Jay Idzes Umumkan Kabar Duka

Pebriansyah Ariefana

Senin, 01 September 2025 | 07:30 WIB
Jay Idzes Umumkan Kabar Duka
Kapten Timnas Jay Idzes sampaikan keprihatinan atas situasi di Indonesia. (IG Jay Idzes)
Baca 10 detik
  • Kapten Timnas Jay Idzes sampaikan keprihatinan atas situasi di Indonesia.
  • Liga Super menunda tiga pertandingan untuk menjaga keselamatan semua pihak.
  • Demonstrasi dipicu protes tunjangan DPR di tengah kesulitan ekonomi.

Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes umumkan kabar duka. Dia angkat bicara mengenai situasi yang sedang ramai diperbincangkan di Tanah Air.

Pesan itu ia sampaikan lewat unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (31/8/2025).

Meski tidak menyebutkan secara detail persoalan yang membuatnya prihatin, Jay Idzes diyakini merujuk pada kondisi Indonesia yang tengah diguncang unjuk rasa besar.

Sejumlah aksi demonstrasi di kota-kota besar berakhir ricuh dan memunculkan kekhawatiran di masyarakat.

Pemain yang kini membela Sassuolo di Liga Italia Serie A tersebut merasa sedih mendengar perkembangan situasi di Indonesia.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah saling peduli antar sesama agar tidak memperburuk keadaan.

"Sangat sedih mendengar apa yang sedang terjadi saat ini, tetap jaga keselamatan dan saling peduli satu sama lain," tulis Jay Idzes.

Kata-kata itu menjadi pengingat agar publik tidak larut dalam pertentangan dan tetap menjaga rasa kebersamaan.

Jay Idzes bukan satu-satunya figur sepak bola yang menunjukkan empatinya terhadap kondisi Indonesia.

baca juga

Beberapa pemain di kompetisi Super League 2025-2026 juga melakukan aksi simbolis sebagai bentuk solidaritas.

Skuad Persis Solo mengenakan pita hitam di lengan mereka saat melawan Bhayangkara FC pada Jumat (28/8/2025).

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, yang juga rekan Jay Idzes di Timnas Indonesia, melakukan hal serupa ketika bertanding melawan Dewa United.

Aksi pita hitam itu dipandang sebagai bentuk rasa duka atas kerusuhan yang memicu korban dan kerugian di masyarakat.

Tak hanya para pemain, pihak operator Super League pun ikut mengambil langkah antisipasi.

Tiga pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan resmi ditunda demi menjaga keamanan.

Pertandingan yang ditunda antara lain PSM Makassar melawan Persebaya, Persib Bandung melawan Borneo FC, serta Persita Tangerang melawan Semen Padang.

Keputusan ini diambil setelah memperhatikan perkembangan situasi di berbagai daerah yang belum kondusif.

Fokus utama penundaan pertandingan adalah menjaga keselamatan pemain, ofisial, serta penonton yang terlibat dalam kompetisi.

Kondisi politik dan sosial yang sedang panas dipicu oleh demonstrasi menentang kebijakan pemerintah.

Isu paling banyak memicu protes adalah tunjangan besar yang diterima anggota DPR di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.

Ketidakpuasan publik semakin meluas ketika terjadi insiden tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek daring.

Korban dinyatakan meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob ketika kerusuhan berlangsung.

Insiden tersebut menjadi pemicu meningkatnya amarah masyarakat terhadap aparat maupun pengambil kebijakan.

Jay Idzes melalui pesannya mengajak publik untuk menahan diri agar situasi tidak makin memburuk.

Pemain yang dikenal sebagai bek tangguh itu menekankan pentingnya solidaritas di tengah cobaan bangsa.

Suara Jay Idzes dianggap mewakili keresahan banyak orang yang mendambakan kedamaian.

Sepak bola Indonesia pun ikut terdampak karena jadwal kompetisi harus berubah menyesuaikan kondisi keamanan.

Meski demikian, aksi kepedulian dari para pesepak bola diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah kegaduhan.

Situasi ini menunjukkan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, bisa menjadi medium penting untuk menyuarakan kepedulian sosial.

Dengan dukungan publik, diharapkan kondisi Indonesia bisa kembali aman dan masyarakat bisa menjalani aktivitas seperti biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Persib Bandung, Kenapa Harus Eliano Reijnders?

Dear Persib Bandung, Kenapa Harus Eliano Reijnders?

Bola | Senin, 01 September 2025 | 06:37 WIB

Selamat Datang Eliano Reijnders di Persib Bandung

Selamat Datang Eliano Reijnders di Persib Bandung

Bola | Senin, 01 September 2025 | 06:18 WIB

Fans Calvin Verdonk: Terimakasih atas Dedikasimu Bersama Merah, Hijau, dan Hitam

Fans Calvin Verdonk: Terimakasih atas Dedikasimu Bersama Merah, Hijau, dan Hitam

Bola | Senin, 01 September 2025 | 06:08 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×