Siapa yang Layak Menggantikan Rizky Ridho di Timnas Indonesia saat Lawan Jepang?

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Juni 2025 | 16:22 WIB
Siapa yang Layak Menggantikan Rizky Ridho di Timnas Indonesia saat Lawan Jepang?
Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian adalah Rizky Ridho. Pemain berusia 23 tahun ini mencatat musim yang sangat impresif bersama Persija Jakarta. (IG Rizky Ridho)

Arti lawan Jepang

Jepang tetap lolos ke putaran final Piala Dunia di Amerika Utara tahun depan, sedangkan Indonesia tetap lolos ke putaran keempat yang akan dimainkan di satu tempat, tujuh bulan mendatang.

Tapi dari perspektif lain, laga itu tetap berarti banyak bagi kedua tim, khususnya Indonesia yang bakal dikandangkan dengan dua dari empat tim Arab yang maju ke babak keempat.

Kekalahan atau seri bisa menjadi pesan buruk bagi Samurai Biru, bahwa mereka bisa tumbang atau dipaksa seri di negeri sendiri oleh tim berperingkat terendah pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Itu tentu skenario yang sangat dihindari tim asuhan Hajime Moriyasu, karena bisa meninggikan keyakinan tim-tim lebih lemah yang disatukan dengan Jepang pada fase grup Piala Dunia tahun depan.

Sejauh ini Australia menjadi satu-satunya tim yang mengalahkan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 ketika Samurai Biru menyerah 0-1 pada 5 Juni.

Bersama Arab Saudi, Australia juga menjadi tim yang mengimbangi Wataru Endo cs selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kalah untuk kedua kali atau seri untuk ketiga kali sangat dihindari oleh Jepang, apalagi Samurai Biru tak pernah kalah di kandang sejak 28 Maret 2023 ketika mereka menyerah 1-2 kepada Kolombia dalam laga persahabatan.

Oleh karena itu, walau sudah menggenggam tiket putaran final Piala Dunia 2026 dan menurunkan tim lapis kedua, skuad Moriyasu akan berusaha keras tidak tumbang di negeri sendiri.

Namun, langkah Jepang menurunkan sebagian besar pemain lapis keduanya menjadi bumerang ketika pekan lalu kalah 0-1 dari Australia, tim yang memasang formasi tiga bek tengah seperti diadopsi Indonesia.

Socceroos sukses menangkis serbuan Jepang, dan sebaliknya memanfaatkan peluang gol sekecil mungkin sampai pemain veteran Aziz Behich menciptakan gol pada menit ke-90.

Indonesia bisa meniru Australia, walau kondisinya berbeda, karena kali ini Jepang tampil di negeri sendiri.

Misi yang berat memang, apalagi dalam 17 pertemuan sebelumnya dengan Samurai Biru, Garuda tak pernah bisa memetik poin di Jepang.

Namun Indonesia boleh berbangga karena dari 17 pertemuan terdahulu itu, karena pernah lima kali mengalahkan Jepang, yang terakhir terjadi pada 1981 ketika Garuda menang 2-0 di Jakarta dalam laga persahabatan.

Catatan belakangan ini, termasuk kalah 0-4 dalam pertemuan pertama pada putaran ketiga Kualifikasi Piala 2026, membuat pasukan Patrick Kluivert terlihat lebih inferior ketimbang tim Moriyasu.

Meski begitu, kemenangan kadang menolak statistik sebelumnya. Ada faktor lain yang bisa mematahkan tren buruk di masa lalu.

Jepang yang menurunkan lapis kedua bisa menjadi faktor yang menguntungkan Indonesia. Kuncinya adalah bermain sabar dan terukur seperti dipraktikkan Australia pekan lalu.

Jangan lupa, semangat bertarung dan juga keberuntungan, bisa membuat Jay Idzes cs menorehkan catatan istimewa di Jepang.

Menang atau seri di Osaka, bisa menaikkan citra kuat Garuda, yang bisa menaikkan moral tim sehingga tampil semakin baik pada laga-laga setelah menghadapi Jepang.

Hasil yang tidak negatif juga acap lahir karena para pemain bermain lepas tanpa tekanan.

Seharusnya suasana itu meliputi tim Garuda karena Indonesia sudah pasti mengikuti putaran keempat untuk memperebutkan dua dari tiga tiket terakhir Asia untuk Piala Dunia 2026.

Jangan lupakan pula formula bermain pragmatis kala menghadapi tim-tim sesuperior nan sekuat Jepang.

Di sini, Indonesia bisa meniru Australia yang baru saja mengalahkan lagi Jepang setelah 16 tahun tak bisa melakukannya.

Salah satu kunci kemenangan Australia pada 5 Juni adalah mendekati laga dengan taktik pragmatis tetapi cermat membaca permainan.

Kluivert bisa menerapkan strategi dalam laga Selasa sore nanti itu dengan pendekatan yang diadopsi Australia tersebut.

Pesan buruk untuk lawan

Jika masih ada tekanan di antara kedua tim, maka Samurai Biru yang lebih tertekan ketimbang Garuda.

Walau menurunkan tim kedua, kemenangan pasti menjadi target mutlak Jepang. Apalagi, pemain-pemain lapis kedua mereka ingin membuktikan diri sama baiknya dengan pemain-pemain inti.

Di satu sisi, keadaan ini akan baik sekali bagi skuad Jepang, tapi di sisi lain bisa menjadi bumerang. Kalah 0-1 dari Australia adalah karena tekanan untuk menang semacam itu.

Jika Indonesia bisa mengapitalisasi tekanan yang lebih besar di pundak Jepang, bukan mustahil Garuda menjadi tim kedua setelah Australia yang mengalahkan Jepang, atau tim ketiga setelah Australia dan Arab Saudi yang menahan seri Samurai Biru selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saudi sendiri tak pernah bisa mengalahkan Indonesia selama Kualifikasi Piala Dunia 2026, bahkan menyerah 0-2 pada 19 November 2024.

Ini seharusnya memberi keyakinan pada Garuda bahwa mereka bisa melakukan apa yang sudah dilakukan Saudi di kandang Jepang pada 25 Maret ketika mereka mengimbangi Jepang dengan 0-0.

Mungkin ini ekspektasi kelewat tinggi, tapi tidak ada yang tidak masuk akal untuk mendapatkan hasil positif di Jepang nanti.

Jika skenario positif itu bisa diwujudkan oleh Garuda, maka ini menjadi pesan yang menggetarkan hati calon-calon lawan Indonesia pada babak keempat, Oktober kelak.

Jika Indonesia seri atau menang dan saat bersamaan Saudi dikalahkan Australia, maka Indonesia bisa berakhir di peringkat ketiga Grup C.

Garuda akan satu grup dengan peringkat ketiga dan keempat Grup A dan B, atau sebaliknya.

Di Grup A, Qatar akan lebih sulit mengalahkan tuan rumah Uzbekistan ketimbang Uni Emirat Arab mengalahkan Kyrgyzstan walau sama-sama bermain di kandang lawan. Dalam skenario ini, UEA akan berperingkat ketiga, sedangkan Qatar berperingkat empat.

Di Grup B, Oman dan Irak mungkin lolos ke putaran keempat. Tapi Palestina memiliki peluang untuk merampas jatah Oman.

Kelima tim Arab ini memiliki peringkat jauh di atas Indonesia. Tapi, keberhasilan mengalahkan Saudi yang berperingkat di atas Irak, UEA, Oman dan Palestina, membuktikan Indonesia bisa menyulap yang "tidak bisa" menjadi "bisa".

Apalagi jika Garuda bisa mengalahkan atau menahan seri Jepang hari ini.

Hasil positif di Jepang tak saja akan menggemparkan jagat sepak bola, tapi juga menjadi kabar menyeramkan untuk dua tim Arab yang satu grup dengan Garuda pada babak keempat, termasuk Qatar yang berperingkat di atas Saudi.

Di antara lima negara Arab yang berpotensi menjadi calon lawan Indonesia pada putaran keempat, adalah Qatar, Oman dan Palestina yang membuat kejutan selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Qatar pernah menang 1-0 dari Iran yang berperingkat dua di Asia setelah Jepang. Sedangkan Oman pernah sekali menahan imbang Korea Selatan yang nomor tiga di Asia. Palestina bahkan dua kali mengimbangi Korea Selatan.

Oleh karena itu, hasil positif di Jepang, apalagi berwujud kemenangan, akan menjadi pesan buruk bagi calon-calon lawan Indonesia pada putaran keempat.

Insentif lain dari hasil positif di Jepang adalah peringkat timnas Indonesia yang melesat karena memetik poin dari tim berperingkat teratas di Asia. Ini menjadi petunjuk kekuatan profil sepak bola Indonesia.

Memang berat sekali mendapatkan poin dari Jepang, tapi tak ada yang tak mungkin dalam sepak bola.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Indonesia Hadapi Jepang, Beckham Siap Tampil Maksimal

Timnas Indonesia Hadapi Jepang, Beckham Siap Tampil Maksimal

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 16:18 WIB

LIVE REPORT: Jepang vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

LIVE REPORT: Jepang vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 16:14 WIB

Satu Detik Kick-off Lawan Jepang, Timnas Indonesia Cetak Sejarah

Satu Detik Kick-off Lawan Jepang, Timnas Indonesia Cetak Sejarah

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan

Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:20 WIB

Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur

Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:15 WIB

Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026

Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:03 WIB

Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan

Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:40 WIB

Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez

Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:25 WIB

Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027

Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak Mario Lemos untuk Super League 2026/2027

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:21 WIB

Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi

Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:16 WIB

Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya

Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:08 WIB

Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones

Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:01 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Australia, Mathew Baker Langsung Starter

Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Australia, Mathew Baker Langsung Starter

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:53 WIB