Sebelum Dilempari Batu, Pemain Persik Kirim Doa di Pintu 13 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Galih Prasetyo | Suara.com

Minggu, 11 Mei 2025 | 21:14 WIB
Sebelum Dilempari Batu, Pemain Persik Kirim Doa di Pintu 13 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Beberapa Jam Sebelum Dilempari Batu, Pemain Persik Kirim Doa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan [X @persikfckediri]

Suara.com - Beberapa jam sebelum kick off pertandingan BRI Liga 1 antara Persik Kediri vs Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Ze Valente dkk kirim doa untuk 135 korban Tragedi Kanjuruhan.

Skuat Persik beserta tim kepelatihan sempat menggelar doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan.

"Sebelum melaksanakan Official Training, tim Persik Kediri memanjatkan doa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan tepatnya di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang," tulis unggahan akun Persik.

"Doa bersama juga dilakukan tim di tengah lapangan sebelum latihan dilangsungkan," sambung tim berjuluk Macan Putih tersebut.

Namun doa dari pemain Persik itu justru dibalas dengan aksi barbar oknum suporter.

Dari video yang beredar di sosial media dan diterima redaksi Suara.com, bus pemain Persik dilempar hingga menyebabkan kaca bus pecah.

Diduga pelaku pelemparan ialah oknum suporter Arema FC atau yang biasa disebut Aremnia.

Kapten Persik, Ze Valente di unggahan akun Instagram miliknya menyindir aksi barbar yang terjadi pasca pertandingan melawan Arema FC.

"We never learn. But its better not to say what i think," tulis Valente.

Pada unggahan itu, Valente menyertakan foto kondisi bus Persik yang rusak di bagian depan.

Unggahan akun Instagram @goaltime_info juga memberikan informasi bahwa akibat pelemparan batu tersebut sejumlah pemain dan ofisila tim Persik terluka.

Sementara itu, dari informasi yang diunggah akun @infojatim24, pelatih Persik jadi salah satu korbannya.

Pada postingan tersebut, terlihat Divaldo Alves tengah diobati tim medis di bagian kepala.

"Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves mengalami luka di kepala akibat lemparan batu yang mengenai bus pemain dan official Persik pasca pertandingan BRI Liga1 antara Arema FC dan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan Malang," tulis informasi akun tersebut.

Kubu Arema FC Buka Suara

Pihak Arema FC buka suara terkait insiden pelemparan batu ke bus Persik Kediri saat tinggalkan Stadion Kanjuruhan.

Manajemen Arema FC mengklaim mereka sudah berupaya maksimal untuk mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi.

Mereka pun mengatakan bahwa insiden itu terjadi di luar kendali mereka.

Ketua LOC (Local Organizing Committee) sekaligus Panpel Arema FC, Erwin Hardiono, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi.

Penampakan Batu Besar yang Pecahkan Bus Persik Saat Tinggalkan Stadion Kanjuruhan [Instagram @goaltime_info]
Penampakan Batu Besar yang Pecahkan Bus Persik Saat Tinggalkan Stadion Kanjuruhan [Instagram @goaltime_info]

“Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini,” ujar Erwin Hardiono seperti dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com

Insiden pelemparan terjadi di luar area Stadion Kanjuruhan, tepatnya di ruas jalan yang dilalui bus Persik Kediri menuju Kota Malang.

Manajemen mengaku sudah memberikan pengawalan pada tim tamu di area stadion.

Namun, oknum suporter yang tidak bertanggung jawab tersebut melakukan tindakan pelemparan di jalanan.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami,” ujar Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon.

Arema FC Dipermalukan di Kanjuruhan

Persik Kediri membenamkan tuan rumah Arema FC dengan skor telak 3-0 di Stadion Kanjuruhan.

Pada babak pertama, tuan rumah Arema FC mampu tampil mendominasi atas tamunya Persik Kediri.

Tim berjuluk Singo Edan yang kembali bermain di hadapan Aremania memperagakan serangan cepat dari kedua sisi sayap dan diimbangi kolektivitas antar lini, sehingga mampu merepotkan pertahanan Persik.

Satu peluang yang didapatkan Arema FC terjadi pada menit ke-12, berawal dari sodoran Alfarizi ke sisi kanan garis kotak penalti tim tamu.

Kapten Arema FC itu mampu melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti tim tamu dan mengarah langsung ke Dalberto Luan, namun bola masih bisa diantisipasi kiper Persik Leonardo Navacchio.

Selama 15 menit pertama Arema FC yang memburu tiga poin tak sekalipun memberikan kesempatan Persik mengembangkan permainan. Tapi serangkaian upaya anak asuh Ze Gomes masih belum membuahkan hasil.

Persik yang terus mendapatkan tekanan justru unggul terlebih dahulu, melalui tandukan Vava Mario Yagalo pada menit ke-25 yang tidak mampu dijangkau Lucas Friggeri.

Pada menit ke-41 Arema mendapatkan peluang menyamakan kedudukan melalui Alfarizi, tetapi tendangannya masih tipis menyamping di sisi kanan gawang Persik.

Keunggulan Persik Kediri atas Arema FC 1-0 bertahan hingga pertandingan babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Arema FC langsung tampil penuh determinasi dalam upaya menyamakan kedudukan.

Permainan cepat anak asuh Ze Gomes mampu membuat pertahanan Persik kewalahan. Bahkan, para pemain Arema FC cenderung memegang tempo permainan, lantaran berhasil menguasai setengah lapangan.

Namun upaya Arema mengejar ketertinggalan makin berat setelah kapten tim Alfarizi mendapatkan kartu merah dari wasit, pada menit ke-62.

Tidak lama kemudian Ramiro Fergonzi mampu memperlebar keunggulan Persik Kediri pada menit ke-72, setelah tendangannya dari luar kotak penalti tak mampu dihalau kiper Arema FC Lucas Friggeri.

Persik pun unggul dengan kedudukan 2-0 atas Arema FC.

Penyerang Arema FC Dalberto Luan nyaris memperkecil kedudukan pada menit ke-78 andai bola hasil sundulannya tak dihalau dengan baik Leonardo Navacchio.

Persik semakin menunjukkan kedigdayaannya atas tuan rumah Arema FC, setelah Ze Valente mencetak gol di menit ke-82. Papan skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan tim tamu.

Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan itu berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bus Persik Diserang Oknum Suporter, Arema FC: Itu di Luar Kendali Kami

Bus Persik Diserang Oknum Suporter, Arema FC: Itu di Luar Kendali Kami

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 20:54 WIB

Pelatih Persik Divaldo Alves Jadi Korban di Stadion Kanjuruhan

Pelatih Persik Divaldo Alves Jadi Korban di Stadion Kanjuruhan

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 20:44 WIB

Penampakan Batu Besar yang Pecahkan Bus Persik Saat Tinggalkan Stadion Kanjuruhan

Penampakan Batu Besar yang Pecahkan Bus Persik Saat Tinggalkan Stadion Kanjuruhan

Bola | Minggu, 11 Mei 2025 | 20:27 WIB

Arema FC Dapat Lisensi dari AFC, OTW Pulang Kampung ke Stadion Kanjuruhan

Arema FC Dapat Lisensi dari AFC, OTW Pulang Kampung ke Stadion Kanjuruhan

Your Say | Minggu, 11 Mei 2025 | 20:26 WIB

Persib Hampir Terpeleset, Barito Putera Sukses Unjuk Gigi di Bandung

Persib Hampir Terpeleset, Barito Putera Sukses Unjuk Gigi di Bandung

Your Say | Minggu, 11 Mei 2025 | 20:09 WIB

Terkini

Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026

Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa

Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:35 WIB

Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026

Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:05 WIB

Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter

Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:39 WIB

Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia

Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:30 WIB

Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?

Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:20 WIB

Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United

Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:14 WIB

Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh

Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:07 WIB

Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair

Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:05 WIB

Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!

Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB