Drakor Ulsan HD! Kim Pan-gon Geram dengan Shin Tae-yong, Kenapa?

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 21:53 WIB
Drakor Ulsan HD! Kim Pan-gon Geram dengan Shin Tae-yong, Kenapa?
Dirumorkan Jadi Pelatih China, Shin Tae-yong Puji Setinggi Langit Malaysia [Tangkap layar Youtube]

Suara.com - Drama internal tengah melanda Ulsan HD, klub besar Liga Korea yang memutuskan berpisah dengan Kim Pan-gon selaku pelatih kepala di tengah musim kompetisi. Ia kesal karena tahu hal ini lebih dahulu dari media yang menyebut Shin Tae-yong sebagai sosok pengganti.

Kabar pemecatan itu justru Kim lebih dulu tahu dari media daripada pemberitahuan resmi dari manajemen klub.

Situasi tersebut membuat Kim Pan-gon merasa geram. Ia menilai Ulsan tidak profesional dalam menyampaikan keputusan penting, terutama menyangkut masa depan seorang pelatih kepala.

"Saya baru menerima pesanan pemecatan saya dari klub setelah artikel tentang pemecatan saya dimuat di media kemarin," kata Kim Pan-gon dikutip dari Yonhap News , Jumat (1/8/2025).

“Ada masalah, tidak hanya dalam hal etika tetapi juga secara administratif,” kata mantan pelatih tim nasional Malaysia tersebut.

Performa Kim Pan-gon bersama Ulsan HD memang jauh dari kata memuaskan. Dalam sepuluh laga terakhir di semua kompetisi, termasuk Piala Dunia Antarklub 2025, Ulsan gagal meraih kemenangan.

Bahkan tujuh di antaranya berakhir dengan kekalahan. Akibat rentetan hasil buruk tersebut, posisi Ulsan HD turun ke peringkat ketujuh klasemen sementara K-League 1.

Situasi yang membuat manajemen klub bergerak cepat melakukan evaluasi besar-besaran. Langkah itu salah satunya adalah memberhentikan Kim Pan-gon, mencari juru formasi yang baru.

Dan kabarnya Ulsan menunjuk Shin Tae-yong, eks juru taktik Timnas Indonesia sebagai kandidat kuat pengganti. Isu ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Korea dan Asia Tenggara.

baca juga

Meski kecewa dengan keputusan klub, Kim mengisyaratkan masih ingin mendampingi waktu setidaknya untuk satu laga ke depan.

“Untuk saat ini, saya pikir begitu,” tegas Kim.

Kim Pan-gon sendiri mulai menangani Ulsan sejak Juli 2024, menggantikan Hong Myung-bo. Saat datang, kondisi tim tengah angin-anginan, namun Kim tetap menebar optimisme dan mencoba menya.

Kini, nasib pelatih yang sempat membawa perubahan angin di Malaysia pun berubah drastis. Ia tidak hanya harus menerima kenyataan didepak, tetapi juga menelan pil pahit karena cara klub memperlakukannya dianggap tidak manusiawi.

Sementara itu, kabar mengenai pencahayaan Shin Tae-yong oleh Ulsan HD akan terus menjadi sorotan.

Bahkan, STY kabarnya disodorkan kontrak luar biasa dengan gaji tertinggi daripada pelatih-pelatih lain di Liga Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Nama Pelatih yang Bisa Gantikan Gerald Vanenburg di Ajang Sea Games 2025

3 Nama Pelatih yang Bisa Gantikan Gerald Vanenburg di Ajang Sea Games 2025

Your Say | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 19:48 WIB

Menakar Gaji Shin Tae-yong di Ulsan HD, Lebih Besar dari yang Diberi PSSI?

Menakar Gaji Shin Tae-yong di Ulsan HD, Lebih Besar dari yang Diberi PSSI?

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 19:44 WIB

3 Pemain Top yang Akan Dilatih Shin Tae-yong di Ulsan HD, Ada Kiper Andalan Korea Selatan

3 Pemain Top yang Akan Dilatih Shin Tae-yong di Ulsan HD, Ada Kiper Andalan Korea Selatan

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 20:55 WIB

3 Keuntungan Striker Rp1,3 Miliar Bela Timnas Indonesia di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

3 Keuntungan Striker Rp1,3 Miliar Bela Timnas Indonesia di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×