- Kevin Diks menunjukkan performa solid meski timnya kalah di Bundesliga.
- Pemain diaspora Indonesia memberikan kontribusi positif di Liga Thailand.
- Pemain keturunan Indonesia menunjukkan kualitas dan potensi di liga luar negeri.
Suara.com - Kevin Diks, bek Timnas Indonesia, dipercaya tampil penuh saat Borussia Mönchengladbach melawan VfB Stuttgart pada pekan kedua Bundesliga.
Pemain diaspora Indonesia tersebut dimainkan sebagai bek tengah dalam formasi 4-1-4-1 sebelum akhirnya bergeser ke posisi bek kanan di akhir laga.
Sepanjang pertandingan, Kevin Diks mencatatkan tiga sapuan, satu blok tembakan, dua intersep, dan satu percobaan tembakan meski belum mengarah ke gawang.

Meski tampil solid, pemain keturunan Indonesia ini tidak mampu menghindarkan Borussia Mönchengladbach dari kekalahan tipis di Bundesliga.
Stuttgart memastikan kemenangan 1-0 melalui sundulan Chema Andres setelah menerima umpan silang Jamie Leweling di menit ke-79.
Skor tersebut bertahan hingga laga usai, sekaligus menjadi catatan pahit bagi Kevin Diks sebagai salah satu pemain diaspora Indonesia yang tampil di Bundesliga.
Sementara itu, kabar datang dari Liga Thailand dengan kiprah Asnawi Mangkualam bersama Port FC.
Pemain Timnas Indonesia tersebut masuk pada menit ke-69 ketika Port FC menghadapi Rayong FC di pekan ketiga Liga Thailand.
Pertandingan berlangsung ketat dan akhirnya berakhir dengan skor imbang 1-1, membuat kontribusi Asnawi sebagai pemain diaspora Indonesia tetap memberi dampak positif.
Baca Juga: Calvin Verdonk Pindah ke Lille, Media Belanda: Pukulan Telak Buat NEC Nijmegen
![Kevin Diks Naik Kelas! Kini Jadi Salah Satu Bos di Ruang Ganti Gladbach [Instagram Kevin Diks]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/14/53349-kevin-diks.jpg)
Selain Asnawi, Pratama Arhan juga mendapat kesempatan bermain di Liga Thailand bersama Bangkok FC.
Arhan masuk pada menit ke-72 saat timnya menghadapi BG Pathum United dan berhasil menjaga lini pertahanan dengan baik.
Bangkok FC akhirnya meraih kemenangan 2-1, yang menjadi kabar menggembirakan bagi kiprah pemain keturunan Indonesia di Liga Thailand.
Menariknya, gol kemenangan Bangkok FC dicetak oleh Ilias Alhaft, pemain keturunan Indonesia yang juga memperkuat tim tersebut.
Kehadiran Ilias Alhaft semakin menambah daftar pemain diaspora Indonesia yang sukses memberi kontribusi nyata di luar negeri.
Secara keseluruhan, pekan ini menjadi bukti nyata bahwa pemain keturunan Indonesia mampu menunjukkan kualitas di Bundesliga maupun Liga Thailand.
Kiprah Kevin Diks di Bundesliga memperlihatkan bagaimana pemain diaspora Indonesia terus berkembang di level kompetitif Eropa.
Di sisi lain, penampilan Asnawi dan Arhan di Liga Thailand menunjukkan bahwa pemain Timnas Indonesia tidak hanya berkontribusi di level nasional, tetapi juga di klub luar negeri.
Fenomena meningkatnya jumlah pemain keturunan Indonesia yang tampil di berbagai liga top dunia menjadi peluang besar bagi Timnas Indonesia.
Dengan pengalaman bermain di Bundesliga dan Liga Thailand, para pemain diaspora Indonesia diharapkan bisa membawa kualitas lebih saat membela Merah Putih.
Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi pemain diaspora Indonesia semakin penting dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia.
Nama-nama seperti Kevin Diks di Bundesliga, serta Asnawi dan Arhan di Liga Thailand, memperlihatkan bahwa potensi pemain keturunan Indonesia sangat besar.
Ke depan, kiprah pemain diaspora Indonesia di kompetisi luar negeri diyakini akan terus meningkat seiring kebutuhan Timnas Indonesia terhadap pemain berpengalaman.
Dengan performa stabil, pemain keturunan Indonesia dapat menjadi tumpuan bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi kompetisi internasional yang lebih berat.
Pekan ini bisa menjadi momentum positif untuk melihat semakin banyak pemain diaspora Indonesia menunjukkan kontribusi di Bundesliga maupun Liga Thailand.