Ole Romeny di babak pertama tercatat melepaskan 74 persen passing akurat. Pada menit ke-82, Swansea City mencetak gol ketiga lewat aksi Liam Cullen.
Oxford United tak menyerah di masa injury time, Przemysaw Pacheta mencetak gol penyama kedudukan menjadi 3-3.
Hingga akhir babak kedua, Ole Romeny dkk meraih satu poin di kandang Swansea City,
Pada menit ke-77, pelatih Gary Rowett menarik keluar Ole Romeny. Ia digantikan rekannya di Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.
Namun masuknya Marselino Ferdinan belum mampu membawa Oxford United bisa meraih tiga poin.
Susunan pemain:
Swansea: Lawrence Vigouroux, Ben Cabango, Hannes Delcroix, Josh Tymon, Joshua Key, Gonçalo Franco, Joe Allen, Ronald Martins, Lewis O'Brien, Eom Ji-sung, Vipotnik
Pelatih: Alan Sheehan
Oxford United: Matt Ingram, Elliott Moore, Hidde ter Avest, Micha Helik, Greg Leigh, Stanley Mills, Cameron Brannagan. Alex Matos, Tyler Goodrham, Rúben Rodrigues, Ole Romeny
Pelatih: Gary Rowett

Ole Romeny dan Marselino Ferdinan Raih Penghargaan
Dua pemain timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny mendapatkan penghargaan di Oxford United.
Divisi Championship atau kasta kedua Liga Inggris menyisakan satu pertandingan lagi.
Oxford United dipastikan terhindar dari degradasi untuk musim ini.
Tim asuhan Gary Rowwet berada di posisi ke-17 klasemen dengan perolehan 52 poin.
Perolehan angka klub berjuluk The Us ini tak bisa dikejar oleh tim yang berada di zona degradasi.
Atas pencapaian lolos dari jurang degradasi, Oxford United mengadakan acara.
Nah, dua pemain timnas Indonesia yaitu Marselino Ferdinan dan Ole Romeny ikut hadir.
Menariknya dua penggawa skuad Garuda tersebut juga mendapatkan penghargaan.
Apresiasi tersebut diberikan karena pengaruh kedua pemain timnas Indonesia bisa mendatangkan engagement di akun media sosial klub.
"Hanya kalian berdua yang harus diakui untuk ini, kalian gabung musim ini dan bagi kamu tim media sosial bisa memberikan dorongan dan membuat perbedaan," ucap perwakilan dari Oxford United.
