Banned FIFA Masih Berlaku, PSM Makassar Fix Tak Bisa Turunkan Pemain Baru

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:40 WIB
Banned FIFA Masih Berlaku, PSM Makassar Fix Tak Bisa Turunkan Pemain Baru
PSM Makassar. Sanksi itu sudah berlaku sejak 28 Maret 2025 dan belum dicabut. Artinya, seluruh rekrutan anyar PSM belum bisa dimainkan.

Suara.com - PSM Makassar dipastikan tak bisa menurunkan pemain barunya saat melawan Persijap Jepara dalam laga pembuka Super League 2025/2026.

Status larangan pendaftaran pemain dari FIFA yang belum dicabut menjadi alasan utama, meski telah melakukan persiapan sejak 6 Juli 2025, termasuk menggelar serangkaian laga uji coba, PSM tetap terhenti oleh sanksi yang dijatuhkan FIFA.

Klub berjuluk Juku Eja itu sejatinya telah merekrut tujuh amunisi baru untuk memperkuat skuad, termasuk tiga legiun asing: Alex Tanque, Lucas Dias, dan Jacques Medina.

Sementara empat lainnya merupakan pemain lokal, yakni Rifki Dwi, Resky Fandi, Gala Pagamo, dan Muhammad Tedja Kusuma.

Namun hingga Jumat (8/8/2025) siang pukul 11.30 WIB beberapa jam sebelum kickoff melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare nama PSM Makassar masih tercantum dalam daftar FIFA Registration Bans.

Sanksi itu sudah berlaku sejak 28 Maret 2025 dan belum dicabut. Artinya, seluruh rekrutan anyar PSM belum bisa dimainkan.

Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Operasional I.League, Asep Saputra.

“Iya kalau belum lifted juga berarti belum bisa mendaftarkan pemain baru,” ujar Asep kepada awak media, Jumat (8/8/2025).

Sanksi tersebut diberlakukan untuk tiga periode jendela transfer.

baca juga

Namun bisa dicabut lebih cepat apabila manajemen PSM mampu menyelesaikan kewajibannya dan pihak pemain mencabut gugatan.

Sementara itu, Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menjelaskan bahwa pihak klub sebenarnya sudah memenuhi kewajiban kepada pemain yang menggugat, yaitu Wiljan Pluim, sejak awal Agustus.

Namun laporan ke FIFA belum dihapus oleh yang bersangkutan.

“Sejak 1 Agustus lalu kami sudah melunasi kewajiban kepada pihak penggugat dengan nilai sesuai yg disengketakan dan muncul dalam gugatan penggugat lewat FIFA,” ujar Sule sapaan akrabnya.

"Pihak penggugat juga sudah menerima pelunasan dari PSM. Harusnya sudah tidak ada masalah lagi. Sekarang kami menunggu pihak penggugat untuk mencabut laporannya," tambahnya.

Dengan kondisi ini, PSM Makassar akan melakoni laga perdana Super League 2025/2026 dengan kekuatan lama, tanpa tambahan dari tujuh pemain baru yang direkrut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bernardo Tavares Waspadai Persijap Jepara, PSM Makassar Siap Hadapi Laga Sulit di Parepare

Bernardo Tavares Waspadai Persijap Jepara, PSM Makassar Siap Hadapi Laga Sulit di Parepare

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:58 WIB

Comeback Setelah 11 Tahun, Persijap Jepara Tantang PSM Makassar dengan Rasa Percaya Diri

Comeback Setelah 11 Tahun, Persijap Jepara Tantang PSM Makassar dengan Rasa Percaya Diri

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:42 WIB

Reva Adi Kembali ke GBT, Ingin Buktikan PSIM Yogyakarta Layak di BRI Super League

Reva Adi Kembali ke GBT, Ingin Buktikan PSIM Yogyakarta Layak di BRI Super League

Bola | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 15:31 WIB

Terkini

3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali

3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali

Bali | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:09 WIB

UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir

UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda

Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Bali | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:58 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?

Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan

Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:47 WIB

Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026

Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:39 WIB

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

×