Suara.com - Borneo FC membuka musim Indonesia Super League 2025-2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Segiri, Samarinda.
Pertandingan ini menjadi laga pekan pertama yang mempertemukan dua tim yang sama-sama ingin menunjukkan performa terbaiknya di awal kompetisi Indonesia Super League.
Gol tunggal dalam laga ini dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-66 dan membawa Borneo FC merebut tiga poin penting.
Dengan kemenangan ini, Borneo FC langsung memuncaki klasemen sementara Indonesia Super League 2025-2026.
Sebaliknya, Bhayangkara Presisi Lampung FC harus menerima kenyataan menjadi juru kunci setelah menelan kekalahan.
Pertandingan antara Borneo FC vs Bhayangkara Presisi Lampung FC berlangsung cukup seimbang meski tuan rumah lebih dominan.
Pada menit ke-10, Bhayangkara FC sempat mengancam gawang Borneo FC lewat situasi sepak pojok yang nyaris membuahkan gol.
Penjaga gawang Nadeo Argawinata tampil gemilang dan berhasil menyapu bola keluar dari area berbahaya.
Borneo FC kemudian merespons melalui tendangan first time Fajar Fathurrahman dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar dari gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Kesempatan emas datang untuk Borneo FC pada menit ke-22 saat Maicon de Souza gagal menyambut umpan silang dari Mariano Peralta.
Tujuh menit berselang, giliran Bhayangkara Presisi Lampung FC menciptakan peluang lewat tembakan Christian Illic yang bisa ditepis oleh Nadeo.
Pertandingan berjalan sengit hingga turun minum dengan skor imbang 0-0 antara Borneo FC dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Memasuki babak kedua, jual beli serangan semakin intens dengan kedua tim menekan lewat lini tengah dan sayap.
Pemain pengganti Bhayangkara FC, Sani Rizki, mendapatkan peluang terbuka di menit ke-56, namun tembakannya belum menemui sasaran.
Empat menit kemudian, Maicon de Souza kembali gagal memanfaatkan peluang emas saat tinggal berhadapan dengan Awan Setho.
Akhirnya kebuntuan pecah ketika Mariano Peralta mencetak gol melalui tendangan plesing yang tak bisa dijangkau Awan Setho.
Borneo FC akhirnya mencetak gol di menit 66, usai Mariano Peralta mencetak gol melalui tendangan plesing yang tidak bisa dijangkau Setho.
Setelah tertinggal, Bhayangkara Presisi Lampung FC mencoba membalas melalui sepakan keras Putu Gede, tapi kembali digagalkan oleh Nadeo.
Tak berselang lama setelah itu, Bhayangkara FC mencoba menyamakan kedudukan melalui tendangan keras Putu Gede. Namun, Nadeo tidak kembali tampil gemilang.
Skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC atas Bhayangkara Presisi Lampung FC bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dari statistik pertandingan, Borneo FC mencatat penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen milik Bhayangkara FC.
Dalam hal peluang, Borneo FC mencatat lima tembakan dengan dua mengarah ke gawang, sedangkan Bhayangkara memiliki empat tembakan dan tiga tepat sasaran.
Kemenangan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Borneo FC untuk bersaing di puncak klasemen Indonesia Super League musim ini.
Di pekan selanjutnya, Borneo FC dijadwalkan menghadapi PSBS Biak untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC akan mencoba bangkit saat menjamu PSM Makassar.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio penyerang Peralta, Maicon, dan Coutinho di lini depan.
Di sisi lain, Bhayangkara Presisi Lampung FC yang dilatih Paul Munster menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Shanyder sebagai ujung tombak.
Kemenangan ini juga memperlihatkan ketangguhan Nadeo Argawinata yang menjadi tembok kokoh di bawah mistar Borneo FC.
Performa Borneo FC di laga pembuka ini menjadi sinyal bahwa mereka siap menjadi penantang serius gelar juara Indonesia Super League 2025-2026.