3 Dampak Negatif Jeda Istirahat Mepet buat Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 Juli 2025 | 08:59 WIB
3 Dampak Negatif Jeda Istirahat Mepet buat Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Berikut adalah tiga dampak negatif dari jeda istirahat yang tetap tergolong mepet ini bagi Timnas Indonesia

Suara.com - Timnas Indonesia dihadapkan pada tantangan besar di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bukan hanya karena harus menghadapi Arab Saudi dan Irak di Grup B, tapi juga karena jadwal pertandingan yang padat dan tidak ideal.

AFC telah merilis jadwal resmi pertandingan. Hasil awal menunjukkan bahwa Indonesia akan memainkan dua pertandingan dalam waktu kurang dari tiga hari. Tapi setelah PSSI mengajukan permintaan, ada sedikit perubahan.

Laga kedua melawan Irak kini dijadwalkan pada 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB. Ini berarti Timnas Indonesia mendapat tambahan waktu istirahat sekitar 4 jam 30 menit dari jadwal semula.

Kevin Diks saat memperkuat Timnas Indonesia (Instagram/fc_kobenhaavn)
Kevin Diks saat memperkuat Timnas Indonesia (Instagram/fc_kobenhaavn)

Total, jeda istirahat yang dimiliki Indonesia dari laga pertama ke laga kedua adalah 3 hari 2 jam 15 menit. Meski ada perbaikan, ini tetap lebih singkat dari yang dimiliki Arab Saudi.

Situasi ini masih membuat Timnas Indonesia berada dalam posisi tidak ideal. Terutama bagi pelatih Patrick Kluivert yang harus menyusun strategi rotasi dan pemulihan tim secara cepat.

Berikut adalah tiga dampak negatif dari jeda istirahat yang tetap tergolong mepet ini bagi Timnas Indonesia:

1. Risiko Cedera Masih Tinggi

Tambahan waktu istirahat tidak serta merta membuat kondisi pemain pulih total. Jika laga pertama berjalan intens, risiko cedera tetap tinggi saat menghadapi Irak.

Mees Hilgers Disebut Tak Laku di Eropa, Minat Main di Asia. [Dok. IG/@meeshilgerss]
Mees Hilgers Disebut Tak Laku di Eropa, Minat Main di Asia. [Dok. IG/@meeshilgerss]

Tim medis Timnas Indonesia harus tetap siaga penuh. Pemain yang tampil penuh di laga pertama bisa kelelahan jika tidak dikelola dengan baik.

2. Performa Fisik dan Fokus Bisa Terganggu

Waktu tiga hari memang lebih baik dari dua hari, tapi tetap belum ideal untuk turnamen dengan intensitas tinggi. Pemulihan stamina tetap menjadi isu utama.

baca juga

Kelelahan fisik juga bisa berdampak pada konsentrasi pemain. Apalagi jika hasil pertandingan pertama kurang memuaskan dan membawa tekanan mental.

3. Dilema Rotasi

Patrick Kluivert mungkin tetap harus melakukan rotasi. Tapi jika kedalaman skuad belum memadai, permainan bisa kehilangan keseimbangan.

Rotasi yang terlalu banyak juga bisa membuat komunikasi antar lini terganggu. Konsistensi permainan akan sulit dijaga.

Timnas Indonesia memang mendapat tambahan waktu istirahat, tapi tetap tertinggal dibanding Arab Saudi. The Green Falcons tetap memiliki total jeda enam hari antar pertandingan.

Pemain Indonesia harus bisa menjaga ritme meskipun pemulihan belum optimal. Fokus pada transisi permainan dan ketajaman fisik jadi kunci.

Selain itu, Kluivert harus bijak dalam mengelola menit bermain. Pemain kunci seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, atau Jordi Amat tidak bisa terus dipaksakan bermain penuh.

Peran pemain cadangan menjadi lebih penting dalam skenario seperti ini. Kesiapan mental dan fisik pemain lapis kedua harus benar-benar diasah.

Kerja sama tim medis, pelatih fisik, dan analis performa akan sangat menentukan. Setiap jam pemulihan harus dimaksimalkan dengan pendekatan modern.

Meski tantangan masih besar, tambahan 4 jam 30 menit bisa jadi perbedaan tipis antara menang dan kalah. PSSI patut diapresiasi karena berhasil memperjuangkan penyesuaian jadwal ini.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Hati Merangkul Suporter, Influencer Malaysia Aisar Khaled Justru Jadi Bulan-bulanan

Niat Hati Merangkul Suporter, Influencer Malaysia Aisar Khaled Justru Jadi Bulan-bulanan

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 08:31 WIB

Fakta dan Data, Performa Gerald Vanenburg di Fase Grup Piala AFF U-23 2025

Fakta dan Data, Performa Gerald Vanenburg di Fase Grup Piala AFF U-23 2025

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 07:54 WIB

Como dan Juventus Tukar Guling Emil Audero dengan Mattia Perin, Siapa yang Lebih Jago?

Como dan Juventus Tukar Guling Emil Audero dengan Mattia Perin, Siapa yang Lebih Jago?

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 07:48 WIB

Terkini

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

×