Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Kamis, 19 Maret 2026 | 11:31 WIB
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
Timnas Iran memastikan tetap ambil bagian di Piala Dunia FIFA 2026 meski situasi geopolitik tengah memanas. [instagram/iran_football_federation]
baca 10 detik
  • Timnas Iran tetap berpartisipasi pada Piala Dunia FIFA 2026 meski terdapat situasi geopolitik konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
  • Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan pada 11 Juni hingga 19 Juli di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
  • Iran sedang mengupayakan pemindahan lokasi pertandingan grup dari Amerika Serikat ke Meksiko melalui komunikasi dengan FIFA.

Suara.com - Timnas Iran memastikan tetap ambil bagian di Piala Dunia FIFA 2026 meski situasi geopolitik tengah memanas. Di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel, Iran menegaskan sikap tetap bertanding.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa negaranya tidak akan mundur dari turnamen yang akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 tersebut.

Ajang ini sendiri berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Sebelumnya, Iran menjadi salah satu tim yang lebih dulu mengamankan tiket ke putaran final. Namun, eskalasi konflik sejak akhir Februari sempat menimbulkan spekulasi terkait keikutsertaan mereka.

Dalam skenario awal, seluruh pertandingan fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat. Namun kini, federasi tengah mengupayakan perubahan venue dengan membuka komunikasi bersama FIFA agar laga bisa dipindahkan ke Meksiko.

Sambil menunggu kepastian, Iran tetap mematangkan persiapan. Tim berjuluk Team Melli itu saat ini menjalani pemusatan latihan di Turki.

Mereka juga dijadwalkan mengikuti turnamen mini di Antalya dengan menghadapi Nigeria dan Kosta Rika sebagai bagian dari uji coba internasional.

"Tim nasional sedang mengadakan kamp pelatihan di Turki, dan kami juga akan memainkan dua pertandingan persahabatan di sana," kata Taj dikutip dari Reuters.

"Kami akan memboikot Amerika, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia," ujar Taj.

baca juga

Pernyataan tersebut disampaikan saat menyambut kepulangan tim nasional wanita Iran dari Australia.

Dalam momen itu, sempat mencuat isu sensitif terkait tawaran suaka dari pemerintah Australia kepada para pemain karena alasan keamanan.

Dari rombongan yang berangkat, tujuh pemain sempat mempertimbangkan opsi tersebut. Namun pada akhirnya, hanya dua orang yang memutuskan untuk tetap tinggal di Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Terkini

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

×