Tolak Ajax Amsterdam, Denny Landzaat Ungkap Pesan Menyentuh untuk Timnas Indonesia

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 17 Juni 2025 | 11:49 WIB
Tolak Ajax Amsterdam, Denny Landzaat Ungkap Pesan Menyentuh untuk Timnas Indonesia
Denny Landzaat mengaku tinggal tancap gas bersama Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 Maret 2025 besok. (IG Denny Landzaat)

Suara.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia Denny Landzaat dikabarkan menjadi asisten pelatih klub Ajax Amsterdam pada musim ini.

Namanya disebut menjadi kandidat utama untuk mendampingi John Heitinga yang didapuk sebagai pelatih kepala.

Meski demikian, Denny Landzaat dengan tegas menolak tawaran dari raksasa Liga Belanda dan pilih setia di Timnas Indonesia

"Proyek Timnas (Indonesia) adalah prioritas saya. Saya merasa berada di tempat yang bagus bersama tim nasional Indonesia, baik secara professional maupun secara personal," ungkap dia melansir Pro Sport.

Bahkan saat menerima tawaran dari PSSI, Landzaat mengaku tak perlu berpikir panjang.

Bagi sosok berusia 48 tahun itu, mengabdi untuk Timnas Indonesia merupakan pekerjaan istimewa, apalagi dengan latar belakang ibunya yang berasal dari Maluku.

"Bekerja bersama dengan Patrick Kluivert dan menjadi bagian untuk mewujudkan mimpi Indonesia mencapai Piala Dunia adalah sesuatu yang sangat menginspirasi saya. Saya percaya akan proyek ini, saya percaya kepada para pemain, dan saya ingin membuat sejarah bersama Indonesia," tambah dia.

Selain Ajax, Denny sebelumnya juga mencuat sebagai kandidat utama pelatih baru klub Belanda, Willem II Tilburg.

Kabar pemecatan Peter Maes dari kursi pelatih Willem II membuat posisi Landzaat semakin diperbincangkan sebagai calon kuat pengganti.

baca juga

Keputusan Willem II untuk mengakhiri kerja sama dengan Peter Maes tidak lepas dari performa buruk tim dalam beberapa pekan terakhir di Eredivisie.

Ada pun beberapa alasan kuat mengapa Denny Landzaat berpeluang menerima tawaran mengisi posisi pelatih kepala Willem II Tilburg.

Sebelumnya, asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor mengungkapkan pembagian tugas para pelatih di skuad Garuda.

Pastoor mengungkapkan bahwa Denny Landzaat menggarap analisis terkait kekuatan lawan timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Apa yang kami lakukan di sisi teknis adalah bahwa semua anggota tim benar-benar menonton seluruh pertandingan. Kami bergerak ke arah persiapan menuju laga perdana," ucap Alex Pastoor dikutip dari Youtube Met Open Vizier.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat saat memainkan laga eksibisi bersama Timnas Belanda.[Dok. IG/@denny_landzaat]
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat saat memainkan laga eksibisi bersama Timnas Belanda.[Dok. IG/@denny_landzaat]

"Kami akan memvisualisasikan hal itu secara spesifik. Jadi, Denny akan lebih fokus untuk memantau lawan. Ia akan berbagi dengan kami, sehingga kami dapat bersama-ama membawa ide itu menjadi fokus kami," bebernya.

Sedangkan Alex Pastoor mengakui bahwa dirinya memantau para pemain yang tersedia untuk timnas Indonesia.

"Saya melakukan dengan memantau tim kami sendiri. Jadi, kami membuat analisis tentang tim kami sendiri dan lawan bersamaan. Seperti sekarang, kami tidak harus berada di lapangan," jelas Pastoor.

"Jadi kami berbicara banyak tentang pemain mana yang tersedia, seperti yang saya katakan, pemain mana yang tersedia, seperti yang saya katakan, pemain lokal mana di liga lokal yang tetap menarik meskipun mereka tidak ada dalam daftar panggilan dan kemudian kami akan lihat," sambungnya.

Adapun untuk Patrick Kluivert dijelaskan telah merekrut banyak nama yang secara khusus untuk meningkatkan kinerja timnas Indonesia. Misalnya ada nama seperti Quentin Jakoba hingga Sjourd Woudenberg.

"Pelatih performa yang menyiapkan protokol program untuk antisipasi jet lag dan bulan Ramadan. Pelatih kiper, itu juga menarik untuk disebutkan, karena tinggal dan bekerja di sini. Jadi, kami pertama kali bertemu dengannya sore ini, namanya Sjourd Woudenberg," kata Pastoor.

"Dia sangat menyadari banyak keuntungan bekerja di sini (Indonesia), beberapa kendala yang ada di sini, dia mengetahuinya. Para pemain di sini, bagaimana kinerja mereka."

"Berapa banyak mereka telah bermain atau siapa yang cocok dengan skema sepak bola tertentu dengan baik. Secara keseluruhan anda dapat mengatakan bahwa kami semua sedang mengerjakan teka-teki besar yang akan kami pecahkan satu per satu," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Ikut TC, Robi Darwis Bidik Posisi Utama Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025

Tak Cuma Ikut TC, Robi Darwis Bidik Posisi Utama Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025

Bola | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:47 WIB

Tepuk Tangan! Gerald Vanenburg Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF U-23 2025

Tepuk Tangan! Gerald Vanenburg Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF U-23 2025

Bola | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:32 WIB

Mati-matian Bela Timnas Indonesia, Media Vietnam Sindir AFC, Qatar hingga Arab Saudi!

Mati-matian Bela Timnas Indonesia, Media Vietnam Sindir AFC, Qatar hingga Arab Saudi!

Bola | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:23 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×