Penyerang Happy Berkat Aturan Offside Baru Usulan Arsene Wenger, Ini Bedanya

Rifan Aditya

Minggu, 14 September 2025 | 10:38 WIB
Penyerang Happy Berkat Aturan Offside Baru Usulan Arsene Wenger, Ini Bedanya
aturan offside baru (Twitter/@premierleague).
Baca 10 detik
  • Arsene Wenger mengusulkan perubahan aturan offside baru dan sedang diuji coba FIFA
  • Aturan ini sangat menguntungkan penyerang dibanding sebelumnya.
  • Apa perbedaan aturan offside baru dengan yang lama?

Suara.com - Banyak penggemar sepak bola penasaran mengenai bagaimana aturan offside baru yang sedang diuji coba FIFA.

Isu ini menjadi perbincangan hangat karena dianggap dapat mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.

Anda sebagai penikmat sepak bola tentu ingin tahu, apakah perubahan ini akan membuat permainan lebih menarik atau justru memunculkan kontroversi baru.

FIFA sendiri sudah lama membahas wacana perubahan aturan ini. Arsene Wenger, mantan pelatih Arsenal yang kini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, adalah sosok di balik usulan tersebut.

Menurut Wenger, teknologi VAR yang saat ini digunakan justru sering membuat penyerang kehilangan keuntungan.

Situasi yang seharusnya memberi ruang bagi striker, kini kerap berubah menjadi keputusan offside yang sangat ketat. Dari sinilah ide aturan offside baru muncul untuk mengembalikan semangat menyerang dalam permainan.

Di satu sisi, aturan ini dianggap bisa memberi kejelasan lebih adil. Jika sebelumnya posisi meragukan biasanya masih berpihak pada striker, sekarang VAR membuat segala hal diukur hingga milimeter.

Hal inilah yang menurut Wenger merusak esensi permainan. Namun di sisi lain, ada juga yang menganggap perubahan ini justru bisa mengacaukan taktik bertahan tim.

Beberapa mantan pemain menilai, jika aturan offside baru benar-benar diterapkan, keseimbangan antara menyerang dan bertahan bisa berubah drastis.

baca juga

Perdebatan ini wajar, mengingat setiap perubahan aturan dalam sepak bola selalu membawa dampak besar.

Sebagai penggemar, Anda tentu menunggu kepastian: apakah aturan ini benar-benar akan berlaku, atau sekadar uji coba semata.

Untuk itu, mari kita bahas lebih jauh mengenai detail aturan baru ini, perbedaan mendasar dengan aturan lama, serta kapan rencana penerapannya di pertandingan resmi.

Aturan Offside yang Baru

Secara sederhana, aturan offside baru ini menyebutkan bahwa seorang pemain hanya dianggap offside bila seluruh bagian tubuhnya berada di depan pemain terakhir lawan saat menerima bola.

Artinya, jika ada sedikit saja bagian tubuh penyerang sejajar dengan bek terakhir, maka situasi tersebut tidak dihitung sebagai offside.

Perubahan ini dimaksudkan untuk memberi keleluasaan lebih bagi penyerang agar tidak mudah terjebak offside.

Arsene Wenger menegaskan bahwa semangat aturan ini adalah mengembalikan keuntungan kecil kepada penyerang, seperti yang dulu berlaku sebelum adanya VAR.

Dengan begitu, jumlah peluang tercipta di lapangan diharapkan semakin meningkat, sehingga pertandingan lebih seru untuk ditonton.

Perbedaan Aturan Offside Baru dengan yang Sudah Ada

Jika dibandingkan dengan aturan lama, perbedaan utamanya terletak pada posisi tubuh penyerang.

Dalam aturan lama, seorang pemain bisa dianggap offside meskipun hanya ujung kaki atau bahunya berada lebih maju dari bek terakhir.

Teknologi VAR membuat situasi ini semakin ketat, karena gambar diam bisa menunjukkan posisi tubuh hingga sangat detail. Sedangkan dalam aturan offside baru, ukuran offside menjadi lebih longgar.

Selama ada bagian tubuh yang masih sejajar dengan pemain bertahan, maka gol tetap sah. Perubahan kecil ini berpotensi besar dalam mengubah strategi.

Tim penyerang akan lebih berani memainkan garis tinggi dan mencari celah, sementara tim bertahan mungkin harus menarik garis pertahanan lebih dalam agar tidak mudah ditembus.

Namun, tak semua pihak menyambut positif. Jamie Carragher, mantan bek Liverpool, menilai aturan baru justru bisa merusak keseimbangan permainan.

Menurutnya, jumlah gol yang ada sekarang sudah cukup tinggi, sehingga tidak perlu memberi keuntungan tambahan untuk striker.

Kritik ini menegaskan bahwa aturan offside baru bisa saja mengubah dinamika taktik secara drastis di level kompetisi tertinggi.

Kapan Aturan Offside Baru Berlaku?

Sampai saat ini, FIFA belum mengumumkan tanggal pasti kapan aturan offside baru akan berlaku secara resmi. Uji coba pertama dilakukan di liga usia muda Italia, sebelum diperluas ke level kompetisi lain.

Setiap uji coba ini akan diawasi langsung oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), pihak yang berwenang memutuskan sah atau tidaknya perubahan aturan dalam sepak bola.

Dalam pertemuan terakhir IFAB pada Maret lalu, FIFA sudah mendapat lampu hijau untuk melanjutkan uji coba aturan ini. Namun, keputusan final baru akan diambil setelah hasil uji coba dievaluasi.

Jika berjalan lancar, tidak menutup kemungkinan aturan offside baru ini bisa diterapkan di liga profesional dalam beberapa tahun ke depan.

Sebagai penonton, Anda mungkin perlu bersiap menghadapi era baru sepak bola yang lebih ofensif. Aturan ini bisa jadi membawa lebih banyak gol dan momen spektakuler, tetapi juga bisa menimbulkan perdebatan panjang soal taktik bertahan.

Dunia sepak bola akan selalu berkembang, dan perubahan aturan seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga permainan tetap relevan, menarik, serta adil bagi semua pihak.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Belanda Sorot Persiapan Timnas Indonesia Kurang Maksimal Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Media Belanda Sorot Persiapan Timnas Indonesia Kurang Maksimal Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 September 2025 | 19:19 WIB

Kapten Irak Justru Senang Lewati Drama Kartu Merah Jelang Lawan Timnas Indonesia

Kapten Irak Justru Senang Lewati Drama Kartu Merah Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 11 September 2025 | 16:42 WIB

Aturan Baru FIFA: Timnas Indonesia Terancam Main 4 Kali dalam Dua Pekan

Aturan Baru FIFA: Timnas Indonesia Terancam Main 4 Kali dalam Dua Pekan

Bola | Kamis, 11 September 2025 | 16:08 WIB

2 Negara Afrika yang Langkahi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bulan Ini

2 Negara Afrika yang Langkahi Ranking FIFA Timnas Indonesia Bulan Ini

Bola | Kamis, 11 September 2025 | 14:51 WIB

Terkini

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bisnis UMKM Catat Rekor Ekspansif, Riset Terkini BRI Buktikan Ketangguhan Sektor Mikro

Bri | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

×