Suara.com - Piala Presiden 2025 jadi lebih seru karena tak cuma diisi klub-klub top dari Liga 1, tapi juga jadi ajang reuni para pemain Indonesia yang sedang berkarier di luar negeri.
Hal ini karena Piala Presiden 2025 turut dihadiri klub-klub dari luar negeri, seperti Oxford United yang berasal dari Inggris dan Port FC yang berstatus sebagai raksasa Thailand.
Kedua klub luar negeri itu, ada Ole Romeny dan Marselino Ferdian yang memperkuat Oxford United. Kemudian, Asnawi Mangkualam yang dulunya kapten Timnas Indonesia kini berseragam Port FC.
Ketiga pemain ini sudah melakoni pertandingan dan performanya mencuri perhatian. Yuk, kenalan lagi dengan mereka:
1. Asnawi Mangkualam (Port FC – Thailand)

Bek kanan andalan Timnas Indonesia ini kembali tampil solid saat membela Port FC, salah satu tim undangan asal Thailand di Grup A.
Asnawi menunjukkan kepemimpinan, kedewasaan, dan kemampuan bertahan yang konsisten sepanjang turnamen.
Dia juga tampil percaya diri saat melawan klub-klub Indonesia, membuat banyak penonton bernostalgia dengan gaya bermainnya yang lugas dan tenang.
Asnawi menyebut turnamen ini sebagai pemanasan ideal sebelum Thai League 1 dimulai, sekaligus momen menyenangkan karena bisa main lagi di depan suporter Indonesia.
Di laga perdana, Asnawi bersama Port FC sukses mengalahkan Persib Bandung dengan skor 2-0. Dirinya dimainkan di awal babak kedua. Kehadiran eks pemain PSM Makassar ii berhasil mengubah permainan dengan berkontribusi menciptakan penalti untuk Port FC.
2. Marselino Ferdinan (Oxford United – Inggris)
![Media Asing Puji Debut Marselino Ferdinan di Championship, Menjanjikan! [Dok. IG Oxford United]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/06/95325-marselino-ferdinan.jpg)
Masih muda, tapi selalu mencuri perhatian. Marselino tampil sebagai pemain pengganti saat Oxford United mengalahkan Liga Indonesia All Star 6-3.
Meski belum jadi pemain inti di klubnya, pelatih Gary Rowett menyebut Marselino sebagai pemain potensial yang hanya butuh lebih banyak menit bermain dan pengalaman.
“Kami tahu Marselino adalah pemain muda yang berbakat. Seperti semua pemain muda, dia butuh waktu bermain agar bisa berkembang. Dia perlu turun ke lapangan untuk belajar dan menjadi lebih baik,” ujar Rowett pada jumpa pers setelah pertandingan melawan Liga 1 All-Stars, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
“Untuk saat ini kami ingin melihatnya di pramusim. Jika ternyata dia tidak bisa berkembang maksimal bersama kami musim ini, kami akan berusaha meminjamkannya agar dia bisa bermain lebih banyak. Itu yang terbaik untuknya,” tambahnya.
Skill-nya masih terus diasah, tapi energinya di lapangan dan semangat bertandingnya bikin banyak orang optimistis dia bakal jadi pemain besar ke depan.
Piala Presiden 2025 jadi panggung penting baginya untuk menambah jam terbang dan membuktikan kualitas.
3. Ole Romeny (Oxford United – Inggris)
![Ole Romeny Cs Transfer Ilmu di Jakarta, Kasih Pesan Penting ke Talenta Muda. [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/05/41601-ole-romeny-dan-oxford-united.jpg)
Striker naturalisasi yang jadi tumpuan baru Timnas Indonesia ini langsung turun sebagai starter di beberapa laga Oxford.
Meskipun belum mencetak gol di Piala Presiden 2025, pergerakan dan kontribusinya dalam membangun serangan cukup signifikan.
Ole membawa gaya main Eropa yang dinamis dan kuat secara fisik, bikin lini depan Oxford lebih berbahaya.
Bagi banyak penggemar, kehadirannya di turnamen ini bikin penasaran akan kiprahnya di kualifikasi internasional bersama Timnas ke depan.
Ketiganya menunjukkan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di luar negeri dan tetap punya tempat di hati publik Tanah Air.
Piala Presiden 2025 jadi momen penting untuk beradaptasi, menambah jam terbang, dan memperkuat chemistry dengan fans Indonesia.
Dengan performa yang makin matang, publik berharap ketiganya bisa jadi tulang punggung masa depan sepak bola nasional dan mungkin, membawa Indonesia bersinar lebih terang di level dunia.
Kontributor: Imaduddin Adam
