Oxford. Namun, minimnya menit bermain membuat posisinya semakin terjepit di tengah persaingan ketat di skuad utama.

Bagi Timnas Indonesia, situasi ini tentu juga menjadi perhatian, apalagi Romeny diproyeksikan menjadi tulang punggung tim dalam laga-laga penting seperti kualifikasi Piala Dunia 2026. Minimnya jam terbang bisa berdampak pada performanya saat membela Merah Putih.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pelatih Oxford United mengenai alasan di balik minimnya penggunaan Ole Romeny. Namun yang jelas, sang pemain harus segera membalikkan keadaan jika ingin mendapatkan kepercayaan dan kembali bersinar, baik di level klub maupun tim nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Demyan Oosterhuis, Bek Jangkung Keturunan Indonesia yang Resmi Gabung FC Dordrecht

Profil Demyan Oosterhuis, Bek Jangkung Keturunan Indonesia yang Resmi Gabung FC Dordrecht

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 11:57 WIB

Calvin Verdonk: Di Indonesia Saya seperti Superstar

Calvin Verdonk: Di Indonesia Saya seperti Superstar

Bola | Rabu, 30 April 2025 | 11:50 WIB

Joey Pelupessy Ungkap Mimpinya di Timnas Indonesia, Target Piala Dunia?

Joey Pelupessy Ungkap Mimpinya di Timnas Indonesia, Target Piala Dunia?

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 11:25 WIB

Terkini

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:41 WIB

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Era Mobil Bensin Terancam Usai: Mobil Pembakaran Internal Perlahan Sirna di China

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 15:40 WIB

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

Bukan Warga Lokal, Jasad Misterius di Enggano Diuji DNA, Terkait Jurnalis Krakatau?

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:38 WIB

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Kabut Asap, Citilink Berputar-putar Sebelum Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:36 WIB

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

9 Jam Melawan Maut di Masalembo, Cerita 5 ABK KM Virgo Bertahan Hidup Berbekal Tabung Elpiji Kosong

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:31 WIB

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Trik Dapatkan Tiket VIP ZAP Fest Lewat Promo Top Up Saldo BRI

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:30 WIB

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

Peserta JKN Capai 284 Juta, Cak Imin Soroti Tantangan Layanan Kesehatan yang Setara

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:28 WIB

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

×