Breaking News! Buntut Kritik Liga Indonesia, Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun

Galih Prasetyo

Jum'at, 09 Mei 2025 | 23:20 WIB
Breaking News! Buntut Kritik Liga Indonesia, Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun
Breaking News! Buntut Kritik Liga Indonesia, Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun [Instagram Yuran Fernadnes]

Suara.com - Sanksi berat dijatuhkan kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes buntut kritik pedasnya terhadap sepak bola Indonesia.

Mengutip dari unggahan dari akun resmi PSM Makassar, pemain Tanjung Varde itu mendapatkan sanksi sangat berat dari Komite Displin PSSI yakni larangan bermain selama 1 tahun.

Dari hasil sidang Komite Displin PSSI, Yuran Fernandes dianggap melangar pasal 59 ayat 2 jo pasal 141 Kode Displin PSSI tahun 2023.

"Sdr Yuran Fernandes Rocha Lopes dikenakan sanksi larangan beraktivitas dalam kegitan sepak bola Indonesia selama 12 bulan sejak keputusan ini diterbitkan," bunyi pernyataan Komite Displin PSSI.

Tak hanya itu, Yuran juga dikenakan denda sebesar Rp25 juta.

Breaking News! Buntut Olok-olok Liga Indonesia, Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun [Instagram PSM]
Breaking News! Buntut Olok-olok Liga Indonesia, Yuran Fernandes Disanksi 1 Tahun [Instagram PSM]

"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas berakibat terhadap hukuman lebih berat,"

Keputusan berat dari Komite Displin PSSI ini sangat disayangkan oleh pihak PSM.

Pihak PSM pun tegaskan akan mengajukan banding terkait keputusan Komite Displin PSSI ini.

"PSM Makassar menyayangkan sanksi Yuran Fernandes yang baru disampaikan setelah persiapan melawan Malut United selesai digelar (Press conference & Official Training),"

baca juga

"Atas sanksi ini, PSM Makassar akan mengajukan banding dan hadir bersama-sama Yuran Fernandes menghadapi situasi ini,"

Kritik Pedas Yuran Fernandes

Kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes mengunggah postingan pedas tentang sepak bola Indonesia.

Unggahan di Insta Story akun Instagram @yur4nfernandes itu ditengarai merupakan sebuah kekesalan setelah timnya kalah 1-3 dari PSS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (3/5/2025) malam.

Dalam laga itu, Yuran sejatinya sempat mencetak gol di awal babak pertama sekaligus berpeluang membawa tim Juku Eja unggul.

Gol itu berasal dari situasi sepakan pojok, pemain Timnas Tanjung Verde itu kemudian menanduk bola yang gagal diamankan kiper Alan Jose Bernardon.

Wasit Nendi Rohendi sempat mengesahkan gol tersebut dan Yuran pun juga berselebrasi dengan para pemain lain.

Berikut deretan dosa yang dimiliki bek PSM Makassar, Yuran Fernandes, usai dirinya diusir secara halus oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (IG Yuran Fernandes)
Berikut deretan dosa yang dimiliki bek PSM Makassar, Yuran Fernandes, usai dirinya diusir secara halus oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (IG Yuran Fernandes)

Namun beberapa saat kemudian, terjadi pengecekan lewat Video Assistant Referee atau VAR. Wasit pun membatalkan gol tersebut karena Yuran dianggap melakukan pelanggaran lebih dulu.

Tak cukup sampai itu saja, kontroversi kembali terjadi pada menit ke-60 saat Gustavo Tocantins mencetak gol.

Gustavo Tocantins sebelumnya melanggar Syahrul Lasinari, namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut meski sudah mengecek VAR.

Usai pertandingan, Yuran menyebut keputusan-keputusan wasit terlalu memihak dan merusak semangat fair play.

"Semua orang bisa lihat apa yang terjadi. Wasit datang ke sini seolah untuk membantu Sleman," tegas Yuran Fernandes di sesi konferensi pers usai laga tersebut.

Pemain asal Cape Verde ini bahkan menilai wasit yang memimpin laga tersebut, mempunyai kualitas yang sangat buruk.

"Wasit ini tidak layak di Liga 1. Saya harap dia keluar saja hingga Liga 4," tambah dia.

Respon Erick Thohir

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan respons keras terhadap pernyataan pemain asing PSM Makassar, Yuran Fernandes, yang mengkritik keras kualitas sepak bola Indonesia. Erick menegaskan bahwa siapa pun yang merasa tidak nyaman bermain di Indonesia, termasuk Yuran, dipersilakan meninggalkan kompetisi Tanah Air.

Pernyataan ini muncul setelah kritik Yuran menjadi sorotan luas, terutama usai pertandingan Liga 1 antara PSM Makassar melawan PSS Sleman.

Laga tersebut berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu, 3 Mei 2025. Dalam pertandingan itu, PSM Makassar harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah dianulirnya gol sundulan Yuran Fernandes oleh wasit setelah meninjau VAR. Wasit menilai terjadi pelanggaran dalam proses gol, yakni dorongan terhadap pemain PSS sebelum bola masuk ke gawang.

Kekecewaan tersebut mendorong Yuran meluapkan emosinya di media sosial. Dalam unggahannya, pemain asal Tanjung Verde itu menyampaikan kritik keras yang dianggap menyinggung kualitas kompetisi sepak bola nasional.

Ia menyindir bahwa sepak bola Indonesia hanya tempat untuk mencari uang, bukan tempat bermain serius.

Pernyataan tersebut memantik reaksi dari berbagai kalangan, termasuk dari Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI dan juga Menteri BUMN. Erick mengaku mengetahui bahwa Yuran Fernandes telah mengajukan permintaan maaf.

Namun, menurutnya, jika seorang pemain tidak menghargai kompetisi domestik, sebaiknya tidak bermain di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berantas Mafia Sepak Bola dan Pengaturan Skor, PSSI Harusnya Tiru Langkah Sadis Vietnam!

Berantas Mafia Sepak Bola dan Pengaturan Skor, PSSI Harusnya Tiru Langkah Sadis Vietnam!

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 19:57 WIB

PSSI Diminta Segera Bertindak: Wasit Eropa Dibutuhkan di Pekan Krusial Liga 1

PSSI Diminta Segera Bertindak: Wasit Eropa Dibutuhkan di Pekan Krusial Liga 1

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 16:28 WIB

Jepang Berencana Rotasi Pemain di 2 Laga Sisa, tapi Timnas Indonesia Tetap Saja Dirugikan

Jepang Berencana Rotasi Pemain di 2 Laga Sisa, tapi Timnas Indonesia Tetap Saja Dirugikan

Your Say | Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:52 WIB

Disentil Erick Thohir, Apa Saja Jasa Yuran Fernandes untuk Sepak Bola Indonesia?

Disentil Erick Thohir, Apa Saja Jasa Yuran Fernandes untuk Sepak Bola Indonesia?

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 16:11 WIB

Perbandingan Timnas Indonesia Vs Malaysia: Harga Pasar, Peringkat FIFA, hingga Prestasi

Perbandingan Timnas Indonesia Vs Malaysia: Harga Pasar, Peringkat FIFA, hingga Prestasi

Bola | Jum'at, 09 Mei 2025 | 14:09 WIB

Terkini

Industri Keuangan Dibayangi Ancaman Komputer Kuantum

Industri Keuangan Dibayangi Ancaman Komputer Kuantum

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:43 WIB

Bisnis Mulai Bergantung pada AI, Siapa yang Menjamin Keamanan Data?

Bisnis Mulai Bergantung pada AI, Siapa yang Menjamin Keamanan Data?

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:22 WIB

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:18 WIB

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:10 WIB

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Foto | Senin, 09 November 2026 | 06:00 WIB

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

Bri | Senin, 09 November 2026 | 05:39 WIB

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

×