Pemain Keturunan Jerman 1,87 Meter Tanpa Naturalisasi Bisa Bela Timnas Indonesia di Ronde 4

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 Juli 2025 | 19:12 WIB
Pemain Keturunan Jerman 1,87 Meter Tanpa Naturalisasi Bisa Bela Timnas Indonesia di Ronde 4
Brandon Marsel Scheunemann kini menjadi perbincangan hangat dalam dunia sepak bola Indonesia. Pemain muda yang tampil gemilang di ajang Piala AFF U-23 2025 ini dianggap sebagai sosok yang layak menggantikan Mees Hilgers. (IG Brandon Scheunemann)

Suara.com - Brandon Marsel Scheunemann kini menjadi perbincangan hangat dalam dunia sepak bola Indonesia. Pemain muda yang tampil gemilang di ajang Piala AFF U-23 2025 ini dianggap sebagai sosok yang layak tambah kekuatan timnas Indonesia di ronde 4.

Penampilan solid Brandon dalam turnamen bergengsi tersebut membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi.

Dengan performa yang impresif, Brandon Marsel Scheunemann menjadi kandidat kuat yang siap menyokong pertahanan Garuda Muda di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Brandon Scheunemann Anak Siapa (Instagram/brandon.scheunemann)
Brandon Scheunemann Anak Siapa (Instagram/brandon.scheunemann)

Muda, Bertalenta, dan Fleksibel di Lapangan

Dengan tinggi badan mencapai 187 cm, Brandon Marsel Scheunemann tampil menonjol secara fisik. Lahir di Malang pada 9 Maret 2005, ia tumbuh menjadi pemain bertahan yang tangguh.

Keunggulannya tidak hanya terletak pada postur, tetapi juga kemampuan bermain di dua posisi, yaitu sebagai bek tengah dan gelandang bertahan.

Kemampuan multitalenta tersebut membuat Brandon menjadi aset berharga di lini belakang Timnas U-23. Pelatih Timnas Indonesia kini memiliki opsi yang sangat fleksibel ketika menyiapkan strategi pertandingan menghadapi tim-tim besar di kawasan Asia.

Perjalanan Karier yang Konsisten dan Menginspirasi

Bek PSIS Semarang Brandon Scheunemann (instagram @brandon.scheunemann)
Bek PSIS Semarang Brandon Scheunemann (instagram @brandon.scheunemann)

Brandon mengawali petualangan sepak bolanya dari akar rumput. Ia mengasah kemampuannya di SSB Putra Gemilang dan Ricky Nelson Academy, dua tempat yang terkenal menghasilkan talenta muda berbakat.

Dari sana, ia melanjutkan perjalanan ke PSIS Semarang U-20 pada tahun 2021, sebelum sempat berseragam Persis Solo U-20.

Debutnya di Liga 1 pada usia 17 tahun menjadi tonggak penting dalam kariernya. Pengalaman bermain di level profesional pada usia muda menunjukkan betapa cepatnya Brandon berkembang sebagai pemain.

baca juga

Hal ini juga memberikan jam terbang penting dalam membentuk karakter dan kedewasaannya di lapangan.

Menimba Pengalaman di Persipura Jayapura dan Arema FC

Setelah sukses menjalani debut di Liga 1, Brandon dipinjamkan ke Persipura Jayapura yang berlaga di Liga 2 musim 2023/2024. Di sana, ia mendapatkan kesempatan bermain yang lebih luas.

Meski hanya bermain di kompetisi kasta kedua, pengalaman itu terbukti krusial dalam membangun mentalitas juaranya.

Pada Januari 2025, Arema FC resmi mengontrak Brandon untuk dua musim ke depan. Langkah tersebut menjadi bagian dari regenerasi besar-besaran lini pertahanan klub asal Malang tersebut.

Meskipun menit bermainnya masih terbatas, manajemen klub percaya pada potensi jangka panjang Brandon.

Brandon Scheunemann gagal masuk ke Timnas Indonesia, PSIS pinjamkan ke klub Liga 2. (Instagram/@brandon.scheunemann)
Brandon Scheunemann gagal masuk ke Timnas Indonesia, PSIS pinjamkan ke klub Liga 2. (Instagram/@brandon.scheunemann)

Dipercaya Pelatih Timnas U-23 untuk Ajang Bergengsi

Kerja keras Brandon di Arema FC tak luput dari perhatian pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg. Pemanggilan namanya ke skuad Garuda Muda menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan konsistensi lebih penting daripada sekadar statistik.

"Pemanggilan tersebut menjadi bukti bahwa etos kerja dan sikap disiplin tak kalah penting dari statistik di lapangan," ujar Vanenburg yang dikutip dalam pernyataan resminya.

Warisan Keluarga Sepak Bola dan Cinta Budaya Lokal

Sebagai putra dari pelatih sepak bola senior Timo Scheunemann, Brandon tidak asing dengan dunia si kulit bundar.

Menariknya, meski memiliki darah Jerman, Brandon lebih fasih berbicara dalam bahasa Indonesia dan Jawa. Hal ini menunjukkan kedekatannya dengan budaya lokal dan kepribadian yang membumi.

Ia bahkan memilih peran sebagai bek, berlawanan dengan sang ayah yang dulu berposisi sebagai penyerang. Hal ini menunjukkan pemahamannya akan kebutuhan taktik dan strategi tim sejak usia muda.

Potensi Besar untuk Masa Depan Lini Belakang Indonesia

Brandon Marsel Scheunemann mengenakan nomor punggung 18 di Timnas U-23. Harapan besar disematkan padanya untuk menjadi dinding pertahanan Garuda Muda.

Hingga kini, Brandon telah tampil dalam 7 laga di Liga 1, 3 laga di Liga 2, dan mencatat 2 caps bersama Timnas U-20.

Masa depannya terlihat cerah, terutama jika ia mampu memaksimalkan setiap peluang yang diberikan oleh pelatih. Kesempatan tampil di Piala AFF U-23 2025 bisa menjadi titik balik kariernya untuk naik ke level yang lebih tinggi.

Dari pengalaman akademi, debut profesional, hingga panggilan tim nasional, Brandon Marsel Scheunemann menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pemain muda biasa.

Ia merupakan aset penting yang siap membawa Timnas Indonesia lebih bersinar di kancah internasional.

Konsistensi, kedewasaan, dan kerja kerasnya bisa menjadi contoh bagi generasi muda lainnya di dunia sepak bola. Jika perkembangan ini terus berlanjut, Brandon sangat mungkin menjadi andalan Timnas Indonesia senior di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ole Romeny Terancam Absen, PSSI Kebut Naturalisasi Pemain Keturunan Bandung?

Ole Romeny Terancam Absen, PSSI Kebut Naturalisasi Pemain Keturunan Bandung?

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 14:08 WIB

Doa Ordal PSSI, Semoga Timnas Indonesia Bertemu Arab Saudi di Ronde 4 kualifikasi Piala Dunia 2026

Doa Ordal PSSI, Semoga Timnas Indonesia Bertemu Arab Saudi di Ronde 4 kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:32 WIB

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan UEA

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi dan UEA

Bola | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:14 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×