Skandal Naturalisasi Malaysia, Ong Kim Swee: Berbenah, Kalau Tidak Bisa Runtuh!

Arief Apriadi

Senin, 29 September 2025 | 17:10 WIB
Skandal Naturalisasi Malaysia, Ong Kim Swee: Berbenah, Kalau Tidak Bisa Runtuh!
Para pemain Timnas Malaysia berselebrasi (dok. FAM)
baca 10 detik
  • Ong Kim Swee menilai sanksi FIFA bukan sekadar masalah hukum, tapi alarm serius bagi masa depan sepak bola Malaysia.
  • Ia menyerukan fokus pada pengembangan pemain muda, bukan bergantung pada naturalisasi.
  • FAM masih menunggu hasil banding, sementara para legenda Malaysia meminta ketenangan dan persatuan.

Suara.com - Eks pelatih Malaysia Ong Kim Swee, memberikan pandangan tegas soal krisis sepak bola Malaysia pasca sanksi FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.

Menurutnya, fokus utama sepak bola Malaysia seharusnya berada pada pembangunan dari akar rumput, bukan hanya pada kontroversi administratif.

Ditambahkan pelatih Persik Kediri itu sanksi FIFA bukan sekadar masalah hukum atau administratif, melainkan peringatan keras bahwa sebuah negara tidak akan pernah bisa bersaing di level internasional tanpa sistem pembinaan pemain muda yang matang.

“Jangan panik dulu, apalagi sebelum proses banding selesai,” tegas Kim Swee, seperti dikutip dari The Star.

“Saya merasa sedih melihat situasi ini terjadi begitu tiba-tiba. Bahkan sebelum isu ini muncul, pihak Indonesia sudah menanyakan tentang pemain kami.”

Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee. (ileague.id)
Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee. (ileague.id)

Kim Swee menekankan perlunya kesabaran dan perencanaan strategis. Ia mencontohkan setiap negara memiliki dua rencana, Plan A dan Plan B.

Plan A, menurutnya, adalah berharap banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berjalan sukses sehingga struktur tim saat ini tetap bisa dipertahankan.

Namun, Plan B jauh lebih penting dan mendasar, memperkuat fokus pada pengembangan pemain lokal agar mampu bersaing di level tertinggi, tanpa bergantung pada pemain naturalisasi.

“Kita harus bertanya pada diri sendiri – apakah kita siap bermain tanpa pemain ini? Apakah kita masih percaya bisa kompetitif?” ujarnya.

baca juga

Pandangan Kim Swee mendapat dukungan dari dua legenda sepak bola Malaysia, Dollah Salleh dan Hairuddin Omar.

Keduanya menyerukan ketenangan, optimisme, dan persatuan, sambil menunggu hasil banding FAM terhadap sanksi FIFA.

Dollah Salleh, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden FAM, menyatakan keyakinannya bahwa keputusan positif akan segera keluar.

“Semua harus tetap tenang. Kami sudah membahas masalah ini, dan saya yakin dalam 10 hari ke depan akan ada solusi,” ujar Dollah Salleh.

Kim Swee menekankan bahwa membangun fondasi di level grassroots bukan hanya soal prestasi tim nasional, tetapi juga memastikan keberlanjutan sepak bola negara.

“Ini bukan waktu untuk menyalahkan siapa pun,” lanjut Kim Swee.

“Yang penting, kita punya rencana dan fokus membangun pemain muda yang tangguh. Tanpa itu, masa depan sepak bola Malaysia akan selalu rentan menghadapi krisis.”

FAM sebelumnya dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin FIFA, termasuk denda dan larangan bermain selama satu tahun bagi tujuh pemain keturunan campuran, yang dinilai bermain tidak sah pada laga melawan Vietnam.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gabriel Palmero Disanksi Klub, Media Spanyol: Malaysia Biang Masalah

Gabriel Palmero Disanksi Klub, Media Spanyol: Malaysia Biang Masalah

Bola | Senin, 29 September 2025 | 14:29 WIB

Anak Buah PM Anwar Ibrahim Sebut Ada Negara yang Iri dengan Timnas Malaysia, Indonesia?

Anak Buah PM Anwar Ibrahim Sebut Ada Negara yang Iri dengan Timnas Malaysia, Indonesia?

Bola | Senin, 29 September 2025 | 14:20 WIB

Pelatih Argentina Buka Suara Soal Sanksi Facundo Garces: Sindir FAM

Pelatih Argentina Buka Suara Soal Sanksi Facundo Garces: Sindir FAM

Bola | Senin, 29 September 2025 | 13:30 WIB

Pelatih Alaves Komentari Kasus Dokumen Palsu Facundo Garces

Pelatih Alaves Komentari Kasus Dokumen Palsu Facundo Garces

Bola | Senin, 29 September 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×