Kata-kata Jay Idzes Banyak Bakar-bakaran di Indonesia: Tetaplah...

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:51 WIB
Kata-kata Jay Idzes Banyak Bakar-bakaran di Indonesia: Tetaplah...
Jay Idzes mengomentari saat ini kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja (IG Jay Idzes)

Suara.com - Kapten Timnas Indonesia,Jay Idzes mengomentari kericuhan yang terjadi di berbagai kota di Indonesia. Banyak bakar-bakaran.

Jay Idzes mengomentari saat ini kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja melalui Instagram Story pribadinya.

"Menyedihkan mendengar apa yang terjadi saat ini, tetaplah aman dan saling menjaga," tulisnya.

Sejumlah media asing menyoroti perkembangan aksi demonstrasi di berbagai kota Indonesia setelah tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online.

Demo besar ini dipandang sebagai ujian serius pertama bagi kepemimpinan Presiden Prabowo yang baru berjalan hampir setahun.

Kerusuhan yang meluas ke Jakarta, Bandung, Surabaya hingga Makassar menunjukkan kekecewaan publik terhadap kondisi politik dan ekonomi yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil.

Nama Affan Kurniawan kemudian menjadi simbol perlawanan, karena tragedi yang menimpanya memicu gelombang protes yang semakin sulit dikendalikan.

Menurut laporan media asing, ribuan mahasiswa, pekerja, dan komunitas ojek online berbondong-bondong mendatangi Gedung DPR RI serta Mako Brimob di Jakarta.

Aksi demonstrasi juga berlangsung di kota lain, bahkan saat hujan deras massa tetap bertahan menyuarakan tuntutan.

baca juga

Di Bandung, sebuah rumah aset negara dilaporkan terbakar, sementara di Makassar sebuah pos polisi hangus dilalap api.

Sejumlah pengemudi ojek online mendesak agar kepolisian mengusut tuntas insiden yang menewaskan Affan Kurniawan secara transparan.

Tragedi ini membuat Presiden Prabowo mengeluarkan pernyataan resmi, yang menekankan bahwa penyelidikan harus dilakukan secara terbuka dan aparat yang bersalah wajib bertanggung jawab.

Dampak dari aksi demonstrasi ini terasa di sektor ekonomi, ketika nilai rupiah melemah 0,9 persen terhadap dolar AS dan indeks saham merosot 1,5 persen.

Media asing lain mencatat bahwa pemicu demo bukan hanya soal tragedi Affan, tetapi juga kekecewaan terhadap kebijakan DPR terkait tunjangan rumah sebesar Rp 50 juta per bulan.

Selain itu, massa menuntut kenaikan upah, pengurangan pajak, hingga pemberantasan korupsi yang dinilai belum berjalan efektif.

Prosesi pemakaman Affan Kurniawan dihadiri ribuan rekan sesama ojek online serta tokoh publik yang memberi penghormatan terakhir.

Perusahaan Gojek pun menyampaikan belasungkawa mendalam, menegaskan bahwa kehilangan Affan meninggalkan duka besar bagi seluruh keluarga besar driver.

Polisi kemudian menahan tujuh anggota Brimob yang terbukti melanggar kode etik karena terlibat dalam pelindasan yang menewaskan Affan.

Situasi ini membuat aksi demonstrasi semakin kuat, karena publik menilai masih banyak aparat yang bertindak berlebihan dalam menangani massa.

Sejumlah media asing menggambarkan gelombang protes ini sebagai titik balik bagi pemerintahan Presiden Prabowo yang harus menunjukkan ketegasan sekaligus kepedulian terhadap rakyat.

Dari sisi politik, demo besar ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperbaiki komunikasi publik dan memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil, termasuk komunitas ojek online.

Dari sisi ekonomi, aksi massa yang berujung kerusuhan berpotensi memperlambat kepercayaan investor asing terhadap stabilitas pasar di Indonesia.

Sorotan dunia terhadap aksi demonstrasi di Indonesia semakin kuat, mengingat negeri ini merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di Asia.

Affan Kurniawan kini dianggap bukan hanya korban, melainkan simbol perjuangan masyarakat menuntut keadilan dan perubahan.

Gelombang demo yang dimulai dari tragedi seorang ojek online mencerminkan bahwa ketidakpuasan publik tidak bisa dipandang sebelah mata.

Perhatian media asing yang begitu intens menandakan bahwa situasi ini memiliki dampak internasional, baik dari segi politik, ekonomi, maupun stabilitas sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Hilangnya Thom Haye di Latihan Persib, Padahal Sudah di Indonesia

Misteri Hilangnya Thom Haye di Latihan Persib, Padahal Sudah di Indonesia

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:38 WIB

Jelang FIFA Matchday September, Patrick Kluivert Awasi Ketat Rizky Ridho Cs

Jelang FIFA Matchday September, Patrick Kluivert Awasi Ketat Rizky Ridho Cs

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:36 WIB

Baru Tahu, Debut Jay Idzes Makan Korban Singkirkan Bintang Besar Ini

Baru Tahu, Debut Jay Idzes Makan Korban Singkirkan Bintang Besar Ini

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:28 WIB

Terkini

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:35 WIB

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:22 WIB

×