Suara.com - Jay Idzes dilaporkan segera merapat ke Sassuolo setelah sebelumnya dikaitkan dengan Torino dalam bursa transfer pemain Serie A Liga Italia.
Kepastian transfer Jay Idzes diungkap oleh Gianluca Di Marzio yang dikenal sebagai pakar transfer terkemuka di Italia.
Jay Idzes akan bergabung bersama rekannya dari Venezia, Fali Candre, menuju Sassuolo dengan nilai transfer 11 juta euro dan tambahan bonus 1 juta euro jika klub bertahan di Serie A Italia.
Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo memperkuat posisi klub dalam upaya bangkit dari degradasi yang mereka alami pada musim 2023-2024.
![Breaking News! Jay Idzes Dikontrak Torino hingga 2029 [Instagram Jay Idzes]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/07/15525-jay-idzes.jpg)
Sassuolo adalah klub yang berbasis di kota kecil Emilia-Romagna dan dikenal luas di kalangan penggemar sepak bola karena prestasi mengejutkan mereka di Serie A Italia.
Klub ini pertama kali berdiri pada tahun 1920 dan berjuang dari level terbawah sepak bola Italia hingga mampu promosi ke Serie A pada musim 2013-2014.
Sassuolo mengusung warna khas hitam dan hijau dan dijuluki I Neroverdi oleh pendukung mereka.
Meski berasal dari kota dengan penduduk hanya sekitar 41.000 jiwa, Sassuolo mampu mencatat sejarah hebat di antara klub-klub besar Serie A Italia.
Perjalanan Sassuolo dimulai dari Serie D dan C2 hingga akhirnya promosi ke Serie B pada musim 2007-2008 berkat sentuhan pelatih Massimiliano Allegri.
Setelah beberapa kali mencoba lolos melalui play-off, akhirnya Sassuolo menjadi juara Serie B musim 2012-2013 dan promosi langsung ke Serie A.
Musim pertama mereka di Serie A penuh tantangan, namun Sassuolo mampu bertahan dan bahkan menang lawan tim kuat seperti Bologna dan Sampdoria.

Sassuolo semakin dikenal sebagai tim menyerang atraktif terutama saat dilatih Roberto De Zerbi sejak 2018.
Di bawah asuhan De Zerbi, Sassuolo memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Serie A dan menjadi pesaing papan tengah hingga atas.
Musim terbaik Sassuolo di Serie A terjadi pada 2015-2016 saat finis di peringkat keenam dan lolos ke Liga Europa.
Pada musim tersebut, Sassuolo sukses mengalahkan Red Star Belgrade dan melaju ke fase grup Europa League.
Jay Idzes akan memperkuat klub dengan rekam jejak menghadirkan kejutan besar di Serie A, termasuk menundukkan Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.
Sassuolo menjadi tim Serie A pertama sejak 1955-1956 yang mampu meraih kemenangan di markas tiga raksasa tersebut dalam semusim.
Rekor kemenangan Sassuolo atas Inter Milan sangat mencolok dengan 10 kemenangan dari 22 pertemuan di Serie A Italia.
Sassuolo bahkan pernah menang atas Inter di Giuseppe Meazza pada musim 2015-2016, 2016-2017, 2017-2018, dan 2021-2022.
Meski mengalami degradasi pada musim 2023-2024, Sassuolo tetap mengalahkan Inter Milan dua kali dalam pertemuan musim itu.
Sementara itu, catatan Sassuolo melawan AC Milan pun tak kalah mencolok dengan 7 kemenangan dari 24 pertemuan.
Salah satu kemenangan paling mengesankan terjadi saat Sassuolo mengalahkan AC Milan 5-2 di San Siro pada musim 2022-2023.
Domenico Berardi menjadi pemain ikonik Sassuolo yang setia dan produktif selama bertahun-tahun memperkuat tim.
Stadion kebanggaan mereka, Mapei Stadium – Citta del Tricolore, menjadi rumah utama sejak promosi ke Serie A karena stadion asli terlalu kecil.
Klub ini dimiliki oleh MAPEI Group, perusahaan besar asal Milan yang turut berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur dan akademi Sassuolo.
Sassuolo menjadi contoh klub kecil yang sukses bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia berkat perencanaan jangka panjang dan rekrutmen cerdas.
Kedatangan Jay Idzes ke Sassuolo membuka babak baru bagi kariernya di Serie A dan memperkuat lini belakang tim tersebut.
Transfer Jay Idzes ke Sassuolo menjadi langkah penting dalam kariernya dan menjadi sorotan penggemar sepak bola Indonesia.
