Pengamat Belanda: Ole Romeny Seorang Pembunuh di Lini Depan

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 02 September 2025 | 09:45 WIB
Pengamat Belanda: Ole Romeny Seorang Pembunuh di Lini Depan
Jeroen Lezer menganggap Marselino Ferdinan penyerang Timnas Indonesia paling berbahaya. (IG Ole Romeny)
Baca 10 detik
  • Jeroen Lezer menganggap Marselino Ferdinan penyerang Timnas Indonesia paling berbahaya.
  • Gaya bermain Marselino Ferdinan dinilai mirip legenda Belanda Marco van Basten.
  • Jeroen Lezer menilai Ole Romeny adalah penyerang yang sangat mematikan.

Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, mendapat apresiasi besar dari pengamat sepak bola asal Belanda yang sudah lama tinggal di Indonesia, Jeroen Lezer.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Bicara Bola, Jeroen menilai penampilan Marselino yang kini memperkuat klub Oxford United di Inggris sebagai salah satu talenta muda paling berbahaya di lini serang Timnas Indonesia.

Ia menggambarkan Marselino sebagai sosok panther yang selalu siap menerkam lawan dengan kemampuan dribel dan kelincahannya di area kotak penalti.

"Untuk pemain lokal, saya suka sekali Marselino. Dia adalah pemain yang sangat berbahaya ketika masuk kotak penalti lawan dan dia punya kemampuan dribel bagus. Marselino itu seperti panther," kata Jeroen Lezer.

"Panther tidur di pohon dengan satu mata terbuka dan langsung menerkam ketika ada mangsa," jelasnya.

Menurut pengamat sepak bola tersebut, gaya bermain Marselino memiliki kemiripan dengan legenda Belanda, Marco van Basten, yang dikenal berbahaya di lini depan pada masa jayanya.

"Nah, Marselino gaya bermainnya seperti itu. Kalau di Belanda, Marselino itu mirip dengan Marco van Basten," jelasnya.

Selain memuji Marselino Ferdinan, Jeroen juga memberi perhatian pada sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kini berkarier di Eredivisie Belanda.

Ia menyebut sering mengikuti penampilan Mees Hilgers, Thom Haye, Calvin Verdonk, dan Joey Pelupessy saat tampil bersama klub masing-masing.

baca juga

"Saya suka sekali dengan Thom Haye. Saya menonton Eredivisie setiap pekan dan selalu senang setiap kali Mees Hilgers, Thom Haye, Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy bermain," ujarnya.

Menurutnya, permainan mereka sangat solid, sementara Ole Romeny yang juga memperkuat Timnas Indonesia dipandang sebagai sosok berbahaya di lini serang.

"Saya suka mereka karena saya lihat permainan mereka di Eredivisie. Ole Romeny adalah seorang pembunuh di lini depan," pungkasnya.

Di sisi lain, Timnas Indonesia kini tengah bersiap menghadapi laga FIFA matchday periode September 2025.

Skuad Garuda dijadwalkan melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (5/9/2025).

Tiga hari berselang, Indonesia kembali tampil di stadion yang sama melawan Lebanon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Keturunan Semarang Tiba di Indonesia, Dipastikan Tambah Kekuatan Timnas Indonesia 4 Hari Lagi

Pemain Keturunan Semarang Tiba di Indonesia, Dipastikan Tambah Kekuatan Timnas Indonesia 4 Hari Lagi

Bola | Selasa, 02 September 2025 | 08:53 WIB

Mengejutkan! Elkan Baggott Diincar Peterborough United, Mau Dibeli Apa Dipinjam?

Mengejutkan! Elkan Baggott Diincar Peterborough United, Mau Dibeli Apa Dipinjam?

Bola | Selasa, 02 September 2025 | 07:12 WIB

Kata-kata Calvin Verdonk Gabung ke LOSC Lille Hingga Cetak Rekor Gila untuk Indonesia

Kata-kata Calvin Verdonk Gabung ke LOSC Lille Hingga Cetak Rekor Gila untuk Indonesia

Bola | Selasa, 02 September 2025 | 06:33 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×