- Bali United meminjamkan tiga pemain muda ke klub Liga 2 dan 3.
- Peminjaman pemain muda adalah strategi untuk menambah jam terbang mereka.
- Tujuan peminjaman adalah agar pemain kembali lebih matang dan siap.
Suara.com - Bali United mengambil langkah strategis dengan meminjamkan tiga pemain muda mereka ke klub berbeda di Liga 2 dan Liga 3 untuk musim kompetisi 2025/2026.
“Kami resmi melepas tiga pemain muda untuk menjalani masa peminjaman ke tiga tim berbeda,” ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri, di Gianyar, Bali, Kamis.
Dillan Rinaldi menjadi pemain pertama yang dipinjamkan ke Persikad Depok, klub yang berlaga di Liga 2 musim ini.
Selain itu, Komang Tri akan membela Garudayaksa, salah satu tim Liga 2 yang menantang, untuk menambah pengalaman dan jam terbangnya di kompetisi nasional.
Komang Dedi memilih jalur berbeda dengan bergabung bersama Perseden Denpasar, klub asal Bali yang bertanding di Liga 3, untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih intensif.
Komang Tri dan Komang Dedi merupakan alumni Bali United Youth yang sebelumnya tampil di Elite Pro Academy (EPA) sebelum promosi ke tim senior.
Pengalaman Komang Tri juga mencakup masa peminjaman musim lalu ke Nusantara United, yang membantunya mengasah keterampilan di level kompetisi yang berbeda.
Sementara itu, Dillan Rinaldi berasal dari SV Bergisch Gladbach U-19 di Jerman dan sebelumnya sudah beberapa kali tampil bersama Bali United U-20 di ajang EPA Liga 1 musim lalu.
Dillan juga sempat tampil beberapa pertandingan untuk tim senior saat masih dilatih oleh Stefano Cugurra, yang memberikan pengalaman berharga untuk pemain muda ini.
Baca Juga: Thom Haye dan Federico Barba Bukan Terakhir, Persib Masih Berburu Pemain Anyar
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Garudayaksa, Persikad Depok, dan Perseden Denpasar yang telah memberikan kesempatan kepada pemain kami untuk berkembang dan meraih hasil positif bersama,” tambah Yabes Tanuri.
Bali United memanfaatkan masa peminjaman ini sebagai strategi untuk memperkuat pengalaman kompetitif pemain muda sebelum kembali ke tim senior.
Musim 2025/2026, Bali United memiliki total 32 pemain, termasuk delapan pemain asing dan sisanya pemain lokal yang siap bersaing di Liga 1.
Pemain asing yang bergabung antara lain empat jebolan liga Belanda Eredivisie, yakni Jordy, Mike Hauptmijer, Thijmen Goppel, dan Tim Receveur, yang menambah kualitas tim.
Selain itu, tim juga diperkuat Boris Kopitovic, Brandon Wilson, Joao Ferrari, dan Mirza Mustafic untuk menambah kedalaman skuad di musim baru.
Langkah peminjaman pemain muda ini menunjukkan fokus Bali United pada pengembangan talenta lokal agar siap menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Peminjaman juga membantu klub menjaga keseimbangan skuad senior sambil memastikan pemain muda mendapatkan pengalaman yang signifikan di lapangan.
Dengan strategi ini, Bali United berharap para pemain muda dapat kembali lebih matang dan siap memberikan kontribusi besar untuk tim utama.
Peminjaman ke klub Liga 2 dan Liga 3 diharapkan meningkatkan kemampuan adaptasi pemain muda dalam berbagai kondisi kompetisi dan tekanan pertandingan.
Selain itu, pengalaman bermain di klub berbeda memungkinkan para pemain membangun mental dan profesionalisme yang lebih kuat untuk karier mereka.
Bali United juga terus berupaya menjaga hubungan baik dengan klub lain melalui kerja sama peminjaman yang saling menguntungkan kedua pihak.
Para pemain muda diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk memperluas pengalaman kompetitif sebelum kembali ke tim senior.
Masa peminjaman ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier pemain muda Bali United untuk mencapai potensi maksimal mereka.
Strategi ini sejalan dengan visi klub untuk mencetak talenta lokal yang siap bersaing di level nasional dan internasional.
Bali United menegaskan komitmen mereka dalam mengembangkan pemain muda melalui program peminjaman yang terstruktur dan bermanfaat.
Dengan dukungan penuh dari manajemen, masa peminjaman ini diharapkan membawa dampak positif bagi pertumbuhan karier pemain dan kesuksesan tim di musim mendatang.