Begini Alasan Klub Ogah Lepas Dion Markx dan Tim Geypens ke Timnas Indonesia U-23

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 18 Juni 2025 | 12:15 WIB
Begini Alasan Klub Ogah Lepas Dion Markx dan Tim Geypens ke Timnas Indonesia U-23
Dion Markx gabung ke TOP OSS, jadi rekan baru Mauresmo Hinoke. (Instagram/@toposs)

Suara.com - Alasan tidak ada nama dua pemain naturalisasi Dion Markx dan Tim Geypens di Timnas Indonesia U-23 ternyata karena klub mereka ogah melepasnya.

Hal ini seperti disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji saat dihubungi oleh awak media beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg memanggil 30 pemain untuk mengikuti training camp (TC) di Jakarta pada 20 Juni sampai dengan 14 juli mendatang, sebagai persiapan menatap Piala AFF U-23 2025.

Seperti yang sudah diketahui, Piala AFF bukanlah kejuaraan yang berlangsung di kalender FIFA sehingga klub boleh-boleh saja melarang pemainnya untuk bergabung.

Tim Geypens akui sedang jalani proses naturalisasi. (Instagram/@timgeypens_)
Tim Geypens akui sedang jalani proses naturalisasi. (Instagram/@timgeypens_)

Adapun untuk Piala AFF U-23 akan berlangsung pada 15-29 Juli. Selain itu, pemusatan latihan ini juga disiapkan buat menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada awal September mendatang.

Sumardji menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat pemanggilan untuk Dion Markx dan Tim Geypens, namun klub mereka berdua memutuskan tidak melepasnya.

Saat ini Tim Geypens bermain untuk FC Emmen, sedangkan Dion Markx berbaju TOP Oss. Mereka berkompetisi di kasta kedua Liga Belanda.

"Memang kami sudah berkirim surat panggilan ke klubnya dan sudah koordinasi, tapi karena ini bukan kalender FIFA jadi klubnya tidak melepas," kata Sumardji kepada awak media.

Situasi ini berbeda dengan pemain naturalisasi lainnya Jen Raven yang mendapat izin buat bergabung dengan Timnas Indonesia.

baca juga

Jens Raven menjadi satu-satunya pemain naturalisasi yang akan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 di Jakarta.

Sumardji mengaku untuk Jens Raven memang mendapat restu dari timnya, terlebih sang pemain saat ini sedang berada di Indonesia.

Karena Jens memang dari awal sudah masuk skema panggilan, usianya juga 19 tahun kan makanya dipanggil," tutupnya.

Jika melihat lawan yang dihadapi Timnas Indonesia U-23 di Grup A, Malaysia akan jadi penantang terberat, meski Filipina dan Laos tak boleh dianggap remeh.

Nantinya, hanya juara grup dan satu runner up terbaik yang akan lolos ke babak semifinal Piala AFF U-23 2025.

Kejuaraan ini bagus untuk tim asuhan Gerald Vanenburg sebagai pemanasan sebelum terjun di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada September mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Latih China, Tim Naga Bisa Lebih Ngeri dari Timnas Indonesia?

Shin Tae-yong Latih China, Tim Naga Bisa Lebih Ngeri dari Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:51 WIB

Skuad Timnas Indonesia U-23 Dianggap Janggal, Media Vietnam Sorot Gerald Vanenburg

Skuad Timnas Indonesia U-23 Dianggap Janggal, Media Vietnam Sorot Gerald Vanenburg

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:15 WIB

Naturalisasi Timnas Indonesia Dianggap Serampangan oleh Vietnam: Kami Tak akan Ikuti

Naturalisasi Timnas Indonesia Dianggap Serampangan oleh Vietnam: Kami Tak akan Ikuti

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 10:36 WIB

Pemain Termahal Timnas Indonesia Jay Idzes: Saya Tak Tahu Gaji Saya

Pemain Termahal Timnas Indonesia Jay Idzes: Saya Tak Tahu Gaji Saya

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 10:25 WIB

Timnas Indonesia Sukses, Siapa yang Terburuk Selama Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026?

Timnas Indonesia Sukses, Siapa yang Terburuk Selama Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 10:30 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×