Resmi! Yakob Sayuri dan Yance Sayuri Somasi Netizen karena Komentar Rasis

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 04 Mei 2025 | 15:43 WIB
Resmi! Yakob Sayuri dan Yance Sayuri Somasi Netizen karena Komentar Rasis
Pemain timnas Indonesia Yakob Sayuri dan kembarannya Yance Sayuri resmi bergabung dengan Malut United, Minggu (16/6/2024). (Instagram/Malutunitedfc)

Suara.com - Dunia sepak bola Indonesia kembali diguncang, bukan karena gol spektakuler atau drama di atas lapangan, melainkan karena kasus ujaran kebencian yang menyerang dua pemain Malut United, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. Kedua pemain tersebut mendapat serangan komentar bernada rasis di media sosial setelah timnya sukses menundukkan Persib Bandung dalam laga pekan ke-31 Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (2/5).

Kemenangan Malut United lewat gol tunggal Wahyu Prasetyo di menit ke-65 menjadi pencapaian penting. Namun, euforia kemenangan tersebut ternoda ketika akun Instagram pribadi Yakob dan Yance dibanjiri komentar yang tidak hanya menghina, tetapi juga menyerang secara personal dan rasial.

Tak tinggal diam, Yakob dan Yance mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi terhadap beberapa akun media sosial yang teridentifikasi menyebarkan ujaran kebencian.

Aksi Yance Sayuri dalam pertandingan melawan Bali United. (Dok. Bali United)
Aksi Yance Sayuri dalam pertandingan melawan Bali United. (Dok. Bali United)

Somasi ini difasilitasi langsung oleh Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), yang memberikan dukungan penuh terhadap tindakan hukum tersebut.

APPI menyampaikan bahwa kedua pemain telah menjadi korban ujaran rasis dan kebencian, tidak hanya terhadap pribadi mereka, tetapi juga keluarga mereka.

Dalam somasi terbuka tersebut, enam akun Instagram disebut secara eksplisit karena dianggap telah mengirimkan pesan yang mengandung unsur penghinaan dan ujaran kebencian, baik melalui kolom komentar maupun pesan langsung (DM).

"Somasi atau teguran terbuka dari Yakob dan Yance Sayuri yang mendapatkan ujaran kebencian dan rasis terhadap diri pribadi, anak, dan keluarga. Kami bersama Yakob dan Yance Sayuri," tulis APPI.

Di antara akun yang disebut dalam somasi antara lain adalah @pikz97, @anggarama88, @rio.ramdani, @hadifikri04, @gcattur, dan @kadekagung45. Beberapa di antaranya bahkan mengirimkan pesan pribadi yang dilaporkan mengandung kata-kata yang sangat tidak pantas.

Yakob Sayuri mencetak hattrick bersama timnya Malut United saat mengalahkan Persis Solo, 3-1 dalam lanjutan Liga 1 2024/2025, Sabtu (12/4/2025). (IG Yakob Sayuri)
Yakob Sayuri mencetak hattrick bersama timnya Malut United saat mengalahkan Persis Solo, 3-1 dalam lanjutan Liga 1 2024/2025, Sabtu (12/4/2025). (IG Yakob Sayuri)

Dalam surat somasi tersebut, Yakob dan Yance memberikan batas waktu 1x24 jam kepada para pelaku untuk menemui mereka secara langsung dan meminta maaf atas tindakan mereka. Jika tidak ada itikad baik, maka proses hukum pidana akan ditempuh sebagai konsekuensinya.

baca juga

Tindakan tegas ini menandai babak baru dalam penegakan etika dan hukum di lingkungan sepak bola nasional.

Bukan hanya tentang permainan di lapangan, tapi juga tentang bagaimana seluruh elemen sepak bola, termasuk suporter dan netizen, harus menjaga ruang digital tetap sehat dan bebas dari ujaran kebencian.

Fenomena komentar rasis bukanlah hal baru di jagat maya, terutama dalam konteks olahraga.

Banyak pemain sepak bola, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi sasaran serangan yang tidak manusiawi hanya karena hasil pertandingan atau perbedaan ras dan asal daerah.

Namun, langkah Yakob dan Yance ini menjadi sinyal kuat bahwa toleransi terhadap perilaku tersebut sudah habis.

Secara hukum, ujaran kebencian di media sosial masuk dalam ranah pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan Mengapa Patrick Kluivert Harus Pertimbangkan Panggil Yakob Sayuri

3 Alasan Mengapa Patrick Kluivert Harus Pertimbangkan Panggil Yakob Sayuri

Your Say | Senin, 28 April 2025 | 19:10 WIB

Senggol Patrick Kluivert: Legenda Timnas Indonesia Buka Suara tentang Yakob dan Yance Sayuri

Senggol Patrick Kluivert: Legenda Timnas Indonesia Buka Suara tentang Yakob dan Yance Sayuri

Bola | Senin, 28 April 2025 | 12:50 WIB

Yakob Sayuri Menggila di BRI Liga 1, Tambah Opsi Kluivert Racik Lini Depan Timnas Indonesia

Yakob Sayuri Menggila di BRI Liga 1, Tambah Opsi Kluivert Racik Lini Depan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 14 April 2025 | 17:50 WIB

Terkini

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 08:07 WIB

×