Simon Tahamata Ternyata Mahir Berbahasa Indonesia, Khas Logat Timur

Irwan Febri

Selasa, 03 Juni 2025 | 13:07 WIB
Simon Tahamata Ternyata Mahir Berbahasa Indonesia, Khas Logat Timur
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia Simon Tahamata saat konferensi pers sebelum sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kepala Pemandu Bakat atau Head of Scouting Timnas Indonesia, Simon Tahamata, langsung memamerkan kefasihannya dalam berbahasa Indonesia ketika menjalani sesi wawancara bersama awak media.

Sejak diperkenalkan sebagai Head of Scouting Timnas Indonesia, Simon Tahamata akhirnya bisa bergabung langsung dengan skuad asuhan Patrick Kluivert yang tengah menggelar sesi latihan di Jakarta jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Kriteria Pemain Incaran Simon Tahamata untuk Timnas Indonesia, Bukan Kaleng-kaleng! [Dok. IG Simon Tahamata]
Kriteria Pemain Incaran Simon Tahamata untuk Timnas Indonesia, Bukan Kaleng-kaleng! [Dok. IG Simon Tahamata]

Dalam momen ini, Simon juga memberikan kesempatan kepada awak media untuk melangsungkan sesi wawancara. Di hadapan puluhan jurnalis yang meliput agenda skuad Garuda itu, Simon memamerkan kefasihannya dalam berbahasa Indonesia.

Simon memang memilih menggunakan bahasa Indonesia saat melayani wawancara awak media. Meskipun terasa agak terbata-bata, tetapi ternyata bahasa Indonesianya terhitung fasih dan kental dengan logat timur.

Di media sosial, banyak sekali video yang beredar terkait dengan momen wawancara Simon dengan para jurnalis tersebut. Sebagian besar memuji kemahiran Simon dalam menggunakan bahasa leluhurnya.

"Saya bisa kembali ke Ajax, tapi saya pilih kembali ke sini. Kami ingin bantu Indonesia, bantu anak-anak muda,” kata Simon Tahamata dengan sedikit terbata-bata saat menjawab pertanyaan awak media.

Simon Tahamata buka suara menerima tawaran PSSI sebagai kepala pemandu bakat sama sekali tidak ada kaitannya dengan masalah politik. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Simon Tahamata buka suara menerima tawaran PSSI sebagai kepala pemandu bakat sama sekali tidak ada kaitannya dengan masalah politik. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Bahasa Indonesia yang digunakan Simon memang sangat kental dengan logat Indonesia Timur. Hal ini sangat wajar mengingat legenda Ajax Amsterdam itu memiliki darah keturunan Maluku meski lahir dan dibesarkan di Belanda.

Dalam wawancara tersebut, Simon mengaku ingin membantu mengembangkan sepak bola Indonesia dengan filosofi pembinaan yang dimiliki Ajax Amsterdam. Di klub ini, Simon memang punya peran penting mengembangkan pemain muda.

Selain itu, Simon Tahamata juga menegaskan bahwa kehadirannya sebagai kepala pemandu bakat Timnas Indonesia bukan berkaitan dengan urusan politik. Namun, ia hanya ingin membantu sepak bola negara asal leluhurnya. 

baca juga

“Kami di sini untuk membantu Indonesia menuju Piala Dunia. Ini bukan soal politik. Ini soal olahraga,” tegas Simon Tahamata. 

"Saya tidak mau hanya pakai pemain luar. Saya ingin anak-anak Indonesia yang main. Ini tanah mereka," tambah sosok yang kini sudah berusia 69 tahun itu. 

Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia Simon Tahamata saat konferensi pers sebelum sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia Simon Tahamata saat konferensi pers sebelum sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin (2/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sebagai informasi, nama Tahamata tersendiri merupakan salah satu marga yang identik dengan masyarakat Ambon, Maluku. Kariernya di dunia kepelatihan memang cukup menakjubkan karena punya sederet pengalaman.

Klub pertama yang menggunakan jasanya ialah Standard Liege. Di klub Liga Belgia itu, Simon bekerja selama periode 1996-2000. Setelah itu, dia pindah ke Germinal Beerschot yang juga berasal dari Belgia (2000-2004).

Baru pada tahun 2004, dia menerima tawaran untuk menangani tim junior Ajax Amsterdam. Pada periode pertama, tugasnya berlangsung hingga 2009. Dia sempat lima tahun bertugas di Arab Saudi bersama Al Ahli (2009-2014).

Setelahnya, dia kembali ke Ajax Amsterdam untuk menjadi pelatih teknik di tim junior, dari periode 2014 hingga 2024. Dari dua periode pekerjaannya di akademi Ajax inilah, lahir berbagai pemain muda yang kelak menjadi bintang.

Semoga tangan tingin Simon Tahamata di Ajax juga akan berdampak di Timnas Indonesia.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Head to Head Timnas Indonesia vs China: Skuad Garuda Dibayangi Rekor Buruk 38 Tahun

Head to Head Timnas Indonesia vs China: Skuad Garuda Dibayangi Rekor Buruk 38 Tahun

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 12:56 WIB

Patrick Kluivert Puas dengan Wajah Baru Timnas Indonesia, Minat Tambah Pemain?

Patrick Kluivert Puas dengan Wajah Baru Timnas Indonesia, Minat Tambah Pemain?

Your Say | Selasa, 03 Juni 2025 | 12:43 WIB

Emil Audero Pakai Jimat dari Lombok Lawan China, Punya Koneksi dengan...

Emil Audero Pakai Jimat dari Lombok Lawan China, Punya Koneksi dengan...

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 12:04 WIB

Kriteria Pemain Incaran Simon Tahamata untuk Timnas Indonesia, Bukan Kaleng-kaleng!

Kriteria Pemain Incaran Simon Tahamata untuk Timnas Indonesia, Bukan Kaleng-kaleng!

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 12:03 WIB

Patrick Kluivert Coret 5 Pemain Timnas Indonesia vs China, Siapa Saja?

Patrick Kluivert Coret 5 Pemain Timnas Indonesia vs China, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 11:51 WIB

Erick Thohir Tolak Hadiah 3 Poin dari Patrick Kluivert, Singgung Timnas Indonesia Bukan Buat Pribadi

Erick Thohir Tolak Hadiah 3 Poin dari Patrick Kluivert, Singgung Timnas Indonesia Bukan Buat Pribadi

Bola | Selasa, 03 Juni 2025 | 10:53 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×